Bupati Batang Wihaji melepas Peserta Gerak Jalan dalam Rangka HUT RI ke 72
“Ada dua hal yang menjadi permasalahan Bangsa yang mempengauhi pemuda tentang rendahnya nilai – nilai Kebangsaan dan penyalah gunaan narkoba yang sudah merambah di langan remaja dan pelajar.” Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji saat melepas 65 tim peserta gerak jalan yang menempuh jarak 17 Km dengan mengambil start di GOR M. Sarengat Batang, Senin (14/8).
Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Batang Suyono dan Kepala dinas Paiswisata, Kepemudaan, dan Olah Raga Bambang Suprianto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Djoko Tetuko.
Pemuda sebagai penerus Bangsa tentunya harus memiliki semangat dan daya juang yang harus tetap membara, namun sekarang ada permasalahan serius yang menjadikan kita semua untuk selalu waspada terhadap bahaya penyalah gunaan narkoba dan tentang rendahnya nilai –nilai kebangsaan yang mulai menurun di kalangan anak muda.
“Sekarang kita harus serius bagaimana melawan narkoba, serta melawan yang mau memecah NKRI, dan kegiatan olah raga bagian dari melawan narkoba karena anak menjadi sehat dan pasti akan jauh dari narkoba.” Katanya.
Lanjut Wihaji, gerak jalan merupakan olah raga yang membudaya di Kabupaten Batang, karena hampir setiap tahun memperingati HUT RI di tingkat kelurahan, kecamatan dan Kabupaten ada lomba gerak jalan atau jalan sehat.
“Di dalam gerak jalan ada nilai – nilai spirit generasi muda dalam mengisi kemerdekaan, karena dahulu para pejuang melawan Penjajah,dengan gerak jalan ada semangat juang dan spirit yang tinggi serta nilai kebersamaan dalam kelompok atau grup.” Kata Wihaji.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Bambang Suprinto mengatakan, dalam rangkamemeriahkan HUT RI ke 72 kita gelar lomba Gerak jalan, hal ini sebagai upaya pemerintah untuk menumbuhkembangkan kembali oleh raga yang mejadi budaya di Kabupaten Batang, serta mengolah ragakan masyrakat agar tercipta jiwa yang sehat mental yang kuat dan masyrakat yang produktif.
“Untuk peserta gerak jalan diikuti oleh 65 tim yang terdiri dari kalangan pelar SMP, SMA dinas intansi dan umum.” Katanya. Gerak jalan sendiri untuk kalangan pelajar akan menempuh jarak 8 KM dan untuk peserta umum 17 KM, dengan Rute Star GOR M. Sarengat, May Jend Sutoyo, JL. Yosudarso, JL, Pantai Sigandu, JL Pantai Sigandu – Ujung Negoro.
“Untuk peserta pelajar dengan jarak tempu 8 Km akan finis di Pantai Sigandu dan bagi peserat umum finis di PantaiUjung Negoro.” Jelas Kepala Dinas Pariwisata dan Olah Raga Bambang Suprianto. (Edo/McBatang)
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
Batang - Kegiatan Jambore warga Kesetaraan (Jawara) PKBM tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar 27 - 28 Juni 2026 di Agrowisata Pagilaran Kabupaten Batang telah resmi ditutup oleh ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Batang Retno Dwi Irianto. Mewakili Bupati Batang M Faiz Kurniawan, Retno berpesan agar para peserta senantiasa memiliki inovasi.
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.