Dislutkannak Batang Harapkan Pedagang Kantongi SKKH

Minggu, 19 Juli 2020 Jumadi Dibaca 874 kali Ekonomi
Dislutkannak Batang Harapkan Pedagang Kantongi SKKH
Batang - Mendekati Hari Raya Idul Adha Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislutkannak) Kabupaten Batang makin intensif mensosialisasikan kepada para pedagang hewan agar wajib mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Batang - Mendekati Hari Raya Idul Adha Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislutkannak) Kabupaten Batang makin intensif mensosialisasikan kepada para pedagang hewan agar wajib mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Hal itu sangat ditekankan pihak Dislutkannak Batang, agar hewan yang akan dikurban telah dipastikan kesehatannya oleh Tim Kesehatan Hewan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Batang.

Kewajiban penyertaan SKKH bertujuan memberi perlindungan bagi masyarakat, lingkungan serta ternak itu sendiri. Sebab saat ini di luar Kabupaten Batang, banyak beredar penyakit antraks yang menjangkiti hewan ternak.

“Tim Kesehatan Hewan telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan ternak di kandang peternak, penjual dan penyedia hewan kurban. Di sana diperiksa apabila ada penyakit dan pemberian obat cacing untuk calon hewan yang akan dikurbankan,” kata Kepala Dislutkannak Batang Sugiatmo saat ditemui ruang kerjanya, Jumat (17/7/2020).

Ia menerangkan kriteria calon hewan kurban yakni untuk kambing berusia lebih dari 1 tahun untuk sapi dan kerbau berusia lebih dari 2 tahun, yang ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap.

“Syarat lainnya berjenis kelamin jantan, tubuh tidak kurus, buah zakar lengkap dan letaknya simetris, tidak cacat misalnya buta,” tuturnya.

Sugiatmo mengungkapkan, tahun 2019 lalu secara global hewan kurban yang memenuhi kriteria mencapai 2.956 ekor, terdiri dari sapi 798 ekor, kambing 2.120 ekor, domba 38 ekor.

“Tahun ini diharapkan terjadi peningkatan, namun dengan adanya situasi pandemi Covid-19, semoga tidak terpengaruh,” harapnya.

Ia berharap, agar tidak sampai salah pilih calon hewan kurban, maka belilah di tempat-tempat yang disediakan di penampungan maupun pasar hewan.

“Bagi calon pembeli yang ingin langsung memilih di peternak bisa datang ke Desa Rowobelang karena di sana ada mall khusus hewan kurban sapi, sehingga terjamin kesehatannya dengan harga mulai Rp15 juta - Rp80 juta. Sedangkan kambing bisa didapatkan di Pasar Hewan Sambong dan Limpung dengan harga Rp1,5 juta -Rp3,5 juta,” jelasnya.

Sementara, salah satu pedagang Kambing, Iwan menuturkan, hampir semua kambing yang dijual di Pasar Hewan Sambong telah dipastikan kesehatannya, karena mayoritas akan dijual untuk kurban. Namun tidak sedikit pula mereka yang membeli kambing untuk dimasak dan dijual dalam bentuk menu sate.

Ia menerangkan, untuk kambing ukuran kecil dijual Rp1,5 juta berat 10 kilogram, ukuran sedang Rp2,5 juta berat 20 kilogram dan ukuran besar Rp3,5 juta sampai Rp4 juta dengan berat 75-80 kilogram.

“Penjualan di masa pandemi sedikit berdampak dengan terjadi penurunan 25-30 persen dibanding tahun lalu, jika Idul Adha kemarin bisa menjual sampai 50 ekor, kalau sekarang kemungkinan 30 ekor. Ternaknya berlimpah, namun sampai sekarang pembelinya masih jarang,” terangnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 66
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 136
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 146
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 88
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 47
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 57