Manajemen dan suporter Persibat bertemu dalam acara workshop dalam rangka menyatukan tekad untuk Persibat Juara. Ajang silaturahmi dan workshop itu bertempat di kediaman Adhimas Bramanti, manajer Persibat Batang dengan tema Bersatu demi Persibat Batang.
Dalam hal ini, manajemen Persibat diwakili oleh Ali Mahmudi dan perwakilan dari suporter yang terdiri dari Roban Mania, Roban Rewo-Rewo,dan Brigata Ultras Roban serta komunitas penonton tribun barat yang biasa disebut Laskar Sarengat. Jumlah peserta yang hadir berjumlah 50 orang.
Acara diisi dengan penyamaan persepsi tentang sepak bola Batang terutama tentang menyikapi perihal permasalahan di lapangan selama ini dengan adanya beberapa kasus terutama pelemparan botol yang dilakukan oleh oknum penonton yang berakibat sangsi untuk tim.
Perlunya edukasi yang baik kepada penonton dan suporter sangat baik dilakukan mengingat apapun yang dilakukan oleh suporter yang merugikan orang lain akan berdampak pada tim yang harus menanggung sangsi tersebut dari denda sekitar Rp20 Juta sampai Rp50 Juta bahkan larangan pertandingan tanpa penonton.
Hal demikian sangat merugikan tim karena harus mengeluarga anggaran yang seharusnya dapat digunakan untuk kegiatan tim itu sendiri. Dalam acara tersebut Ali mahmudi selaku Direktur Umum PT Persibat Batang Indonesia mengajak untuk bersama-sama untuk menyatukan tekad demi Persibat.
“Saya mewakili manajemen Persibat mengajak rekan-rekan semua baik suporter atau penonton untuk bersama bersatu, dari pihak manajemen akan bekerja keras untuk Persibat dapat lolos ke 16 besar liga 2 Indonesia tapi tak akan berjalan dengan baik jika suporter sendiri tak sepenuh hati dalam memberikan dukungannya. Disinilah kita bersama-sama untuk Persibat juara” tandas Ali.
Beberapa suporter sendiri mendukung kegiatan tersebut untuk bersama-sama bersatu mendukung Persibat dan akan all out pada pertandingan terakhir “ dengan kegiatan ini setidaknya kita bersama-sama untuk bersatu untuk mendukung persibat sesuai dengan pertemuan suporter di Jakarta lalu bahwa kita akan bertekad menjaga perdamaian sebaik-baiknya dan di sisa pertandingan mendatang kita all out” kata Hermant salah satu pentolan suporter.
Acara tersebut ditutup dengan menyanyikan lagu anthem Persibat “JANJI SETIA” dilanjutkan dengan makan bersama ala pondok pesantren. (Edo/McBatang)
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
Batang - Regenerasi seniman mural di Kabupaten Batang terus dioptimalkan dengan lahirnya muralis yang berhasil mempersembahkan prestasi terbaiknya di beberapa ajang mural tingkat nasional. Kemampuan dan konsistensi dalam menggoreskan kuas di atas tembok yang disertai kritik membangun, membawa namanya kian dikenal di tengah-tengah nama muralis kenamaan lainnya.
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.