Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Batang melaunching sistem pemantau kesehatan pegawai, Pos Pembinaan Terpadu Disiplin cek kesehatan, Atur pola pikir positif, Tindaklanjuti keluhan dan Amalkan gaya hidup sehat (POSBINDU DATA), sebagai upaya untuk memastikan kesuksesan Sensus Penduduk 2020.
“Posbindu ini akan secara rutin memantau kesehatan para pegawai dan petugas sensus, sehingga mereka tetap bersemangat dan terlindung saat bertugas,†tutur Kepala BPS Batang, Tina Wahyufitri, di aula BPS Kabupaten Batang, Rabu (28/8/2019).
Ia menerangkan, beberapa hal yang dicermati yakni berat badan, lingkar perut, tekanan darah, gula darah, kolesterol dan asam urat. Pihaknya mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas, dalam bentuk pelatihan pemeriksaan kesehatan sebagai kader Posbindu.
“Dinas Kesehatan juga meminjamkan alat-alat untuk mengecek dan memantau kesehatan pegawai. Selama tiga bulan ke depan, kami mendapatkan pemantauan dari petugas kesehatan dari Puskesmas Batang III, nantinya setelah BPS memiliki alat pemantau kesehatan sendiri, maka pemeriksaan dapat dilakukan secara mandiri,†jelasnya.
Posbindu merupakan langkah mitigasi dari resiko gangguan kesehatan pegawai, maka resiko itu nantinya dapat ditekan, sehingga meminimalisir timbulnya penyakit tidak menular (PTM).
“Jika ada keluhan kesehatan segera lakukan pemeriksaan, agar resiko dapat dikurangi,†ungkapnya.
Dengan adanya pengecekan kesehatan ini, Tina berpendapat sebagai bentuk persiapan pegawai BPS, dalam menghadapi Sensus Penduduk 2020.
Sementara itu, Kasi P2PTM Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Joko Prasetyo menambahkan, Posbindu di BPS merupakan cara deteksi dini terhadap PTM, yang dapat muncul karena pola hidup tidak sehat dan faktor kesibukan yang berlebihan.
“Faktor resiko yang dapat dideteksi dini antara lain : tekanan darah tinggi, diabetes dan obesitas,†katanya.
Ia menyampaikan para kader Posbindu dari BPS telah diberikan pelatihan tentang cara pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut, tekanan darah, kolesterol dan asam urat secara digital.
“Para pegawai BPS harus mempunyai kondisi tubuh yang sehat dan bugar, sehingga dapat memberikan pelayanan sensus kepada masyarakat dengan maksimal,†pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri)