Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama

Rabu, 29 April 2026 Jumadi Dibaca 492 kali Seni dan Budaya
Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama
Ketua Dekranasda Batang Faelasufa Faiz (kanan), menyampaikan sambutan saat workshop pelestarian di Joglomberan, Kabupaten Batang.
Batang - Upaya pelestarian Batik Rifaiyah sebagai warisan budaya khas Kabupaten Batang terus diperkuat. Melalui kolaborasi pegiat literasi dan komunitas Batik Rifaiyah, workshop pelestarian digelar di Joglomberan, Kabupaten Batang, Rabu (2942026).

Batang - Upaya pelestarian Batik Rifaiyah sebagai warisan budaya khas Kabupaten Batang terus diperkuat. Melalui kolaborasi pegiat literasi dan komunitas Batik Rifaiyah, workshop pelestarian digelar di Joglomberan, Kabupaten Batang, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat regenerasi pembatik sekaligus menjaga eksistensi Batik Rifaiyah yang dikenal memiliki nilai religius dan sejarah panjang.

Workshop tersebut mempertemukan para perajin, pegiat budaya, hingga pemerintah daerah guna merumuskan strategi pelestarian. Pasalnya, Batik Rifaiyah dinilai berada pada kondisi rawan akibat minimnya regenerasi serta mulai hilangnya sejumlah motif tradisional.

Penggiat Batik Rifaiyah Miftakhutin menyampaikan, apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap keberlangsungan batik tersebut. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar Batik Rifaiyah tetap bertahan dan berkembang.

“Dukungan dari berbagai pihak menjadi semangat baru bagi kami. Ke depan, kami akan terus menguatkan konsolidasi internal komunitas agar para pembatik tetap semangat berkarya. Keseimbangan antara dukungan eksternal dan kekuatan internal komunitas menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi Batik Rifaiyah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Deskranasda) Batang Faelasufa Faiz menilai Batik Rifaiyah memiliki keunikan tersendiri, terutama dari sisi proses pembuatan yang sarat nilai spiritual.

“Batik Rifaiyah dibuat sambil melantunkan selawat dari awal hingga akhir proses. Ini menjadi ciri khas yang tidak dimiliki batik lainnya. Meski keberadaannya telah berusia lebih dari satu abad, Batik Rifaiyah baru dikenal luas di pasar sekitar tahun 2010-an, sehingga masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” terangnya.

Namun demikian, ia mengungkapkan adanya ancaman terhadap keberlangsungan motif Batik Rifaiyah. Dari sekitar 24 motif yang tercatat pada awal tahun 2000-an, kini hanya tersisa sekitar 16 motif.

“Banyak motif hilang, karena para pembatik sepuh yang menguasainya telah meninggal dunia tanpa adanya regenerasi,” ungkapnya.

Sebagai bentuk komitmen pelestarian, Dekranasda bersama Pemkab Batang telah mengalokasikan anggaran untuk dokumentasi motif serta mendorong promosi melalui berbagai pameran, termasuk tingkat nasional seperti Inacraft. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan nilai ekonomi Batik Rifaiyah agar mampu menarik minat generasi muda.

“Kalau nilai ekonominya meningkat, generasi muda akan melihat bahwa membatik juga bisa menjadi sumber penghidupan yang menjanjikan,” tegasnya.

Faelasufa juga mendorong keterbukaan dalam proses regenerasi, termasuk memberikan kesempatan kepada masyarakat di luar komunitas Rifaiyah untuk mempelajari teknik membatik.

“Workshop ini diharapkan, menjadi momentum awal penguatan kolaborasi antara komunitas, pegiat budaya, dan pemerintah daerah dalam menjaga Batik Rifaiyah sebagai identitas budaya Kabupaten Batang agar tetap lestari dan dikenal oleh generasi mendatang,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/ Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 32
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 32
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 35
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 46
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 111
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
12 Jun 2026 Jumadi 137