Bupati Batang Uji Efisiensi Waktu e-Resep RSUD Kalisari

Rabu, 20 November 2019 Jumadi Dibaca 1.357 kali Kesehatan
Bupati Batang Uji Efisiensi Waktu e-Resep RSUD Kalisari
Batang - Bupati Batang Wihaji mencoba menjadi pasien rawat jalan poli umum hanya untuk menguji efisiensi waktu pengambilan obat melalui sistem e-Resep di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalisari Kabupaten Batang, Rabu (20/11/2019).

"Saya kira sistem aplikasi e-resep lumayan mempersingkat waktu, hanya butuh waktu maksimal 30 menit untuk antre," kata Bupati Batang Wihaji. 

Pengambilan resep memang butuh waktu, lanjutnya, karena harus meracik obat, dan biasanya resep dokter dari semua poli masuk ke apotek, sehingga butuh waktu maksimal 30 menit karena banyaknya pasien. 

"Pasien hanya membawa nomor antrean saja, dan bisa mengira kapan waktu pengambilan obatnya," ujarnya. 

Sementara, Direktur RSUD Kalisari Batang melalui Kepala Seksi Rekam Medis dan Pengembangan Mutu Feria Kurniawati mengatakan e-resep bermuara pada rekam medis konvensional, saat pasien mendaftar disiapkan rekam medis hard atau elektronik. 

"Teknisnya e-resep muaranya pada rekam medis, maka dokter input rekam medis elektronik ke farmasi dan bisa langsung membaca obat yang dibutuhkan pasien," jelasnya. 

Tidak hanya itu, imbuhnya, e-resep juga punya manfaat lain untuk mengurangi stok obat di farmasi. Sehingga, ada dua manfaat yakni jalan pintas resep ke pasien dan juga stok gudang farmasi.

"E-resep bisa langsung ke farmasi dan terbaca, tapi karena resep dari klinik bersamaan, sehingga butuh waktu," ujarnya. 

Ia juga menyayangkan perilaku pasien atau masyarakat Kabupaten Batang yang belum memanfaatkan pendaftaran online. Padahal bisa mempermudah dan mempersingkat pengambilan resep obat di apotek apalagi untuk pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan lebih mudah dan cepat. 

"Budaya masyarakat belum yakin dengan pendaftaran online, kalau belum lihat langsung prosesnya belum mau. Sehingga, kami tetap melayani rekam medis pasien secara manual," jelasnya. 

Ia juga menerangkan e-resep sudah berlangsung sejak 2018, namun secara bertahap, karena peralihan dari manual ke elektronik ada beberapa dokter yang mengalami kendala. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z
Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z
Batang - Budaya generasi z yang sering mengonsumsi minuman cepat saji dengan kadar manis berlebih, dinilai rawan jadi pemicu timbulnya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus. Hal tersebut saat ini menjadi fokus dari pendidik maupun pemerhati kesehatan, dengan mengupayakan pemeriksaan kesehatan rutin maupun pembatasan konsumsi.
19 Jun 2026 Jumadi 44
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 87
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 88
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
Batang - Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.
19 Jun 2026 Jumadi 83
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
19 Jun 2026 Jumadi 106
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 165