Batang - Komunitas Pendaki Gunung Kabupaten Batang (KPGB) cetuskan kegiatan selamatkan lingkungan.
Hal ini ditunjukan dengan kampanye bebas plastik, disusul kegiatan bagi keranjang sampah bambu gratis sebanyak 50 buah ke masjid, musola dan sekolah.
"KPGB konsen terhadap penyelamatan lingkungan, terutama berkaitan dengan penggunaan plastik," cetus ketua KPGB Yuswanto dalam Hari Lahir (Harlah) KPGB ke-6 di Agro Wisata Pagilaran, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Selasa (26/11/2019).
KPGB mengajak diskusi bersama lebih dari 300 peserta yang dipandu oleh Pendiri Gerakan Ecobrick Batang (Gebat), Prasetyo Widi untuk membahas persoalan sampah dan solusi mengatasinya.
"Peserta diberi pengetahuan tata cara mengelola sampah plastik sebagai upaya melakukan gerakan mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari," terangnya.
Menurut Yuswanto persoalan sampah di Batang sudah mencapai titik urgent, pasalnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randukuning yang menjadi siklus terakhir pembuangan sampah di Batang sudah hampir penuh.
Padahal Pemkab Batang belum menemukan TPA pembantu yang menjadi solusi sementara persoalan sampah yang kian menumpuk.
"Jadi kita ikut ambil bagian mengatasi persoalan tersebut, ketika warga sadar masalah sampah dan tahu solusinya, harapannya langkah kecil dari setiap warga bisa berkontribusi besar dalam penanganan sampah," katanya.
Selain itu, KPGB juga menggalakan kegiatan sosial berupa santunan ke puluhan anak yatim piatu dari panti asuhan Darul Hadlonah Batang.
"Rangkaian kegiatan tersebut untuk memberikan pesan agar kita harus selaraskan antara kepedulian lingkungan, dengan kepedulian sosial, " timpalnya.
Kemudian mendatangkan Willy Kurniawan dari Jakarta yang dikenal sebagai orang Indonesia pertama yang ikut ekspedisi kutub utara. (MC Batang, Jateng/wan/Ardhy)