Bupati Batang Minta RSUD Kalisari Ubah Stigma Dengan Fakta

Rabu, 20 November 2019 Jumadi Dibaca 1.206 kali Kesehatan
Bupati Batang Minta RSUD Kalisari Ubah Stigma Dengan Fakta
Batang - Stigma yang melekat pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dianggap masyarakat memiliki pelayanan yang kurang maksimal dibandingkan dengan rumah sakit swasta yang mengedepankan pelayanan prima.

"Oleh karena itu, untuk mengubah stigma masyarakat, RSUD Kalisari Kabupaten Batang harus menciptakan fakta yang sama dengan rumah sakit swasta dalam pelayanannya, karena fakta tidak bisa dibantah," kata Bupati Batang Wihaji usai menghadiri Customer Gathering di RSUD Kalisari Kabupaten Batang, Rabu (20/11/2019). 

Dalam penilaian masyarakat, lanjutnya, hanya ada tiga indikator pemerintahan yang berhasil yakni infrastruktur jalan halus, pelayanan kesehatan prima, serta pelayanan administrasi kependudukan bisa terlayani dengan cepat, tepat dan efisien. 

Ia menyampaikan evalusi dan reakreditasi Rumah Sakit harus terus dilakukan demi kemajuan dan meningkatkan pelayanan terhadap pasien dan pengunjung rumah sakit untuk mengubah stigma. 

"Evaluasi dari hal - hal kecil seperti kebersihan, pelayanannya baik sesuai standar pelayanan kesehatan, semuanya harus fakta yang berbicara," ujarnya.

Bupati juga mengatakan bahwa saat ini masyarakat minta dilayani dengan memanjakan pasien. 

"Saya minta harus ada fakta masyarakat yang berbicara bahwa di RSUD dilayani dengan baik, cepat dan dipermudah segala sesuatunya, karena hampir semua pasien RSUD menggunakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)," jelasnya. 

Bupati juga menyadari kurang dan terbatasnya kamar di RSUD, karena faktnya kebutuhan antara kamar dengan penduduk yakni 1000 banding 1. 

"Di Batang penduduknya 7703 ribu jiwa, sehingga secara logis kekurangan rumah sakit, namun RSUD jangan pernah menolak pasien," pungkasnya. 

Sementara, Direktur RSUD Kalisari Batang Bhekti Mastiadji mengatakan, stigma rumah sakit pemerintah memang kurang baik dalam pelayanan dibandingkan dengan rumah sakit swasta, ini hampir terjadi di seluruh Indonesia. 

"Oleh karena itu, kita berusaha menghilangkan stigma ini dengan selalu reakreditasi rumah sakit yang terus berkelanjutan agar sesuai dengan standar pelayanan kesehatan," terangnya.

Rumah sakit dalam pelayanan pun melakukan terobosan demi kemudahan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, imbuhnya, seperti pendaftaran online, e-resep, peralatan medis, serta membangun klinik Gayatri yang dikhususkan untuk pasien manula dan penyakit tertentu.

"Salah satu upaya kita menghilangkan stigma juga dengan menggelar customer gathering, hal ini untuk mendapatkan masukan dan saran pelayanan RSUD agar menuju pelayanan prima sesuai dengan program nasional dan program Bupati," pungkasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z
Konsumsi Manis Berlebih, Waspada Diabetes Mengintai Gen Z
Batang - Budaya generasi z yang sering mengonsumsi minuman cepat saji dengan kadar manis berlebih, dinilai rawan jadi pemicu timbulnya Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus. Hal tersebut saat ini menjadi fokus dari pendidik maupun pemerhati kesehatan, dengan mengupayakan pemeriksaan kesehatan rutin maupun pembatasan konsumsi.
19 Jun 2026 Jumadi 44
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 87
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 88
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
BNN Batang Kemas Edukasi Antinarkoba Berbasis Jelajah Ruang
Batang - Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Batang terus berinovasi dalam menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan mengemas kunjungan berbasis jelajah ruang. Kegiatan ini menjadi pengembangan BNN dalam mengedukasi pelajar yang dibalut dalam program Motivasi Edukasi Generasi Antinarkoba (MEGA), dengan memberikan kesempatan siswa melihat langsung contoh alat peraga berkaitan dengan bahaya narkoba maupun metode pencegahannya.
19 Jun 2026 Jumadi 83
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Dolanan Anak, Solusi Media Pembelajaran yang Interaktif dan Menyenangkan
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) dengan mengangkat Dolanan Anak atau Permainan Tradisional sebagai kurikulum pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
19 Jun 2026 Jumadi 106
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 165