Batang - Pangkalan Gugus Depan 11.14311.144 SMP Negeri 7 Batang menyelenggarakan kegiatan Penjelajahan (Hiking Rally) bagi peserta didik kelas VIII tahun ajaran 20262027. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepramukaan untuk membentuk karakter peserta didik yang disiplin dan mampu bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.
Batang - Pangkalan Gugus Depan 11.143–11.144 SMP Negeri 7 Batang menyelenggarakan kegiatan Penjelajahan (Hiking Rally) bagi peserta didik kelas VIII tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepramukaan untuk membentuk karakter peserta didik yang disiplin dan mampu bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.
Hiking Rally merupakan kegiatan wajib bagi peserta didik kelas VIII dan IX sebagai bagian dari pemenuhan penilaian pendidikan kepramukaan. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya dituntut memahami materi kepramukaan secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung melalui berbagai tantangan.
Pembina Pramuka SMPN 7 Batang M. Doni Afifudin Febrian menjelaskan, bahwa kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, pendidikan kepramukaan menjadi salah satu sarana untuk menanamkan nilai-nilai gotong royong, dan tanggung jawab kepada peserta didik.
“Sebagaimana arah kebijakan pendidikan yang menekankan penguatan karakter peserta didik, kegiatan Pramuka menjadi salah satu wadah penting untuk membentuk generasi muda yang berintegritas, disiplin, mandiri, dan peduli terhadap sesama. Melalui Hiking Rally ini, adik-adik belajar secara langsung bagaimana menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” katanya saat ditemui di SMPN 7 Batang, Kabupaten Batang, Minggu (25/10/2026).
Ia juga mengaitkan pentingnya kegiatan tersebut dengan kebijakan penguatan pendidikan karakter melalui pendidikan kepramukaan, termasuk kebijakan yang tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025. 28 Regu Tantang Kemampuan di Lima Pos Pelaksanaan Hiking Rally kali ini diikuti oleh 28 regu, terdiri atas 16 regu putra dan 12 regu putri.
“Seluruh peserta ditantang untuk melewati lima pos kegiatan yang dirancang untuk menguji kemampuan sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap materi kepramukaan. Kelima pos tersebut meliputi Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Sandi AND, Sandi Morse dan Semaphore, Pioneering, serta Outbound,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan Hiking Rally diawali dan diakhiri dengan upacara yang dipimpin langsung oleh M. Doni Afifudin Febrian selaku Pembina Pramuka SMP Negeri 7 Batang.
Doni juga menekankan, bahwa Hiking Rally bukan sekadar perjalanan melewati rute dan menyelesaikan tantangan di setiap pos. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan perjalanan untuk mengenali diri sendiri, melatih tanggung jawab, dan membuktikan bahwa keberhasilan akan lebih bermakna apabila diraih melalui kerja sama.
Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka bukan sekadar hafalan yang diucapkan saat latihan atau upacara, melainkan pedoman yang diterapkan dalam tindakan nyata.
“Adik-adik, hari ini kalian tidak hanya sedang berjalan dari satu pos ke pos berikutnya. Kalian sedang belajar tentang kehidupan. Ada kalanya perjalanan terasa mudah, tetapi ada kalanya kalian lelah, bingung, atau menghadapi tantangan yang tidak bisa diselesaikan sendirian. Di situlah nilai-nilai kepramukaan harus hadir dalam diri kalian,” tegasnya.
Pada akhirnya, perjalanan Hiking Rally bukan hanya tentang seberapa jauh langkah kaki melangkah atau seberapa banyak pos yang berhasil dilewati. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran untuk membentuk pribadi yang tangguh, rendah hati, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan siapa pun.
“Sebab, Pramuka sejati bukan hanya mereka yang hafal Tri Satya dan Dasa Darma, melainkan mereka yang mampu membuktikan nilai-nilai tersebut melalui sikap, perkataan, dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)