Batang - Bupati Batang Wihaji memimpin apel gelar pasukan, untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi Plikades yang akan dilaksanakan serentak pada 205 desa, yang diharapkan berjalan dengan jujur, adil, beradab dan bermartabat, di halaman Mapolres Batang, Senin (23/9/2019).
Bupati Wihaji usai menyematkan pita kepada anggota Kodim, Polres dan Linmas, sebagai tanda kesiapan untuk mengamankan jalannya kampanye mengatakan, semua unsur sekiranya dapat bersinergi mengawal dan menjaga kondusivitas wilayah masing-masing.
Saya ucapkan terima kasih kepada Kapolres, Dandim dan seluruh unsur Forkopimda yang terlibat dalam proses tahapan ini,†ungkap Bupati.
Bupati meminta agar Danramil, Kapolsek hingga camat selalu melaporkan informasi terbaru, sehingga mengetahui perkembangan dalam Pilkades Serentak di Kabupaten Batang.
“Saya pun akan terus memantau jalannya proses Pilkades Serentak untuk beberapa hari ke depan hingga pelaksanaannya 29 September mendatang,†tandasnya.
Sebagai bentuk dukungan dari Polres Batang, terhadap jalannya proses berdemokrasi yang bersih di desa-desa yang melaksanakan Pilkades Serentak, maka Kapolres Batang AKBP Edi S. Sinulingga, membentuk Satuan Tugas Anti Botoh yang berupaya sekuat tenaga untuk memerangi apabila terjadi politik uang.
“Polres bersama Forkopimda akan mendorong gerakan moral untuk pelaksanaan Pilkades yang bebas dari politik uang,†ujarnya.
Dalam proses pengamanan, Polres Batang menyiapkan 1.300 personil, terdiri Polres Batang 420, Brimob 100, Dalmas Polda 100, Polres Kendal 90, Polres Pekalongan 90, Polres Pekalongan Kota 90, Polres Pemalang 90, Polres Tegal Kota 90, Polres Brebes 70 dan Polres Tegal 60 personil. (MC Batang, Jateng/Heri)