Lulus 100 Persen, SMPN 2 Bandar Usul Perbaikan TKA di Batang

Rabu, 03 Juni 2026 Jumadi Dibaca 405 kali Teknologi
Lulus 100 Persen, SMPN 2 Bandar Usul Perbaikan TKA di Batang
Kepala Sekolah SMPN 2 Bandar Dinok Sudiami memberikan sambutan saat menmperingati Dies Natalis Ke-35 SMPN 2 Bandar, di halaman SMPN 2 Bandar, Kabupaten Batang.
Batang - Hasil rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP di Kabupaten Batang menjadi perhatian berbagai pihak. Pasalnya, rerata nilai Bahasa Indonesia tercatat berada di angka 60, sementara Matematika masih relatif rendah dengan rata-rata sekitar 40.

Batang - Hasil rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP di Kabupaten Batang menjadi perhatian berbagai pihak. Pasalnya, rerata nilai Bahasa Indonesia tercatat berada di angka 60, sementara Matematika masih relatif rendah dengan rata-rata sekitar 40.

Kepala SMPN 2 Bandar Dinok Sudiami menilai, evaluasi pelaksanaan TKA perlu dilakukan agar sekolah dan siswa dapat lebih siap menghadapi pelaksanaan tes pada tahun-tahun berikutnya. Hal tersebut disampaikan usai kegiatan Dies Natalis Ke-35 SMP Negeri 2 Bandar, di halaman SMPN 2 Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, pihak sekolah sebenarnya telah berupaya memberikan pembinaan dan pelatihan kepada siswa sebelum pelaksanaan TKA. Namun, hasil numerasi masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Anak-anak tidak langsung mengikuti TKA begitu saja, tetapi sudah kami latih dan bimbing. Namun untuk numerasi memang hasilnya masih kurang maksimal,” jelasnya.

Dinok menyebut, kondisi rendahnya nilai numerasi tidak hanya dialami sekolahnya, tetapi juga terjadi di sejumlah sekolah lain. Di SMPN 2 Bandar, capaian tertinggi numerasi masih berada di angka 60, sedangkan nilai literasi mencapai 96,67.

“Kami melihat numerasi ini menjadi tantangan hampir di semua sekolah. Karena itu perlu ada evaluasi bersama agar hasilnya lebih baik,” ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah dapat memberikan kepastian kebijakan terkait TKA apabila nantinya dijadikan program wajib atau pengganti sistem evaluasi nasional sebelumnya. Dengan kepastian tersebut, sekolah dapat menyusun program persiapan yang lebih matang.

“Kalau memang ini menjadi program pemerintah dan diwajibkan, sebaiknya dipersiapkan secara maksimal sejak awal. Jadi sekolah punya program khusus agar siswa lebih siap dan hasilnya bisa lebih optimal,” tegasnya.

Dinok juga mengaku, pada awal pelaksanaan TKA pihak sekolah sempat mengalami kendala penyesuaian karena informasi awal bersifat opsional. Namun dalam pelaksanaannya terdapat berbagai ketentuan tambahan sehingga sekolah harus bergerak cepat menyiapkan siswa.

Meski demikian, ia menegaskan sekolah tetap berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memperkuat potensi dan sumber daya yang dimiliki.

“Yang penting kita terus berusaha semaksimal mungkin. Sumber daya yang ada kita kuatkan agar siswa-siswi bisa lebih siap menghadapi tantangan pendidikan ke depan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Batang - Perayaan Hari Batik di Kabupaten Batang terasa berbeda karena memadukan keagungan karya batik khas Batang yakni Rifaiyah dengan kesejukan wisata alam Sikembang Park. Even Kenduri Batik dipilih sebagai media rasa syukur bagi para pembatik yang selama satu tahun, berjuang keras mengangkat nama dan karya Batik Rifaiyah hingga dikenal di kancah nasional.
17 Okt 2026 Jumadi 97
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan warisan budaya lokal. Lewat gelaran Kenduri Batik 2026 yang digelar di Destinasi Wisata Sikembang, Kabupaten Batang, Sabtu (17102026), Pemkab Batang memadukan konsep pelestarian alam, pemberdayaan UMKM, serta strategi "naik kelas" bagi para perajin batik.
17 Okt 2026 Jumadi 148
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Batang - Kenduri Batik yang menjadi salah satu agenda penting Pemkab dalam pelestarian batik khas Batang, memberikan dampak langsung secara ekonomi, dengan dibukanya bazar UMKM. Hal tersebut sebagai bukti Pemda memperhatikan keberlangsungan pergerakan roda ekonomi, terlebih dengan memanfaatkan kereweng sebagai alat tukar, menambah keunikan tersendiri, sehingga even spesial tersebut menghadirkan banyak pengunjung.
17 Okt 2026 Jumadi 101
Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses
Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses
Batang - Persiapan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Sembung, terus berlanjut. Material pasir dan agregat berupa campuran tanah serta batu mulai didatangkan untuk mendukung pengerjaan sasaran fisik program TMMD Kodim 0736Batang, dalam membangun jalan tembus ke KITB. Tumpukan material yang telah berada di lokasi menjadi bagian dari tahapan persiapan pembangunan jalan.
16 Okt 2026 Jumadi 145
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Batang Kabupaten Batang kembali mengukuhkan posisinya sebagai magnet investasi yang kian memikat. Hingga memasuki triwulan ketiga tahun 2026, laju penanaman modal di daerah ini melonjak tajam hingga berhasil melampaui target nasional yang ditetapkan.
16 Okt 2026 Jumadi 177
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Batang - Di tengah hamparan pepohonan jati yang mengering pada musim kemarau, Ratno, salah satu sesepuh Desa Sembung, tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan mencari rumput untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya. Berbekal sabit dan mengenakan caping sebagai pelindung dari terik matahari, ia menyusuri jalan desa menuju area yang biasa menjadi tempatnya mencari rumput, yang saat ini sedang diperbaiki menjadi jalan tembus ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
16 Okt 2026 Jumadi 143