Jurus Jitu Burung Hantu Singkirkan Hama Pengganggu

Sabtu, 05 Agustus 2017 Dwi Marendra Dibaca 1.075 kali Teknologi
Jurus Jitu Burung Hantu Singkirkan Hama Pengganggu
Kepala Dispaperta, Migayani Thamrin saat interview tentang solusi jitu untuk menanggulangi hama pengganggu yaitu dengan burung hantu (Tyto Alba)

Hama pengganggu yang selalu mengincar tanaman padi membuat petani berpikir keras untuk menyingkirkan hama pengganggu seperti tikus. Banyak cara yang digunakan termasuk menggunakan obat pembasmi hama. Tetapi cara tersebut masih kurang maksimal, sehingga pemerintah memberikan solusi jitu untuk menanggulangi hama pengganggu yaitu dengan burung hantu (Tyto Alba). Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Migayani Tamrin saat ditemui di ruang kerjanya, di Dispaperta, Jalan Dr. Wahidin, Kabupaten Batang, Jum’at (4/8).

Miga sapaan akrab beliau mengatakan, dengan adanya kendala hama tikus otomatis program pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan tidak bisa terwujud secara maksimal. Ditambah lagi hama tikus sering membuat sarang di tempat – tempat yang sulit dijangkau oleh petani. Dengan menggunakan burung hantu sebagai pembasmi hama tikus, tentu dengan gerak yang genit dapat menjangkau hingga ke sarang tikus.

“Berawal dari Kabupaten Demak yang telah berhasil meminimalisasi hama tikus dengan sarana burung hantu,” ujarnya.

Menurutnya, dari situlah akhirnya pada tahun 2015, Pemerintah Kabupaten Batang mencoba memberikan bantuan kepada para petani di 15 Kecamatan untuk bisa mengembangkan burung hantu dan ternyata hampir semua berhasil mengendalikan hama tikus. Dapat dipastikan setelah adanya bantuan burung hantu jumlah populasi tikus jauh berkurang.

“Kami berikan bantuan masing – masing Gapoktan sepasang burung hantu, bagi petani yang sudah mendapat bantuan burung hantu hendaknya dapat dipelihara dengan baik, sedangkan yang belum harap bersabar karena untuk tahun ini kita akan mengusulkan bantuan ke Pemerintah Pusat,” harapnya.

Sementara itu Koordinator Penyuluh Kecamatan Warungasem Masiman menambahkan, bahwa setelah diberi bantuan burung hantu, para kelompok tani bekerja keras menggunakan burung hantu agar hama tikus yang selama ini mengganggu pekerjaan mereka cepat habis. Sebagai musuh alami tikus ditambah lagi gerak yang sangat cepat dan dapat melihat mangsanya di malam hari, burung hantu dianggap sebagai jurus yang jitu dalam menyingkirkan hama pengganggu.

“Dibandingkan dengan Kecamatan lain yang sama – sama memperoleh bantuan burung hantu Kecamatan Warungasem khususnya Desa Kaliwareng dapat mengurangi jumlah populasi hama tikus hampir 90%,” tandasnya. (Heri / MC) ( 04/08/2017)

Berita Lainnya

Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
29 Jun 2026 Jumadi 16
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
29 Jun 2026 Jumadi 24
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
29 Jun 2026 Jumadi 78
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
28 Jun 2026 Jumadi 64
Perhelatan Jawara Jateng 2026 Ditutup, Kontingen Banyumas Rebut Juara Umum Perhelatan Jawara Jateng 2026 Ditutup, Kontingen Banyumas Rebut Juara Umum
Perhelatan Jawara Jateng 2026 Ditutup, Kontingen Banyumas Rebut Juara Umum
Batang - Kegiatan Jambore warga Kesetaraan (Jawara) PKBM tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar 27 - 28 Juni 2026 di Agrowisata Pagilaran Kabupaten Batang telah resmi ditutup oleh ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Batang Retno Dwi Irianto. Mewakili Bupati Batang M Faiz Kurniawan, Retno berpesan agar para peserta senantiasa memiliki inovasi.
28 Jun 2026 Jumadi 17
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.
28 Jun 2026 Jumadi 103