Direjen Kementrian Kelautan dan Perikanan Syarif Hidayat melakukan kunjungan Ke Kabupaten Batang dalam rangka Sosialisasi Akses Peningkatan Permodalan Nelayan, kegiatan berlangsung berlangsung di Geung pertemuan TPI Klidang Lor Batang Jumaat, 28/7/17.
Dirjen Kementrian Kelautan dan Perikanan Syarif Hidayat mengatakan, Kementrian Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan Kementrian Perhubungan dan Perbankkan secera langsung mendatangi sentra – sentra nelayan untuk mengetahui permasalahan dalam pergantian Alat tangkap ikan.
“kita turun langsung ke sentra – sentra nelayan untuk mengetahui secara jelas, karena dimana banyak kapal nelayan membutuhkan pergantian alat ikan untuk armadanya,” Katanya.
Ia juga mengatakan, potensi nelayan sangat luar bisa besar dan hebat sekali yang memiliki kapal – kapal besar, dengan kita melihat langsung dapat mengetahui dan mengukur ulang sehingga mereka punya ukuran yang sebenarnya karena banyak yang tidak sesuai.
“kita ukur ulang sehingga mengetahui resminya mereka memiliki kapal dengan ukuran yang jelas, setelah dikuru ulang dari 30 GT ternyata 100 GT sehingga kita tahu nilai dari kapal tersebut, kalau membutuhkan bantuan permodalan kita bisa menghitung berapa kredit yang akan di dapatnya untuk modal mengganti alat tangkap ikan.” Katanya.
Syarit Hidayat juga mengatakan bahwa dalam mengetasi nelayan tidak bisa berjalan sendiri untuk itu kita harus mengajak dari Dinas Perhubungan dan perbankkan, hal ini untuk membantu nelayan sehingga mengetahui kebutuhan nelayan dalam mengganti alat cantran ini.
“untuk nelayan cantrang yang memiliki kapal di bawah 10 GT akan kita ganti alatnya, 10 sampai 30 Gt kita bantu permodalan dan bantu penangkapan ikanya di daerah mana saja karena memiliki kesempatan untuk melaut di Arafura, Biak. Karena kita ingin nelayan sejahtera” Katanya.
Di sampaikan juga oleh Dirjen KKP bahwa pergantian alat cantrang untuk menjaga keberlanjutan dari usaha nelayan, bukan hanya keberlanjutan stok ikan tapi juga usahanya bisa jalan terus dengan kualitas ikan yang bagus sehingga harganya menjadi tinggi.
Kepala bagian Pemasaran Devisi program BRI Kantor Pusat Jakarta mengatakan, “BRI memberikan pinjaman kepada nelayan tidak terbatas, jadi tidak ada plafon dan batasan sepanjang nelayan tersebut secara bank tenis memenuhi sarat dar kelayakan nelayan tersebut.”
Karen dari BRI memiliki komitmen tersendiri yang ingin meningkatkan kesehateraan nelayan yang ada di seluruh Indoensia, sehingga kita memberlakukan nelayan dengan skema – skema kusus dalam memperoleh krdit usaha rakyat.
“Untuk nelayan Jawa Tengah yang sudah terealisasikan mengambil kreditn yang khusus cantrang ada 201 debitur dengan total 301 milyar, yang untuk penggantian cantrang 51 milyar tapi untuk ke sektor nelayan untuk Jawa Tengah 1, 05 triliun dengan jumlah debitur 38889.” Katanya.
Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kabupaten Batang Achmad Thufik berharap kepada kementrian Kelutan dan Perikanan dan perbankkan dapat mengeluarkan kebijakan tentang sekema pembiayaan yang dapat di akses oleh nelayan dengan mudah. (Edo/McBatang)
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
Batang - Kerawanan kecelakaan akibat truk yang nekat parkir sembarangan di Bundaran Jatisari, Kecamatan Subah, terus diantisipasi. Guna mengurai bahaya yang mengintai para pengguna jalan, Camat Subah M. Yasin, turun tangan langsung memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para awak truk yang kedapatan berhenti di area terlarang tersebut.
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
Batang - Menghadapi efektivitas kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang menjawab tantangan itu dengan diluncurkannya aplikasi Koneksi atau Knowledge and Office Collaboration System. Aplikasi Koneksi merupakan inovasi agar layanan kepegawaian maupun berbagai data, diperoleh secara lebih cepat karena seluruhnya terkoneksi melalui sistem.