Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan agenda Peningkatan dan Fungsi Institusi Statistik dalam Satu Data Indonesia di Hotel Harris Sentraland, Kota Semarang, beberapa waktu lalu.
Kepala BPS Kabupaten Batang Tina Wahyufitri melalui Kepala Seksi Integrasi dan Pengolahan Diseminasi Statistik (IPDS) Iqbal menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan selama tahun 2019, bertujuan untuk peningkatan kualitas.
“Tujuannya untuk meningkatkan kapabilitas administrasi data dalam menyusun dan mengelola metadata statistik di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),†jelas Iqbal saat ditemui di Kantor BPS Kabupaten Batang, Rabu (20/11/2019).
Ia juga mengatakan, dalam rapat itu Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah Sentot Bangun Widoyono mengresiasi atas peran aktif BPS Batang dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang, yang telah bekerjasama dalam kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral Bagi OPD dalam lingkungan Pemkab Batang.
Sementara, Kepala Bidang Pelayanan Informasi dan Statistik (Yanfotik) Diskominfo Kabupaten Batang, Rudi Prihantoro yang juga turut hadir dalam rakor itu, pembinaan statistik di lingkup Pemkab Batang diikuti 28 OPD, yang dilaksanakan sebanyak enam kali kegiatan dalam kurun waktu satu tahun.
“Hasilnya OPD dalam mengelola data sektoral yang menjadi tanggung jawabnya, pengelolaan data sektoral itu meliputi metadata dan rekomendasi statistik serta dapat melaksanakan Peraturan Bupati tentang Pengelolaan Data Berbasis Single Data System,†paparnya.
Lebih lanjut Rudi menerangkan, ternyata kegiatan itu mendapatkan apresiasi dari BPS Provinsi Jawa Tengah dan BPS Pusat.
“Melihat kinerja yang maksimal, maka BPS Batang bersama tujuh BPS dari daerah lain, dalam waktu dekat akan diundang ke Bali untuk mengikuti Rakor BPS. Hasilnya nanti akan ditularkan ke daerah lain, supaya bisa ditiru,†ungkapnya.
Rudi menambahkan, semua kegiatan berjalan seperti biasa. Program dilaksanakan supaya OPD mempunyai kemampuan mengelola data sektoral di instansinya.
“Ya kita tidak menyangka akan dapat apresiasi seperti itu. Yang penting kita jalan, pengelola perangkat daerah di lingkup Pemkab Batang bisa mengelola data sesuai standar Satu Data Indonesia,†tandas Rudi sambil tersenyum bangga. (MC Batang, Jateng/Heri)