Satlantas Tindak Tegas Pengendara Mobil Bak Terbuka Untuk Mengangkut Orang

Jumat, 11 Agustus 2017 Lukman Hadi Lukito Dibaca 700 kali Sosial
Satlantas Tindak Tegas Pengendara Mobil Bak Terbuka Untuk Mengangkut Orang
Satlantas Polres Batang tindak tegas dengan menilang dan menahan kendaraan bak terbuka dan bentor saat melakukan razika di Limpung
Maraknya mobil bak tebuka untuk mengagkut orang dan sering terjadi kecalakaan yang banyak merenggut nyawa, Satlantas Polres Batang tindak tegas pelanggar demi keselamatan dan memanusikan manusia. Hal tersebut di sampaikan Kepala Satuan Lalu lintas Polres Batang AKP M. Adiel Ariesto di ruang kerjanya Kamis,10/8.

“Pelarangan mobil bak tererbuka mengagkut orang sesuai dengan Undang – Undang NO 22 Tahun 2009 tentan Lalu lintas angkutan jalan, kendaraan angkutan barang dilarang mengangkut manusia, namun faktanya masih banyak kita temukan di Kabupaten Batang.” Katanya.

Ia juga mengatakan, kendaraan angkutan barang di peruntukan untuk barang bukan manusia sehingga safety nya sangatlah kurang, bahkan sangat membayakan penumpang kecelakkaaan sudah banyak terjadi di Kabupaten Batang dengan korban meningal dunia cukup banyak.

“Kita harus bercermin dari tahun lalu yang terjadi kecelakaan kendaraan pik up atau mobil bak terbuka korbanya 17 orang mati sia – sia.” Katanya.

Untuk antisipasi kejadian terjadi lagi kembalai satlantaspolres Batang menekankan kepada seluruh pengusaha pik up atau mobil bak terbuka untuk tidak mengangkut orang, kami tidak melarangnya tapi gunakan kendaraan tersebut pada peruntukanya.

“Kami tidak melarang penggunaan mobil bak terbuka, silakan digunakan tapi jangan paksakan untuk mengangkut manusia, kita tidak akan memberikan toleransi ketika di temukan di jalan langsung kita tilang, kita tahan mobilnya kita trunkan penunmpang dan penumpang menjadi tangung jawab sopirnya.”tegas AKP M Adiel Airesto.

Dalam kurun waktu dua minggu Satlantas telah melakukan operasi di Gringsing, Bawang Limpung, Warungasem yang dalam seharinya kita temukan dan menilang mobil bak terbuka mencapai 10 kendaraan.

Ditegaskan juga oleh AKP M. Adeil Aiesto pelarangan penggunaan becak motor ( Bentor ) populasinya sudah cukup banyak di gunakan sebagai moda anggukutan, “ kendaraan bentor tidak sesuai standar keselamatan karena kendaraan sepada motor yang modifikasi mengakut orang didepan, ini tidak manusiawi karena penumpanya di jadikan bamper.” Katanya.

Lanjutnya, kendaraan Bentor hampir 89% kendaraan yang sudah mati pajak, tidak terindentifikasi kendaraanya dan hampir kendaraan yang kita razia tidak memiliki surat surat kendaraan, “gunakan kendaraan sepeda motor pada semestinya, kalaupun digunakan untuk cari uang jadilah ojek jangan galau AKP M. Adiel Ariesto juga meminta kepada masyarakat untuk menjadi polisi diri sendiri, keluarga dan lingkungan demi keamanan dan demia keselamtan diri sendiri, jangan taat aturan kalau ada polisi. (Edo/McBatang)

Berita Lainnya

Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
29 Jun 2026 Jumadi 24
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
29 Jun 2026 Jumadi 33
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
29 Jun 2026 Jumadi 84
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
28 Jun 2026 Jumadi 65
Perhelatan Jawara Jateng 2026 Ditutup, Kontingen Banyumas Rebut Juara Umum Perhelatan Jawara Jateng 2026 Ditutup, Kontingen Banyumas Rebut Juara Umum
Perhelatan Jawara Jateng 2026 Ditutup, Kontingen Banyumas Rebut Juara Umum
Batang - Kegiatan Jambore warga Kesetaraan (Jawara) PKBM tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar 27 - 28 Juni 2026 di Agrowisata Pagilaran Kabupaten Batang telah resmi ditutup oleh ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Batang Retno Dwi Irianto. Mewakili Bupati Batang M Faiz Kurniawan, Retno berpesan agar para peserta senantiasa memiliki inovasi.
28 Jun 2026 Jumadi 34
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.
28 Jun 2026 Jumadi 107