Batang - Kumuhnya pertokoaan di Kota Batang rupanya menjadi pekerjaan rumah yang cukup berat bagi Bupati Batang Wihaji, pasalnya kota yang dilalui jalan nasional Pantura terbentur dengan kepemilikan jalan.
"Jalan Sudirman Batang menjadi kritik masayarakat yang harus dibenahi agar Kota Batang tampak Indah, memang ramai tapi terkesan kumuh," kata Bupati Batang Wihaji saat susur Kota Batang di Jalan Sudirman Kabupaten Batang, Sabtu (21/9/2019).
Oleh karena itu, lanjutnya, karena Jalan Sudirman statusnya merupakan jalan nasional, maka Pemkab akan meminta 1,8 km jalan tersebut menjadi jalan Kabupaten agar Pemkab lebih leluasa menata jalan.
"Salah satu masalah kumuh pertokoan Jalan Sudirman, karena pemilik tokonya sudah tidak ada di tempat, dan sepinya pengunjung diakibatkan minimnya lahan parkir," imbuhnya.
Menurut Bupati, Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang telah melayangkan surat ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah menyetujui permintaannya, tinggal menunggu pemerintah pusat.
"Kalau Pemerintah pusat menyetujui permintaan pengelolaan jalan dialihkan Pemkab, tahun depan siap kita bangun jalan, trotoar, dan taman pemisah jalan.
Ia menerangkan Pemkab juga akan mengundang pemilik toko yang berada di Jalan Sudirman, untuk segera merenovasinya agar tidak terkesan kumuh, kalaupun tidak merenovasi Pemkab siap mengecatnya agar terlihat indah. (Humas Batang, Jateng/Edo)