Dukung Wisata di Tiga Kabupaten, Bupati Batang Siap Bangun Infrastruktur

Minggu, 10 November 2019 Jumadi Dibaca 2.231 kali Pariwisata
Dukung Wisata di Tiga Kabupaten, Bupati Batang Siap Bangun Infrastruktur
Batang - Untuk mendukung potensi wisata alam pegunungan Dieng di tiga Kabupaten yakni Batang, Banjarnegara dan Wonosobo, Pemerintah Kabupaten Batang siap mendukung dengan membangu infrastruktur dan fasilitas pendukung.

"Tahun 2020 kita tetapkan kawasan wisata dengan membangun tugu di Bandar, karena dari Kecamatan Bandar sampai dengan Desa Gerlang atau sampai perbatasan Kabupaten Banjarnegera tumbuh wisata yang dikelola oleh masyarakat," kata Bupati Batang Wihaji saat menghadiri Hari Ulang Tahun di Wanawisata Sikembang, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Minggu (10/11/2019). 

Bupati menerangkan program pengembangan wisata sebagai Heaven of Asia guna mendukung program Visit Batang 2022, potensi wisata alam yang kita jual sangat luar biasa dan banyak dinikmati oleh masyarakat. 

"Wisata alam tidak membosankan, karena masyarakat sekarang lebih cenderung back to nature seperti Sikembang yang mampu menyedot 6-7 ribu pengunjung per bulan dengan harga tiket Rp5.000,00. Adapun wisata kuliner yang berada di atasnya yakni Forest Kopi dengan omset mencapai Rp500 juta perbulan," jelasnya.

Kawasan wisata Bandar - Gerlang Kecamatan Blado sudah banyak tumbuh spot - spot wisata yang dikelola oleh desa. Hal ini mampu menggerakan perekonomian desa karena didukung infrastruktur jalan yang mulus, tapi masih kurang lebar sehingga bus besar belum berani masuk. 

"Ke depan sebagian pembangunan kita arahkan ke kawasan wisata guna mendukung kerjasama di tiga Kabupaten untuk pengembangan wisata Dieng, dan kita siap membangun infrastruktur jalan, listrik, jaringan internet dan fasilitas lainnya, yang harus didukung semua stakeholder," harapnya.

Untuk mendukung geliat wisata dan pertumbuhan ekonomi, lanjutnya, Pemkab Batang akan menggenjot pembangun infrastruktur jalan dengan total anggaran mencapai Rp73 miliar. Nilai anggaran belum mampu mengcover semuanya karena panjang jalan di Kabupaten Batang sepanjang 503 kilometer. 

"Untuk perbaikan jalan sepanjang 12 km jalan Bandar-Batur Kabupaten Banjarnegara menghabiskan anggaran  Rp2,5 miliar, selesai pengerjaan September lalu," ujar Bupati.

Sementara, administrator KPH Pekalongan Joko Santoso mengatakan, perkembangan wanawisata Sikembang selama tiga tahun ini sudah cukup baik dan mampu menyedot pengunjung, namun demikian kalau dibanding dengan Srambang Park Ngawi Jawa Timur omset kita tertinggal. 

"Kita tidak membandingkan, tapi untuk memotivasi agar lebih baik dalam mengelola, karena pendapatan Perhutani hampir Rp1,5 miliar pertahun, dan di sini hanya Rp60 juta pertahun," ujarnya. 

Oleh karena itu, lanjutnya, ayo bareng - bareng menghadirkan konsep melestarikan alam agar hutan tetap lestari, dengan belajar bersama memgelola wisata secara profesional agar pengunjung dan omsetnya terus naik tidak stagnan. 

"Obyek wisata yang kita jual seharusnya nyaman, bersih dan banyak wahana baru, fasilitas umum seperti toilet, gazebo, mushola dibuat menarik dan artistik," terangnya. 

Kami juga berharap ada akses jalan pengunjung menuju spot - spot selfi maupun ke tempat istirahat seperti gazebo, tempat toilet. Sehingga ketika hujan jalan tidak becek dan tetap menjaga kebersihan. 

Dengan memiliki luasan lahan 11,7 hektare, Sikembang menawarkan kesejukan udara dan panorama alam hutan pinus, dilengkapi spot-spot swafoto dengan wahana Jembatan Bambu Canopy Bridge agrowisata, tempat santai bersama keluarga di gardu pandang, kursi kayu, dan saung.

"Saya sudah didatangi investor yang berani Rp200 juta pertahun dan berani kontrak lima tahun, kata investornya, kalau tidak bikin gempar Batang saya siap pulang. Namun saya tidak mengiyakan karena ingin masyarakat desa bisa berdaya meniru Srambang Park Ngawi Jawa Timur walau dikelola ala ndeso tapi rezeki kuto," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, pengelola Wana Wisata Sikembang Wahyu Dwiyanto mengatakan luasan Sikembang yang dikelola ada 30 hektar, tapi yang digunakan sebagai wisata baru 11 hektar. Adapun  pengunjung pada tahun ini hanya berkisar 6-7 ribu pengunjung perbulan. 

“Di tahun ini menambah wahana baru yaitu Bravo Kid Warrior, Agro Outbond Center, kolam renang anak, homestay Abirawa dua lantai, pinus kopi Si Kembang kafe, gerbang loket utama, dan Fun Trip Offroad Adventure. Kalau dulu hanya 18 karyawan sekarang bertambah menjadi 35 orang,” pungkasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 33
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 43
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 28
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 34
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 34
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 32