Akreditasi RSUD Batang Sebagai Bentuk Peningkatan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 10 Desember 2019 Jumadi Dibaca 946 kali Pemerintahan
Akreditasi RSUD Batang Sebagai Bentuk Peningkatan Pelayanan Masyarakat
Batang - Rumah sakit wajib melakukan akreditasi dalam upayanya meningkatkan mutu pelayanan secara berkala setiap tiga tahun sekali. Hal ini tercantum dalam undang-undang nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit, pasal 40 ayat 1, akreditasi wajib bagi semua rumah sakit baik rumah sakit publik atau pemerintah maupun rumah sakit privat maupun swasta.

Batang - Rumah sakit wajib melakukan akreditasi dalam upayanya meningkatkan mutu pelayanan secara berkala setiap tiga tahun sekali. Hal ini tercantum dalam undang-undang nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit, pasal 40 ayat 1, akreditasi wajib bagi semua rumah sakit baik rumah sakit publik atau pemerintah maupun rumah sakit privat maupun swasta.

Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Batang sebagai bentuk peningkatan pelayanan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Bupati Batang Wihaji saat wawancara di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Batang, Selasa (10/12/2019).

Wihaji menegaskan bahwa akreditasi rumah sakit adalah pengakuan terhadap rumah sakit yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh menteri kesehatan, setelah dinilai bahwa rumah sakit itu memenuhi standar pelayanan rumah sakit yang berlaku untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit secara berkesinambungan.

“Saat ini banyak rumah sakit yang menganggap bahwa akreditasi sekedar pencapaian status kelulusan rumah sakit dan meningkatkan rumah sakit saja ketika mendapat sertifikat akreditasi sehingga seringkali mengabaikan proses dalam mencapai kelulusan, yang artinya pemeliharaan budaya mutu dan keselamatan pasien secara berkelanjutan seringkali terabaikan. Hal tersebut tentunya merugikan masyarakat sebagai pengguna jasa pelayanan kesehatan, yang secara umum masih belum mengetahui makna dari akreditasi rumah sakit.”terangnya.

Ia berharap melalui proses akreditasi rumah sakit dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa rumah sakit menitikberatkan, sasarannya pada keselamatan pasien dan mutu pelayanan, menyediakan lingkungan kerja yang aman dan efisien sehingga staf merasa puas, mendengarkan pasien dan keluarga mereka, menghormati hak-hak mereka, dan melibatkan mereka sebagai mitra dalam proses pelayanan.

Sementara itu Direktur RSUD Kabupaten Batang Bekti Mustiadji mengatakan, survei akreditasi RSUD Kabupaten Batang ini ada tiga komponen meliputi manajemen, medis, dan perawatan. Survei ini yang menentukan dari tim survei ini mereka mendokumentasikan yang nantinya ada komite yang akan menentukan akreditasinya.

“Bagi masyarakat, menentukan pilihan tempat pelayanan kesehatan yang baik merupakan prioritas utama. Rumah sakit yang telah terakreditasi tentu saja merupakan pilihan yang tepat dan lebih bijaksana karena rumah sakit tersebut telah memenuhi standar pelayanan yang berlaku, mulai dari tenaganya, peralatan medis, hingga fasilitas penunjang lainnya.”jelasnya

Dengan akreditasi harapannya masyarakat lebih merasa aman mendapat pelayanan di rumah sakit yang sudah terakreditasi dan pembangunannya semakin maju dalam meningkatkan mutu kesehatan bagi masyarakat demi mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Batang - Inovasi kemasan ramah lingkungan bertajuk Lumiseed karya Anisa Fitriani dan Febriana Arsi Az-Zahra menjadi salah satu yang mencuri perhatian dalam ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 18
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 58
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang sekaligus praktisi Faelasufa Faiz mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 22
Perkuat Pendidikan Agama, Pemuda Pancasila Serahkan 16 Ribu Mushaf Al-Quran ke Pemkab Batang Perkuat Pendidikan Agama, Pemuda Pancasila Serahkan 16 Ribu Mushaf Al-Quran ke Pemkab Batang
Perkuat Pendidikan Agama, Pemuda Pancasila Serahkan 16 Ribu Mushaf Al-Quran ke Pemkab Batang
Batang Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Tengah Bambang Eko Purnomo menyerahkan bantuan sebanyak 16.000 mushaf Al-Quran kepada Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, di Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (2742026).
27 Apr 2026 Jumadi 125
KA Joglosemarkerto Berhenti di Batang, Akses Warga ke Yogya-Solo Kian Mudah KA Joglosemarkerto Berhenti di Batang, Akses Warga ke Yogya-Solo Kian Mudah
KA Joglosemarkerto Berhenti di Batang, Akses Warga ke Yogya-Solo Kian Mudah
Batang - Masyarakat Kabupaten Batang kini memiliki akses transportasi yang lebih mudah setelah Kereta Api Joglosemarkerto resmi berhenti di Stasiun Batang mulai Senin. Kebijakan ini disambut positif oleh warga. Selama ini, penumpang kereta api dari Batang harus menuju Stasiun Pekalongan yang berjarak sekitar 12 kilometer untuk bisa mengakses layanan perjalanan.
27 Apr 2026 Jumadi 131
Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-30, Bupati Batang Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-30, Bupati Batang Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran
Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-30, Bupati Batang Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) Ke-XXX tahun 2026 yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2742026).
27 Apr 2026 Jumadi 112