Pemkab Batang Ingin Tingkatkan IPKM

Selasa, 10 Desember 2019 Jumadi Dibaca 710 kali Kesehatan
Pemkab Batang Ingin Tingkatkan IPKM
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang ingin meningkatkan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat ke depan lewat Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Kabupaten Batang mengadakan forum diskusi dengan beberapa dinas terkait, forkopimda, dan elemen masyarakat di Ruang Sigandu Bapelitbang Kabupaten Batang, Senin (9/12/2019).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang ingin meningkatkan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat ke depan lewat Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Kabupaten Batang mengadakan forum diskusi dengan beberapa dinas terkait, forkopimda, dan elemen masyarakat di Ruang Sigandu Bapelitbang Kabupaten Batang, Senin (9/12/2019).

Kepala Bapelitbang Kabupaten Batang Ari Yudianto mengatakan untuk meningkatkan IPKM di Kabupaten Batang dapat dilihat dari status pembangunan manusia meliputi usia harapan hidup, pengetahuan, dan standar hidup layak. Pada umur harapan hidup sendiri kita harus melihat dari sehat yang berkualitas dan tidak bergantung pada orang lain.

“IPKM merupakan indikator yang menggambarkan kemajuan pembangunan kesehatan. Ada 3 manfaat IPKM antara lain sebagai indicator untuk menentukan peringkat Provinsi dan Kabupaten atau Kota dalam keberhasilan pembangunan kesehatan masyarakat, sebagai bahan advokasi ke pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten atau kota agar terpacu menaikkan peringkatnya, dan sebagai salah satu kinerja penentuan alokasi dana bantuan kesehatan dari pusat ke daerah.”jelasnya.

Ia menjelaskan IPKM Kabupaten Batang tahun 2018 mempunyai skor IPKM 0.6116 dengan peringkat nasional 225, peringkat provinsi 33, dan peringkat kabupaten atau kota 137 oleh karena itu sekarang kita harus bekerja sama memperbaiki IPKM Kabupaten Batang dimana saja yang masih mempunyai kekurangan.

Dalam kesempatan yang sama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Diponegoro Semarang Sri Winarni mengatakan, Nilai IPKM Kabupaten Batang mengalami peningkatan yaitu, 0,5388 pada tahun 2013 menjadi 0,6116 pada tahun 2018. Akan tetapi peringkatnya menurun.

“Perbandingan IPKM Jawa Tengah dan beberapa kabupaten di jawa tengah mengalami peningkatan dari 2013 ke tahun 2018. Nilai indeks IPKM Kabupaten Batang masih lebih rendah dari nilai indeks IPKM jawa tengah dan juga terlihat lebih rendah disbanding kabupaten lainnnya.”terangnya.

Untuk meningkatkan IPKM Kabupaten Batang sudah ada rencana perbaikan dari beberapa indikator yang masih mempunyai kekurangan meliputi indikator balita gemuk, indikator penimbangan balita, proporsi pengguna keluarga berencana, cakupan pemeriksaan kehamilan, kecukupan jumlah posyandu per desa dan proporsi kecamatan, indikator kebiasan merokok, BAB di jamban, kebiasaan cuci tangan, proporsi aktivitas fisik, dan prevalensi cidera. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Upayakan Kemaslahatan Umat, MUI Batang Jaga Sinergi bersama Umara Upayakan Kemaslahatan Umat, MUI Batang Jaga Sinergi bersama Umara
Upayakan Kemaslahatan Umat, MUI Batang Jaga Sinergi bersama Umara
Batang - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang menggelar diskusi dengan menghadirkan perwakilan anggota dari tiap kecamatan, untuk mempertegas perannya bagi kemaslahatan umat. Peran strategis MUI sangat dibutuhkan, baik sebagai pembimbing maupun penyambung lidah antara umat dengan umara atau pemimpin.
20 Jun 2026 Jumadi 30
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 102
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 101
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
19 Jun 2026 Jumadi 120
Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z
Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z
Batang - Budaya generasi z yang sering mengonsumsi minuman cepat saji dengan kadar manis berlebih, dinilai rawan jadi pemicu timbulnya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus. Hal tersebut saat ini menjadi fokus dari pendidik maupun pemerhati kesehatan, dengan mengupayakan pemeriksaan kesehatan rutin maupun pembatasan konsumsi.
19 Jun 2026 Jumadi 87
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
Batang - Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.
19 Jun 2026 Jumadi 101