Penyakit Sosial Menginggapi CPNS

Rabu, 23 Agustus 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 611 kali Pemerintahan
Penyakit Sosial Menginggapi CPNS
Ada sesuatu yang salah di dalam pola pikir kita, karena berdasarkan study kasus mental – mental kita sudah terkena penyakit bersama tentang penyakit sosial materialisme di kehidupan kita.

Hal tersebut di sampaikan Bupati Batang Wihaji saat menyerahkan 14 SK CPNS Penyuluh THL (Tenaga Harian Lepas) Kementrian Pertanian yang bertempat di Aula BKD Batang, Rabu (23/8).

“Ada penyakit sosial menginggapi di seluruh masyrakat kita tentang matrialisme, banyak laporan yang tidak pas setelah menerima SK CPNS langsung terkena penyakit sosial matrealisme, yang akhirnya mengorbankan pekerjaan sehingga dengan segala cara mengejar matrialisme, sehingga dalam bekerja tidak profesional tidak berdedikasi dan tidak disiplin." kata Bupati Wihaji.

Ia juga mengatakan ada hal-hal yang penting dan prinsip harus kitakita ikuti setelah kita menjadi CPNS, karena sebagai CPNS ada aturan-atruan yang harus di taati maka jangan menyepelekan aturan dan perunundang undangan.

“Dalam bekerja untuk sesuai dengan undang - undang yang di tuntuk untuk bekerja profesional loyal dan berdedikasi. Apalagi tenga penyuluh yang harus memberikan kontribusi untuk mengamankan hasil panen padi 200 ton pertahun dan ini menjadi PR.” Pinta Bupati Wihaji.

Hal ini sangtlah penting karena wilayah Kabupaten Batang masyarakatnya mata pencahariannya petani, maka Penyuluh pertanian sangat dibutuhkan untuk mendampi dan memberikan penyuluhan.

“kami harap Penyuluh semangatnya sebelum beda sebelum CPNS, jangan semangan mengejar angsuran Bank.” Kata Wihaji.

Bupati Wihaji juga berharap kepada penyuluh pertanian dengan berdirinya pabrik kakau atau coklat untuk mendirikan pendampingan petani untuk menanam tanaman kakau di halan - lahan yang tidak produktif.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Batang Alimudin mengatakan pengangkatan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian KamenterimPertanian menjadi CPNS sebanyak 14 orang THL ( Tenaga Harian Lepas ) TB ( Tanaga Baru ) Penyuluh Pertanian telah menunjuk lokasi kerja sampai ke Kecamatan, hal ini mendasari formasi yang telah ditetapkanoleh MenpanRB.

"PNS THI TB Penyuluh Pertanian yang diangkat hari ini dilarang dipindahkan minimal 5 tahun masa kerja dan setiap 3 bulan sekali diminta melaporkan secara berkala terkait kegiatannya yng dikirim ke Kementrian."kata Alimudin. (Edo/McBatang)

Berita Lainnya

Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
29 Jun 2026 Jumadi 57
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
29 Jun 2026 Jumadi 119
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
29 Jun 2026 Jumadi 57
Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional
Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional
Batang - Regenerasi seniman mural di Kabupaten Batang terus dioptimalkan dengan lahirnya muralis yang berhasil mempersembahkan prestasi terbaiknya di beberapa ajang mural tingkat nasional. Kemampuan dan konsistensi dalam menggoreskan kuas di atas tembok yang disertai kritik membangun, membawa namanya kian dikenal di tengah-tengah nama muralis kenamaan lainnya.
28 Jun 2026 Jumadi 37
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
28 Jun 2026 Jumadi 76
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.
28 Jun 2026 Jumadi 120