Keberadaan Komunitas Kuatkan Perputaran Perekonomian Batang

Senin, 30 Desember 2019 Jumadi Dibaca 1.047 kali IKM UKM UMKM
Keberadaan Komunitas Kuatkan Perputaran Perekonomian Batang
Batang - Menuju Heaven of Asia, mengharuskan banyak komponen yang berperan di dalamnya. Salah satunya adalah komunitas yang beragam di Kabupaten Batang, untuk menyumbangkan ide-ide kreatifnya, sehingga Tahun Kunjungan Wisata 2022 dapat sukses.

Batang - Menuju Heaven of Asia, mengharuskan banyak komponen yang berperan di dalamnya. Salah satunya adalah komunitas yang beragam di Kabupaten Batang, untuk menyumbangkan ide-ide kreatifnya, sehingga Tahun Kunjungan Wisata 2022 dapat sukses.

Festival Komunitas adalah jawabannya, karena dapat memperkuat sendi perekonomian saat Kabupaten Batang menjadi pusat kunjungan wisata dari berbagai belahan dunia.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, rata-rata penyelenggaranya adalah anak-anak muda, karena banyak inovasi. Komunitas ini jelas dapat menguatkan ekonomi kreatif di Kabupaten Batang, karena melibatkan UKM yang sekian banyak,” jelas Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang, Uni Kuslantasi Wihaji usai membuka acara Lomba Memasak untuk memeriahkan Festival Komunitas dan Ekonomi Kreatif di Jalan Veteran Kabupaten Batang, Senin (30/12/2019).

Menurutnya, ada sirkulasi keuangan yang semakin meningkat. Perputaran ekonomi akan lebih sering terjadi. Kegiatan ini sangat positif karena melibatkan banyak pihak dan jenjang.

“Mulai dari anak-anak SD dilibatkan dalam lomba menggambar untuk mengisi waktu libur mereka dan lomba memasak yang tentu menyemangati ibu-ibu agar makin giat mencetuskan menu-menu spesial bagi keluarga,” terangnya.

Ketua Panitia Festival Komunitas dan Ekonomi Kreatif Tatik Setyaningsih mengatakan, fesival ini diharapkan dapat dimanfaatkan seluruh komunitas di Kabupaten Batang, untuk mendukung program Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Suyono yang menginginkan munculnya One Village One Product dan menyukseskan Heaven of Asia.

“Di sini ada stand komunitas yang terdiri dari 36 komunitas di antaranya Tombo Imajener, Batang We Jaran Teji, KBB Pakubara, Kembar Art dan Drone Media. Serta untuk stand ekonomi kreatif seperti pengolahan ikan wader, kreator tong, kopi, kreasi daur ulang sampah,” pungkasnya.

Selain itu, juga dimeriahkan dengan berbagai pentas seni yang dapat disaksikan di panggung utama hingga malam pergantian Tahun 2020.

Festival ini merupakan media bagi para komunitas untuk menuangkan kreativitas mereka melalui sarasehan “Komunitas Batang Menuju Heaven of Asia Bersama Bupati Batang”.

Ia berharap, komunitas itu tidak jalan sendiri, birokrasi juga tidak jalan sendiri, tapi antar keduanya bisa berjalan bersama, sehingga program Menuju Heaven of Asia Bupati Batang berjalan dengan baik melalui segala sisi. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi) 

Berita Lainnya

Gemakan Ekowisata, Lomba Mancing Gondang Resmi Digelar di Batang Gemakan Ekowisata, Lomba Mancing Gondang Resmi Digelar di Batang
Gemakan Ekowisata, Lomba Mancing Gondang Resmi Digelar di Batang
Lomba mancing Gondang SE Joss Se digelar untuk mengenalkan potensi wisata perairan Sigondang yang berada di perbatasan Desa Jolotigo dan Desa Sodong, Kabupaten Batang. Kegiatan ini mempererat persaudaraan antarwilayah, mendorong pengembangan ekowisata dan perekonomian warga, sekaligus mengampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) guna meningkatkan pemenuhan gizi keluarga.
25 Okt 2026 Jumadi 8
Nyali Patriot Olahraga Batang Membara di Panggung Porprov XVII Jateng 2026 Nyali Patriot Olahraga Batang Membara di Panggung Porprov XVII Jateng 2026
Nyali Patriot Olahraga Batang Membara di Panggung Porprov XVII Jateng 2026
Semarang - Gelora semangat membara tampak di wajah para patriot olahraga asal Kabupaten Batang yang melangkah pasti di bawah lampu megah GOR Jatidiri, Semarang. Di hadapan gemuruh penonton, kontingen Batang resmi memulai perjuangan mereka di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jateng 2026.
25 Okt 2026 Jumadi 13
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Pembangunan jalan penghubung Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler Kodim 0736 Batang telah mencapai progres 530 meter dari target 987 meter atau sekitar 54 persen berdasarkan perhitungan panjang jalan. Pembangunan ditargetkan selesai awal November 2026 untuk memangkas waktu tempuh dari satu jam menjadi sekitar 10 menit, sekaligus meningkatkan akses pekerja, distribusi hasil pertanian, dan perekonomian masyarakat setempat.
25 Okt 2026 Jumadi 13
Hiking Rally Pramuka, Asah Keterampilan Pelajar SMPN 7 Batang Hiking Rally Pramuka, Asah Keterampilan Pelajar SMPN 7 Batang
Hiking Rally Pramuka, Asah Keterampilan Pelajar SMPN 7 Batang
Batang -  Pangkalan Gugus Depan 11.14311.144 SMP Negeri 7 Batang menyelenggarakan kegiatan Penjelajahan (Hiking Rally) bagi peserta didik kelas VIII tahun ajaran 20262027. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepramukaan untuk membentuk karakter peserta didik yang disiplin dan mampu bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.
25 Okt 2026 Jumadi 12
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 730
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 386