Olah raga bola voli sudah memasyarakat di Kabupaten Batang, dan hampir semua desa memiliki lapanganya, Namun karena kurangnya kompetsis sehingga minimprestasi.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Batang Suyono saat membuka pertandingan Bola Voli Bupati Cup dalam Rangka HUT RI ke 72 yang bertempat di Lapangan Dracik Kampus Batang Kamis, 10/8.
“Saya lihat geliat olah raga bola voli di desa – desa sangatlah ramai, pertandingan pun digelar antar desa, namun di kota Batang tidak begitu ramai dan kompetisipun namun di kota Batang tidak begitu ramai kurang sehingga prestasinya minim.” Kata Suyono.
Ia juga meminta kepada KONI untuk terus memberikan pembinaan kepada cabang olah raga voli, karena melihat di desa olah raga tersebut sangat luar bisa ramainya dan harus mempebanyak kompetisi atau pertandingan tingakat regional maupun nasional untuk mendongkrak olah raga bola voli Kabupaten Batang.
“Kami juga apresiasi kepada panitia yang telah menyelenggarakan petandingan ini sebagai ajang pembinaan olah raga dan prestasi, karena bola voli masih perlu terus menerus mellakukan pembinaan agar voli juga bisa berprestasi.” Katanya.
Suyono juga berharap pertandingan bisa berjalan sportif, jangan melihat seberapa besar hadianya namun untuk mengolahragakan diri kita agar kita tetap terjaga keshatannya, serta untuk meriahkan menyambut HUT RI ke 72.
“Dengan berolah raga tubuh kita menjadai sehat dengan betanding dapat menciptalan prestasi sebagai kebanggan pribadi dan kelompok dan lingkup pertandingan.” Tutur Suyono.
Ketua panita pertandingan bola voli Djoko Tetuko mengatakan,” Pertandingan bola voli sebagaajang pembinaan prestasi juga untuk menggeliatkan kembalai olah raga dkota Batang yang kurang rama, dengan pertandingan ini di harapkan bisa menucl kembali atlit atlit muda.” Katanya.
untk pertandingan bola voli diikuti 16 tim dari dinas instansi kabupaten Batang dan intansi vertikal yang anatar lain, Kodim, DPMPTSP dan Tenaga Kerja,BPKAD, Kecamatan Batang, Pengadilan Negeri Batang, Kecamatan Bawang, DinasKesehatan, Kementraian Agama, Polres Batang, DPU PR, Dinas Pertanian, Kecamatan Reban, Kecamatan Bandar dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. (Edo/McBatang)
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
Batang - Kegiatan Jambore warga Kesetaraan (Jawara) PKBM tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar 27 - 28 Juni 2026 di Agrowisata Pagilaran Kabupaten Batang telah resmi ditutup oleh ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Batang Retno Dwi Irianto. Mewakili Bupati Batang M Faiz Kurniawan, Retno berpesan agar para peserta senantiasa memiliki inovasi.
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.