Bupati Batang Tegaskan Siap Sikat ASN Anti-Pancasila

Sabtu, 23 November 2019 Jumadi Dibaca 1.121 kali Pemerintahan
Bupati Batang Tegaskan Siap Sikat ASN Anti-Pancasila
Batang - Bupati Batang Wihaji mengatakan menurut hasil survei Alvara bahwa secara nasional Aparatur Sipil Negara (ASN) yang anti-Pancasila ada 19,4 persen

"Oleh karena itu, Pemkab menindak lanjuti isu nasional yang mengancam negara, maka bagi ASN di Kabupaten Batang yang anti-Pancasila silahkan mundur, kalau tidak kita sikat," tegas Bupati Batang Wihaji dalam sosialisasi mencegah dan menangkal paham radikal dan terorisme di Pendopo Kabupaten Batang, Sabtu (23/11/2019).

Sebagai langkah antisipasi untuk menangkal paham anti-Pancasila dan radikalisme lanjutnya, maka Pemkab mengapresiasi Polres Batang karena telah menggelar kegiatan ini.

"Sosialisasi yang mengundang narasumber berkompeten sangat penting, karena kalau ada fenomena paham ini bisa kita pahami indikasinya," jelas Bupati.

Ia pun menerangkan di jajaran ASN Pemkab Batang untuk sementata ini belum ada yang terindikasi paham radikal dan anti-Pancasila. 

"Kalau nanti ada indikasi sesuai teori - teori paham radikal dan anti-Pancasila akan menjadi perhatian serius kita," jterangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga mengatakan isu radikalisme ini untuk melindungi semua umat Islam, agar agama mayoritas di Indonesia tidak terpapar paham radikalisme dan teroris. 

"Walaupun paham ini hanya segelintir orang, tapi menyebarkan virus yang berbahaya dan menyesatkan," kata AKBP Edi Suranta Sinulingga. 

Oleh karenanya, imbuhnya, sosialisasi ini kita gelar dengan mengundang narasumber yang berkompeten, agar nantinya anggota TNI dan Polri yang bertugas di lapangan bisa langsung mengetahui paham ini. 

Sementara, Ketua Gerakan Pemuda Ansor pusat Nur Zaman selaku narasumber mengatakan, isu radikalisme jangan menjadi isu umat Islam saja, dan bukan hanya isu pemerintah atau kepolisian, tapi isu bersama Bangsa Indonesia.

"Bukan orang Islam saja yang menghadapinya, tapi semua komponen untuk melawan kelompok - kelompok radikal yang jelas mengganggu kehidupan bangsa," jelasnya.

Ia juga berhrap ada sinergi antara Pemda, TNI, Polri agar tahu dan paham radikalisme ketika menghadapi di lapangan. 

"Masyarakat harus mewaspadai dalam memilih ustaz atau ulama dalam belajar agama, karena lebih utama belajar agama langsung pada orang yang sudah familiar dan umum, jangan dengan media sosial," harapnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

Lawan Angka DO, Guru di Batang Lakukan 'Home Visit' Demi Jemput Siswa yang Mogok Sekolah Lawan Angka DO, Guru di Batang Lakukan 'Home Visit' Demi Jemput Siswa yang Mogok Sekolah
Lawan Angka DO, Guru di Batang Lakukan 'Home Visit' Demi Jemput Siswa yang Mogok Sekolah
Batang -  Di balik riuhnya suasana kelas di Kabupaten Batang, terselip sebuah realita yang cukup menyentil. Ribuan bangku sekolah perlahan kosong, meninggalkan catatan merah pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Hingga 27 April 2026, fenomena anak putus sekolah atau Drop Out (DO) masih menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang.
28 Apr 2026 Jumadi 30
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 85
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang sekaligus praktisi Faelasufa Faiz mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 33
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Batang - Inovasi kemasan ramah lingkungan bertajuk Lumiseed karya Anisa Fitriani dan Febriana Arsi Az-Zahra menjadi salah satu yang mencuri perhatian dalam ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 40
Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-30, Bupati Batang Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-30, Bupati Batang Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran
Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-30, Bupati Batang Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah dan Efisiensi Anggaran
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bertindak sebagai inspektur upacara dalam Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) Ke-XXX tahun 2026 yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2742026).
27 Apr 2026 Jumadi 118
Perkuat Pendidikan Agama, Pemuda Pancasila Serahkan 16 Ribu Mushaf Al-Quran ke Pemkab Batang Perkuat Pendidikan Agama, Pemuda Pancasila Serahkan 16 Ribu Mushaf Al-Quran ke Pemkab Batang
Perkuat Pendidikan Agama, Pemuda Pancasila Serahkan 16 Ribu Mushaf Al-Quran ke Pemkab Batang
Batang Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Jawa Tengah Bambang Eko Purnomo menyerahkan bantuan sebanyak 16.000 mushaf Al-Quran kepada Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, di Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Senin (2742026).
27 Apr 2026 Jumadi 135