Dukung Wisata di Tiga Kabupaten, Bupati Batang Siap Bangun Infrastruktur

Minggu, 10 November 2019 Jumadi Dibaca 2.176 kali Pariwisata
Dukung Wisata di Tiga Kabupaten, Bupati Batang Siap Bangun Infrastruktur
Batang - Untuk mendukung potensi wisata alam pegunungan Dieng di tiga Kabupaten yakni Batang, Banjarnegara dan Wonosobo, Pemerintah Kabupaten Batang siap mendukung dengan membangu infrastruktur dan fasilitas pendukung.

"Tahun 2020 kita tetapkan kawasan wisata dengan membangun tugu di Bandar, karena dari Kecamatan Bandar sampai dengan Desa Gerlang atau sampai perbatasan Kabupaten Banjarnegera tumbuh wisata yang dikelola oleh masyarakat," kata Bupati Batang Wihaji saat menghadiri Hari Ulang Tahun di Wanawisata Sikembang, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Minggu (10/11/2019). 

Bupati menerangkan program pengembangan wisata sebagai Heaven of Asia guna mendukung program Visit Batang 2022, potensi wisata alam yang kita jual sangat luar biasa dan banyak dinikmati oleh masyarakat. 

"Wisata alam tidak membosankan, karena masyarakat sekarang lebih cenderung back to nature seperti Sikembang yang mampu menyedot 6-7 ribu pengunjung per bulan dengan harga tiket Rp5.000,00. Adapun wisata kuliner yang berada di atasnya yakni Forest Kopi dengan omset mencapai Rp500 juta perbulan," jelasnya.

Kawasan wisata Bandar - Gerlang Kecamatan Blado sudah banyak tumbuh spot - spot wisata yang dikelola oleh desa. Hal ini mampu menggerakan perekonomian desa karena didukung infrastruktur jalan yang mulus, tapi masih kurang lebar sehingga bus besar belum berani masuk. 

"Ke depan sebagian pembangunan kita arahkan ke kawasan wisata guna mendukung kerjasama di tiga Kabupaten untuk pengembangan wisata Dieng, dan kita siap membangun infrastruktur jalan, listrik, jaringan internet dan fasilitas lainnya, yang harus didukung semua stakeholder," harapnya.

Untuk mendukung geliat wisata dan pertumbuhan ekonomi, lanjutnya, Pemkab Batang akan menggenjot pembangun infrastruktur jalan dengan total anggaran mencapai Rp73 miliar. Nilai anggaran belum mampu mengcover semuanya karena panjang jalan di Kabupaten Batang sepanjang 503 kilometer. 

"Untuk perbaikan jalan sepanjang 12 km jalan Bandar-Batur Kabupaten Banjarnegara menghabiskan anggaran  Rp2,5 miliar, selesai pengerjaan September lalu," ujar Bupati.

Sementara, administrator KPH Pekalongan Joko Santoso mengatakan, perkembangan wanawisata Sikembang selama tiga tahun ini sudah cukup baik dan mampu menyedot pengunjung, namun demikian kalau dibanding dengan Srambang Park Ngawi Jawa Timur omset kita tertinggal. 

"Kita tidak membandingkan, tapi untuk memotivasi agar lebih baik dalam mengelola, karena pendapatan Perhutani hampir Rp1,5 miliar pertahun, dan di sini hanya Rp60 juta pertahun," ujarnya. 

Oleh karena itu, lanjutnya, ayo bareng - bareng menghadirkan konsep melestarikan alam agar hutan tetap lestari, dengan belajar bersama memgelola wisata secara profesional agar pengunjung dan omsetnya terus naik tidak stagnan. 

"Obyek wisata yang kita jual seharusnya nyaman, bersih dan banyak wahana baru, fasilitas umum seperti toilet, gazebo, mushola dibuat menarik dan artistik," terangnya. 

Kami juga berharap ada akses jalan pengunjung menuju spot - spot selfi maupun ke tempat istirahat seperti gazebo, tempat toilet. Sehingga ketika hujan jalan tidak becek dan tetap menjaga kebersihan. 

Dengan memiliki luasan lahan 11,7 hektare, Sikembang menawarkan kesejukan udara dan panorama alam hutan pinus, dilengkapi spot-spot swafoto dengan wahana Jembatan Bambu Canopy Bridge agrowisata, tempat santai bersama keluarga di gardu pandang, kursi kayu, dan saung.

"Saya sudah didatangi investor yang berani Rp200 juta pertahun dan berani kontrak lima tahun, kata investornya, kalau tidak bikin gempar Batang saya siap pulang. Namun saya tidak mengiyakan karena ingin masyarakat desa bisa berdaya meniru Srambang Park Ngawi Jawa Timur walau dikelola ala ndeso tapi rezeki kuto," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, pengelola Wana Wisata Sikembang Wahyu Dwiyanto mengatakan luasan Sikembang yang dikelola ada 30 hektar, tapi yang digunakan sebagai wisata baru 11 hektar. Adapun  pengunjung pada tahun ini hanya berkisar 6-7 ribu pengunjung perbulan. 

“Di tahun ini menambah wahana baru yaitu Bravo Kid Warrior, Agro Outbond Center, kolam renang anak, homestay Abirawa dua lantai, pinus kopi Si Kembang kafe, gerbang loket utama, dan Fun Trip Offroad Adventure. Kalau dulu hanya 18 karyawan sekarang bertambah menjadi 35 orang,” pungkasnya. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 74
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 122
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 127
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 76
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 37
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 44