Batang - Masyarakat Kabupaten Batang kini memiliki akses transportasi yang lebih mudah setelah Kereta Api Joglosemarkerto resmi berhenti di Stasiun Batang mulai Senin. Kebijakan ini disambut positif oleh warga. Selama ini, penumpang kereta api dari Batang harus menuju Stasiun Pekalongan yang berjarak sekitar 12 kilometer untuk bisa mengakses layanan perjalanan.
Batang - Masyarakat Kabupaten Batang kini memiliki akses transportasi yang lebih mudah setelah Kereta Api Joglosemarkerto resmi berhenti di Stasiun Batang mulai Senin. Kebijakan ini disambut positif oleh warga. Selama ini, penumpang kereta api dari Batang harus menuju Stasiun Pekalongan yang berjarak sekitar 12 kilometer untuk bisa mengakses layanan perjalanan.
Salah satu penumpang, Muhtarudin mengatakan kehadiran pemberhentian KA Joglosemarkerto di Batang menjadi kemudahan yang telah lama dinantikan.
“Biasanya saya harus ke Pekalongan dulu. Kalau lalu lintas Pantura padat, bisa terlambat. Sekarang lebih praktis karena bisa langsung berangkat dari Batang,” katanya saat ditemui di Stasiun Batang, Kabupaten Batang, Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan, kemudahan ini juga berdampak pada efisiensi waktu dan biaya perjalanan, khususnya bagi masyarakat yang rutin bepergian ke Yogyakarta.
Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, masyarakat kini tidak perlu lagi ke luar daerah untuk mengakses kereta tersebut. Menurut dia, keberadaan layanan ini akan memperkuat konektivitas Batang dengan sejumlah kota besar di Jawa Tengah dan sekitarnya.
“Sekarang masyarakat Batang sudah bisa naik langsung dari Stasiun Batang. Ini tentu mempermudah akses ke Semarang, Solo, Yogyakarta, hingga Purwokerto,” jelasnya.
Pada tahap awal, terdapat dua jadwal kedatangan KA Joglosemarkerto tujuan Yogyakarta di Stasiun Batang, yakni pukul 08.00 WIB dan 13.00 WIB. Faiz menilai, kemudahan akses ini akan membantu berbagai kalangan, termasuk mahasiswa dan wisatawan.
Ia juga menyebut, penambahan pemberhentian ini menjadi pengakuan atas potensi ekonomi dan pariwisata Batang.
“Dari Yogyakarta sekarang juga bisa langsung turun di Batang. Ini peluang untuk menarik lebih banyak kunjungan. Selain KA Joglosemarkerto, Stasiun Batang saat ini juga melayani sejumlah kereta api lainnya, seperti KA Tawangjaya Premium, KA Kaligung, KA Kamandaka, KA Menoreh, dan KA Argo Muria,” terangnya.
Dari sisi tarif, perjalanan dinilai cukup terjangkau. Rute menuju Solo dibanderol mulai sekitar Rp105 ribu, sementara perjalanan ke Yogyakarta mulai dari Rp200 ribu.
“Pemerintah Kabupaten Batang optimistis, peningkatan layanan transportasi ini akan mendorong konektivitas wilayah sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata daerah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)