Bupati Wihaji Sematkan PIN tagline Guyub Rukun kepada anggota TNI dan Polri dan ASN di lingkungan Pemkab Batang.
Tepat 17 Agustus pada malam resepsi malam mempeingati HUT RI ke 72, Bupati Batang Wihaji melaunching Tagline Batang Guyub rukun kerja kreatif dan inovatif menjadi slogan Batang.
Tagline yang mengambil kata guyub rukun mempunyai filosofi yang sangat mendalam, pasalnya kata tersebut merupakan warisan nenek moyang sebagai bangsa yang suka bergotong royung, saling menghargai dan menghormati sehingga tercipta kerukunan.
Bupati Wihaji Mengatakan, Kabupaten Batang memiliki potensi yang sangat besar dari Sumber Daya Alam hingga Sumber Daya Manusianya yang kalau di kelola dengan guyub rukun serta kerja kreatif dan inovatis akan menjadi daerah yang sejahtera yang punya potensi ekonomi yqng sangat tinggi.
"Potensi alam dengan keindahannya akan menumbuhkan kepariwisatan, guyub rukun ini sudah mulai muncul kembali dari desa yang memiliki kreatif dan inofatif yang memanfaatkan alam sebagai sumber ekonomi bidang pariwisata." Katanya.
Ia juga mengatakan, Akan keyakinannya menjadikan lima tahun kedepan Kabupaten Batang akan lebih maju dan sejahtera bila kita kreatif dan inivatif dengan pemahaman yang sama serta pola pikir yang sama di semua lapisan masyarakat.
"Guyub rukun bersama Pimpinan daerah, Anggota DPRD, Birokrasi, masyrakat untuk berdiskusi dengan semangat yang sama, Insaalla saya yakin kita bisa menyeleaaikan permasalahan yang ada di Kabupaten Batang." Katanya.
Bupati juga berharap, dengan sekian banyaknya kreatif dan inovatif yang sudah mulai di kembangkan dari masing - masing OPD yang memiliki permsalahan anggaran tidaklah menjadi kendala, karena kalau itu terus tumbuh dengan kita kerja semangat , memilki etos kerja dan berdedikasi tinggi akan memiliki berdampak baik bagi terhadap pembangunan Kabupaten Batang.
Kepala BgainHumas Setda Batang Triossy Juniato mengatakan, tagline Guyub Rukun kreatif dan inovati dengan tulisan warna kuning dengan di atasnya ada ujung ujung tombak yang memiliki makna dua hati pemimpin menyatu satu tujuan membangun batang.
“Warna ujung tombak dan cincin coklat medium yang merupakan warna tanah menggambarkan cikal bakal manusia dan tanah bumi tempat kita berpijak, kelopak menyambung berwarna hijau mgambarkan msyarkat guyub rukun bersatu padu menyokong pembangunan dengan keimanan dan ketakwaan, cincin dengan jumlah 5 menggambarkan rukun islam, ujung tombak gambaran masyraat yang mendukung pemimpinnya.” Katanya.
Tulisa Batang dengan warna kuning tegas menggambarkan kekokohan, ketegasan, dan kemuliaan kabupaten Batang, dan tulisan guyub rukun warna hijau huruf tidak beraturan melambangkan kerukunan, kedamaian masyarakat Batang yang heeterogen.
Dalam lunching tersebut Bupati Wihaji menyematkan PIN Guyub Rukun kreatif dan inovatif kepada anggota TNI, Polri dan ASN di lingkungan Kabupaten Batang, Pin juga secera serentak di pakai oleh tamu undangan resepsi. (Edo/McBatang)
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
Batang - Regenerasi seniman mural di Kabupaten Batang terus dioptimalkan dengan lahirnya muralis yang berhasil mempersembahkan prestasi terbaiknya di beberapa ajang mural tingkat nasional. Kemampuan dan konsistensi dalam menggoreskan kuas di atas tembok yang disertai kritik membangun, membawa namanya kian dikenal di tengah-tengah nama muralis kenamaan lainnya.
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.