Bupati Wihaji saat mengajar Pendidikan karakter di SMPN 3 Batang.
“Kepribadian adalah karakter kita tentang kepemimpinan dan kerjasama, tolong menolong dengan mengimplementasikan Pancasila sebagai karakter bangsa Kita.” Hal tersebut di sampaikan Bupati Wihaji saat mengajar Pendidikan Karakter di SMPN 3 Batang Jumat padi,18/8.
Pancasila memiliki kekuatan dalam pembentukan karakter ciri Bangsa Indoensia yang di dalamya ada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan Beradap Persatuan Indoensia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikamat dalam permusyawaratan dan perwakilan serta Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indoenia.
“Inilah karakter kita, kalau ini bisa di terapkan di SMPN 3 bisa menjadi percontohan bagai sekolah diKabupaten Batang.” Katanya.
Ia juga menyampaikan di hadapan siswa – siswi yang berada halaman sekolah mengatakan, Kemajuan Teknologi sedemikan maju dan laur biasa, hampir semuanya sekarang menggunakan anak – anak bisa mengoperasionalkan HP android yang dapat mempengaruhi dari semua kalangan terutama anak muda.
“Guru, orang tua tidak bisa mengkontrol setiap saat penggunaan HP sisiwanya atau anaknya, padahal penggunaan teknolog informasi kalau tidak semestinya bisa mempengaruhi karakter, untuk itu kita harsu dapat memanfaatkan teknologi untuk kebaikan, jangan teknologi di jadikan media yang tidak baik untuk menyebar kebencial atau membuly.” Kata Wihaji.
Kepribadian adalah dasar dari pembentukan karakter seseorang, dan pada bagian inilah seseorang memiliki kecenderungan untuk merespon terhadap segala sesuatunya, Pendidikan Karakter harus di tanamkan sejak dini untuk membentuk kepribadian yang memliki etika atau moral, kejujuran seseorang.
Setelah kami melihat pendidikan karakter di SMP N 3 Batang yang setiap sebelum pelajaran sekolah ada pembacaan Asmakhulkhusnah dan mendahulukan pendidikan karakter, ini menjadi referensi kami dapat menentukan kebijakan untuk menjadi contoh stuan pendidikan yang lain.
“Selam didik tiga tahaun di SMPN 3 karakter berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa, maupun negara tetap melekat.” Katanya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang mengatakan, kami menyambut baik dan bersyukur brsyukur Bupati Batang berkenan hadir mengajar pendidikn karakter, karena pendidikan bukan saja mencerdaskan intelekual saja, tetapi cerdas secara intelektual, sosial, emosional dan spiritual.
“Pendidikan karakter sangat di penting untuk menyiapkan generasi bangsa yang mempunyai karakter Pancasila, terlebih dengan perkembangan zaman dalam menghadapi era globalisasi.” Kata Rahmat Nurul Fadilah.
Diharapkan dengan Bupati Mengajar pendidikan karakter menjadi motifasi bagi pelajar di kabupaten Batang, sehingga terbangun komunikasi yang baik antar pihak sekolah, siswa dan pimpinan daerah sehingga generasi Kabupaten Batang menjadi manusia Indonesia sutuhnya yang menanamkan nilai- nilai budipekerti. (Edo/McBatang)
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
Batang - Regenerasi seniman mural di Kabupaten Batang terus dioptimalkan dengan lahirnya muralis yang berhasil mempersembahkan prestasi terbaiknya di beberapa ajang mural tingkat nasional. Kemampuan dan konsistensi dalam menggoreskan kuas di atas tembok yang disertai kritik membangun, membawa namanya kian dikenal di tengah-tengah nama muralis kenamaan lainnya.
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.