BPJamsostek Gandeng Apindo Dukung KIT Batang

Kamis, 23 Juli 2020 Jumadi Dibaca 720 kali Pembangunan
BPJamsostek Gandeng Apindo Dukung KIT Batang
Batang - Dengan dibangunnya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, membawa angin segar untuk berbagai pihak. Pasalnya beberapa investor asing dari Amerika, Tiongkok, Korea digadang-gadang akan relokasi usahanya di KIT Batang.

Batang - Dengan dibangunnya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, membawa angin segar untuk berbagai pihak. Pasalnya beberapa investor asing dari Amerika, Tiongkok, Korea digadang-gadang akan relokasi usahanya di KIT Batang.

Tidak hanya meningkatkan perekonomian, adanya KIT Batang juga akan menyerap ribuan bahkan ratusan ribu tenaga kerja.

Untuk itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) menggandeng Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk mendukung KIT Batang.

Hal itu disampaikan Direktur Kepesertaan BP Jamsostek E Ilyas Lubis di Hotel Sendang Sari, Kabupaten Batang, Rabu (22/7/2020).

Direktur Kepesertaan BP Jamsostek E Ilyas Lubis mengatakan, BP Jamsostek ingin terlibat sejak awal pembangunan untuk memberi perlindungan hak-hak bagi pekerja formal maupun informal.

"Pembangunan kawasan (KITB) harus komperehensif termasuk dalam hal perlindungan hak-hak pekerja," jelasnya.

Dijelaskannya, tidak ingin kasus kecelakaan kerja di Kota Semarang belum lama ini terulang. Kecelakaan kerja di Kota Semarang merenggut empat pekerja yang tidak didaftarkan BP Jamsostek.

Sementara, Bupati Batang Wihaji mengatakan, Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang perusahaan asing yang akan masuk diantaranya Farmasi, elektronik.

"Dengan perusahaan asing yang cukup banyak masuk di KIT Batang, estimasinya menyerap tenaga kerja diatas 100 ribu pekerja," terangnya.

Deputi Direktur Wilayah Jateng dan DIY BP Jamsostek, Suwilwan Rachmat menargetkan, 100% kepersertaan mulai awal pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

Ia tidak hanya menargetkan para pekerja yang membangun dan nantinya bekerja di kawasan, tapi juga sektor informal di sekitarnya.

"Tantangan kami mengcover semua pekerja di situ termausk masyarakat sekitar, semisal warung-warung," tuturnya.

Hingga kini, jumlah kepesertaan BP Jamsostek mencapai 53 juta. Angka itu turun 2 juta dibanding akhir tahun lalu yang mencapai 55 juta.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani sangat mendukung langkah BP Jamsostek sejak awal untuk melindungi hak-hak pekerja formal maupun informal.

"Jawa Tengah menarik menjadi tujuan investasi, terutama KIT Batang sebagai tujuan relokasi perusahaan asing. Tentunya bakal menyerap tenaga kerja yang harus dipikirkan juga hak-hak pekerjanya melalui jaminan sosial tenaga kerja sesuai regulasinya," tandasnya. (MC Batang, Jateng/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan
DPRD Cup Digelar Sukses, PBSI Batang Siap Jadikan Agenda Tahunan
Batang - Kejuaraan Bulu Tangkis DPRD Cup Batang 2026, yang digelar khusus bagi pebulu tangkis pemula akhirnya sukses menuai pujian dari banyak pihak berkat semangat para atlet. Melihat kesuksesan dan antusias peserta, Pengkab PBSI Batang akan menjadikan DPRD Cup sebagai even kejuaraan tahunan yang diharapkan menjadi ajang tolok ukur kemampuan atlet sebelum bertanding ke tingkat provinsi maupun nasional.
09 Okt 2026 Jumadi 225
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
09 Okt 2026 Jumadi 233
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026 DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
DPUPR Batang Targetkan Pembangunan Jembatan dan Infrastruktur Rampung Pertengahan Desember 2026
Batang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang terus mempercepat pembangunan jembatan dan infrastruktur daerah. Sejumlah proyek yang dibiayai melalui anggaran perubahan ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2026.
09 Okt 2026 Jumadi 221
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026 DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026.  Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
09 Okt 2026 Jumadi 189
Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif
Alun-alun Batang Bakal Padat, Petugas Siapkan Skema Parkir dan Jalur Alternatif
Batang - Kawasan Alun-alun Batang diprediksi bakal disesaki ribuan pengunjung menyusul gelaran acara besar yang berlangsung akhir pekan ini. Menanggapi potensi lonjakan massa tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang bergerak cepat menyusun rekayasa lalu lintas sekaligus menyiapkan kantong parkir demi menjaga arus kendaraan tetap terkendali.
09 Okt 2026 Jumadi 236
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Dinkes Batang Umumkan Hasil Uji Laboratorium Kasus Keracunan MBG di Bawang
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang mengumumkan hasil pemeriksaan laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Jumat (9102026).
09 Okt 2026 Jumadi 802