Lulus 100 Persen, SMPN 2 Bandar Usul Perbaikan TKA di Batang

Rabu, 03 Juni 2026 Jumadi Dibaca 392 kali Teknologi
Lulus 100 Persen, SMPN 2 Bandar Usul Perbaikan TKA di Batang
Kepala Sekolah SMPN 2 Bandar Dinok Sudiami memberikan sambutan saat menmperingati Dies Natalis Ke-35 SMPN 2 Bandar, di halaman SMPN 2 Bandar, Kabupaten Batang.
Batang - Hasil rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP di Kabupaten Batang menjadi perhatian berbagai pihak. Pasalnya, rerata nilai Bahasa Indonesia tercatat berada di angka 60, sementara Matematika masih relatif rendah dengan rata-rata sekitar 40.

Batang - Hasil rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP di Kabupaten Batang menjadi perhatian berbagai pihak. Pasalnya, rerata nilai Bahasa Indonesia tercatat berada di angka 60, sementara Matematika masih relatif rendah dengan rata-rata sekitar 40.

Kepala SMPN 2 Bandar Dinok Sudiami menilai, evaluasi pelaksanaan TKA perlu dilakukan agar sekolah dan siswa dapat lebih siap menghadapi pelaksanaan tes pada tahun-tahun berikutnya. Hal tersebut disampaikan usai kegiatan Dies Natalis Ke-35 SMP Negeri 2 Bandar, di halaman SMPN 2 Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, pihak sekolah sebenarnya telah berupaya memberikan pembinaan dan pelatihan kepada siswa sebelum pelaksanaan TKA. Namun, hasil numerasi masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Anak-anak tidak langsung mengikuti TKA begitu saja, tetapi sudah kami latih dan bimbing. Namun untuk numerasi memang hasilnya masih kurang maksimal,” jelasnya.

Dinok menyebut, kondisi rendahnya nilai numerasi tidak hanya dialami sekolahnya, tetapi juga terjadi di sejumlah sekolah lain. Di SMPN 2 Bandar, capaian tertinggi numerasi masih berada di angka 60, sedangkan nilai literasi mencapai 96,67.

“Kami melihat numerasi ini menjadi tantangan hampir di semua sekolah. Karena itu perlu ada evaluasi bersama agar hasilnya lebih baik,” ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah dapat memberikan kepastian kebijakan terkait TKA apabila nantinya dijadikan program wajib atau pengganti sistem evaluasi nasional sebelumnya. Dengan kepastian tersebut, sekolah dapat menyusun program persiapan yang lebih matang.

“Kalau memang ini menjadi program pemerintah dan diwajibkan, sebaiknya dipersiapkan secara maksimal sejak awal. Jadi sekolah punya program khusus agar siswa lebih siap dan hasilnya bisa lebih optimal,” tegasnya.

Dinok juga mengaku, pada awal pelaksanaan TKA pihak sekolah sempat mengalami kendala penyesuaian karena informasi awal bersifat opsional. Namun dalam pelaksanaannya terdapat berbagai ketentuan tambahan sehingga sekolah harus bergerak cepat menyiapkan siswa.

Meski demikian, ia menegaskan sekolah tetap berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memperkuat potensi dan sumber daya yang dimiliki.

“Yang penting kita terus berusaha semaksimal mungkin. Sumber daya yang ada kita kuatkan agar siswa-siswi bisa lebih siap menghadapi tantangan pendidikan ke depan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 329
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 287
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 267
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 354
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 400
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 371