Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang kembali mendapat kunjungan studi banding, kali ini dari Diskominfo Kabupaten Wonogiri. Dinilai karena sistem integrasi yang semakin maju ke depan, sehingga membuat Kabupaten – Kabupaten lain tertarik untuk menjadikan Batang sebagai acuan, demikian pula dengan Wonogiri yang juga ingin berguru langsung di Diskominfo Batang.
Hal itu dikatakan Kepala Diskominfo Wonogiri Sukiyono seusai menyimak langsung paparan materi menuju E-Government, E-Budgeting, E-Planning. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Diskominfo Batang Jamal Abdul Naser, bertempat di ruang Media Center, Diskominfo Kabupaten Batang, Jum’at (25/8).
Kepala Diskominfo Wonogiri Sukiyono mengatakan selain dilihat dari sisi integrasinya yang sudah bergerak ke depan, sisi penganggaran pun sudah mendapatkan dukungan. Sehingga pelaksanaan semua program dan proyek bisa berjalan lancar serta dapat dilihat langsung, mana saja proyek yang telah selesai dan yang masih dalam proses.
“Saya dan teman – teman dari Wonogiri merasa harus berguru mencari ilmu dan meminta dukungan dari Diskominfo Batang, apalagi Bupati Batang sangat mendukung adanya pemanfaatan teknologi, jadi patutlah kami datang ke sini,” sanjungnya.
Menurutnya, banyak sekali ilmu yang didapat dari kunjungan studi banding ini diantaranya E-Budgeting, E-Planning dan masih banyak lagi.
“Ketika diklik semua bisa terlihat mulai dari proyek yang sudah berjalan ada gambarnya berarti sudah dibayar, kalau belum dibayar berarti belum ada gambarnya ini sangat luar biasa, insya Allah akan kami terapkan di Wonogiri,” jelasnya.
“Tetapi hal tersebut tidak bisa sekejap seperti membalikkan telapak tangan, perlu ada sebuah proses diawali dengan langkah perencanaan bersama tim teknis dan kami pun akan terus menjalin komunikasi dengan Diskominfo Batang sampai benar – benar menguasai,” tegasnya.
Sukiyono menambahkan Diskominfo Wonogiri termasuk baru sehingga mulai dari anggaran, SDM masih terbatas. Namun hal itu tidak membuat patah semangat untuk maju ke depan, meski dengan segala keterbatasan SDM harus cepat menangkap kemajuan dan perkembangan teknologi. Harapannya dengan terintegrasi semua pekerjaan di Wonogiri terkait perencanaan, penganggaran dan evaluasi bisa berjalan lebih baik serta terbuka, sehingga masyarakat tidak meragukan kinerja Pemerintah Kabupaten Wonogiri. (Heri/McBatang)
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
Batang - Regenerasi seniman mural di Kabupaten Batang terus dioptimalkan dengan lahirnya muralis yang berhasil mempersembahkan prestasi terbaiknya di beberapa ajang mural tingkat nasional. Kemampuan dan konsistensi dalam menggoreskan kuas di atas tembok yang disertai kritik membangun, membawa namanya kian dikenal di tengah-tengah nama muralis kenamaan lainnya.
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.