RUU Cipta Kerja Diharapkan Membawa Kebaikan Bagi Pekerja

Kamis, 12 Maret 2020 Jumadi Dibaca 858 kali Ekonomi
RUU Cipta Kerja Diharapkan Membawa Kebaikan Bagi Pekerja
Batang - Hingga saat ini Omnibus Law Cipta Kerja masih dalam tahap Rancangan Undang-Undang (RUU), sehingga Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang belum dapat menyampaikan isinya secara gamblang kepada kaum pekerja.

Batang - Hingga saat ini Omnibus Law Cipta Kerja masih dalam tahap Rancangan Undang-Undang (RUU), sehingga Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang belum dapat menyampaikan isinya secara gamblang kepada kaum pekerja.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Disnaker Batang Tulyono saat ditemui di Kantor Disnaker Kabupaten Batang, Rabu (11/3/2020).

“Kalau memang Omnibus Law ini untuk kebaikan kaum pekerja dan pengusaha, mudah-mudahan akan lebih baik. Jangan sampai adanya peraturan baru, justru membuat gaduh dan suasana tidak nyaman bagi pekerja,” jelasnya.

Dijelaskannya, beberapa waktu lalu perwakilan kaum pekerja telah berdiskusi dengan Disnaker tentang RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Dari hasil pertemuan itu, kaum pekerja merasa keberatan dengan salah satu rencana perubahan peraturan pengupahan yang semula berpedoman pada Upah Minimum Kabupaten (UMK) menjadi Upah Minimum Provinsi (UMP).

“Perwakilan pekerja meminta supaya bisa menyampaikan aspirasi kepada Bupati Batang Wihaji, namun harus membuat surat terlebih dahulu supaya tuntutan yang ingin disampaikan itu jelas. Kami pun tidak bisa memutuskan secara sepihak, tetapi harus seizin dari Bupati,” terangnya.

Ia berharap, kepada kaum pekerja maupun pengusaha jika terdapat suatu permasalahan, usahakan tidak langsung menggelar unjuk rasa, tetapi mengutamakan musyawarah.

Sementara itu, ditemui secara terpisah, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT. Primatexco, Mugi Ramanu mengatakan, kaum pekerja merasa dirugikan dengan adanya RUU Omnibus Law Cipta Kerja dalam hal pesangon.

“Jadi Omnibus Law ini, merevisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 dari pasal 156-159 tentang pesangon. Kalau dulu besaran pesangon mencapai 32 kali gaji, sekarang dengan munculnya Omnibus Law pesangon jadi berkurang menjadi 17 yaitu jumlah pesangon 8 kali gaji dan penghargaan masa kerja cuma 9 kali gaji,” pungkasnya.

Disamping itu, hal lain yang merugikan kaum pekerja antara lain : adanya pekerja kontrak dengan upah per jam, adanya kesempatan bagi pekerja kasar asing untuk masuk ke Indonesia padahal pengangguran di negara kita masih banyak.

“Kami harap dapat berdiskusi dengan Bupati supaya bisa menyampaikan aspirasi dari para kaum pekerja, agar menemukan solusi terbaik menyikapi RUU Omnibus Law,” pintanya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Langkah Maju Proyek Lampu Jalan Batang, 22 Peserta Siap Berebut Tender KPBU Langkah Maju Proyek Lampu Jalan Batang, 22 Peserta Siap Berebut Tender KPBU
Langkah Maju Proyek Lampu Jalan Batang, 22 Peserta Siap Berebut Tender KPBU
Batang - Jalanan Kabupaten Batang bersiap menyambut wajah baru. Proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk Alat Penerangan Jalan (APJ) kini resmi menginjak fase krusial: tahap transaksi alias lelang. Kabar terbaru menyebutkan, panitia pengadaan tengah merampungkan penyesuaian berkas berdasarkan masukan para calon investor.
30 Jul 2026 Jumadi 10
Langkah Nyata Penyuluh KB Batang, Dorong Pemenuhan Gizi Langkah Nyata Penyuluh KB Batang, Dorong Pemenuhan Gizi
Langkah Nyata Penyuluh KB Batang, Dorong Pemenuhan Gizi
Batang - Usia 19 tahun menjadi momen berharga bagi Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Batang untuk makin dekat dengan masyarakat. Alih-alih merayakannya secara seremonial belaka, para penyuluh KB memilih turun langsung ke lapangan membagikan paket gizi untuk 17 keluarga berisiko stunting di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (3072026).
30 Jul 2026 Jumadi 18
Menyisir Kebun Bibit Batang, Mentan Amran Bawa Misi Bagi-Bagi Bibit Gratis Menyisir Kebun Bibit Batang, Mentan Amran Bawa Misi Bagi-Bagi Bibit Gratis
Menyisir Kebun Bibit Batang, Mentan Amran Bawa Misi Bagi-Bagi Bibit Gratis
Batang - Di tengah padatnya agenda mendampingi Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal KPR perumahan bersubsidi Delta Puri City Side di Desa Siwatu Kecamatan Wonotunggal, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyempatkan diri "mencuri" waktu. Langkah kakinya mengarah ke Pusat Nursery Kelapa yang berada di wilayah Desa Beji dan Desa Wonokerso (Wonorejo), Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang.
30 Jul 2026 Jumadi 29
Regenerasi Mata Air Bismo, PUDAM Sendang Kamulyan Intensifkan Penanaman Pohon Regenerasi Mata Air Bismo, PUDAM Sendang Kamulyan Intensifkan Penanaman Pohon
Regenerasi Mata Air Bismo, PUDAM Sendang Kamulyan Intensifkan Penanaman Pohon
Batang - Jajaran Direksi bersama karyawan PUDAM Sendang Kamulyan menggelar tasyakuran dengan menyalurkan bantuan modal bagi warga sekitar Mata Air Bismo. Mata air yang menjadi sumber utama air baku dalam memasok kebutuhan masyarakat se-Kabupaten Batang, terus diupayakan agar alam senantiasa terjaga sehingga mampu meregenerasi air bersih dengan intens dilakukan penanaman pohon.
29 Jul 2026 Jumadi 87
PUDAM Sendang Kamulyan Siapkan 1.200 Sambungan Instalasi Air PUDAM Sendang Kamulyan Siapkan 1.200 Sambungan Instalasi Air
PUDAM Sendang Kamulyan Siapkan 1.200 Sambungan Instalasi Air
Batang - Perumda Air Minum (PUDAM) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang terus memperkuat pelayanan air bersih kepada masyarakat. Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-33, perusahaan menargetkan penambahan sekitar 1.200 sambungan rumah (SR) baru sebagai bagian dari pengembangan layanan air bersih di Kabupaten Batang dengan adanya program KPR bersubsidi dari Presiden Prabowo.
29 Jul 2026 Jumadi 66
HUT Ke-33 PUDAM Batang, Wabup Batang Minta Perkuat Kepedulian Lingkungan Sumber Mata Air HUT Ke-33 PUDAM Batang, Wabup Batang Minta Perkuat Kepedulian Lingkungan Sumber Mata Air
HUT Ke-33 PUDAM Batang, Wabup Batang Minta Perkuat Kepedulian Lingkungan Sumber Mata Air
Batang - Perumda Air Minum (PUDAM) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang memperingati HUT Ke-33 dengan menggelar tasyakuran, penanaman pohon, serta penyerahan bantuan bagi pelaku UMKM dan masyarakat di kawasan Sumber Mata Air Bismo, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Rabu (2972026).
29 Jul 2026 Jumadi 61