BPS Batang Survei Disdukcapil untuk Mengetahui Persepsi Anti Korupsi

Senin, 26 Agustus 2019 Jumadi Dibaca 972 kali Pemerintahan
BPS Batang Survei Disdukcapil untuk Mengetahui Persepsi Anti Korupsi

Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) bekerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB RI) untuk mengetahui indeks kualitas pelayanan publik dan persepsi anti korupsi dengan menggelar survei di beberapa Organisasi Perangkat Daerah yang memberikan pelayanan publik.

Salah satunya adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang lebih menitikberatkan pada pelayanan Kartu Identitas Anak(KIA), Surat Pindah Data dan Akta Kelahiran.

Ditemui usai mendampingi Survei Hasil Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (SHPRB), di Kantor Disdukcapil Kabupaten Batang, Senin (26/8/2019), Kepala BPS Batang Tina Wahyufitri mengemukakan, survei ini bentuk upaya KemenPAN-RB RI dalam mengukur kualitas pelayanan publik dan budaya anti korupsi. 

Responden survei ini langsung tertuju kepada masyarakat yang mengakses pelayanan publik. Survei ini diharapkan oleh Tina dapat memberikan masukan bagi Pemerintah Pusat dan lokus-lokus untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan publiknya. 

“Inti dari survei ini agar bisa menekan angka perilaku korupsi atau persepsi anti korupsinya dapat ditingkatkan,” tegasnya.

Lokus (tempat) yang ditentukan oleh KemenPAN-RB di Kabupaten Batang yaitu Disdukcapil , Rumah Tahanan, DPMPTSP, Polres dan RSUD. Seluruh dokumen SHPRB akan dientri, diverifikasi dan discan secara online pada website SHPRB KemenPAN-RB, serta dokumen berupa hardcopy akan dikirimkan ke KemenPAN-RB.

Salah satu warga yang dilakukan survei, Rachel Naftalia yang sedang mengurus Surat Pindah Data menuturkan, selama proses pengurusan surat pindah dari Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes ke Desa Cepoko Kuning Batang, hanya membutuhkan waktu 45 menit. 

“Di sini nggak ada pungutan liar maupun biaya-biaya tambahan lainnya dan sesuai prosedur juga, insya Allah aman dari tindak pidana korupsi,” ungkapnya.

Rachel sempat mengalami sedikit kendala akibat KTP-el yang ditarik oleh Disdukcapil Kabupaten Brebes. Sementara secara peraturan undang-undang, saat mengurus surat pindah harus menyertakan KTP-el. 

“Namun secara cepat pihak Polsek Batang menerbitkan surat keterangan bahwa KTP-el sudah ditarik oleh Disdukcapil Kabupaten Brebes, untuk mempermudah pembuatan Kartu Keluarga dan KTP-el di Kabupaten Batang,” terangnya.

Rachel mengharapkan, semua data sipil ke depan harus terintegerasi dengan baik oleh Disdukcapil.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Batang, M. Abdul Rahman selalu siap membantu survei dari BPS Batang. “Setelah disurvei diharapkan merupakan hasil sebenarnya, yang sudah kami lakukan selama ini,” pintanya.

Sebagai langkah nyata pemberantasan korupsi, Abdul Rahman menekankan semua pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dengan bebas dari pungutan liar. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

TP PKK Batang Kunjungi dan Monitoring Desa Binaan TP PKK Batang Kunjungi dan Monitoring Desa Binaan
TP PKK Batang Kunjungi dan Monitoring Desa Binaan
Batang - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di berbagai wilayah secara intensif menggelar pembinaan dan monitoring desa binaan untuk meningkatkan pengelolaan 10 Program Pokok PKK.
29 Apr 2026 Jumadi 64
Melaju Pesat, Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp3,88 Triliun Melaju Pesat, Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp3,88 Triliun
Melaju Pesat, Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp3,88 Triliun
Batang Realisasi investasi triwulan I tahun 2026 di Kabupaten Batang mencatatkan hasil gemilang dengan menduduki posisi nomor satu di Jawa Tengah. Nilai investasinya mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp3,88 triliun.
29 Apr 2026 Jumadi 121
Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama
Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama
Batang - Upaya pelestarian Batik Rifaiyah sebagai warisan budaya khas Kabupaten Batang terus diperkuat. Melalui kolaborasi pegiat literasi dan komunitas Batik Rifaiyah, workshop pelestarian digelar di Joglomberan, Kabupaten Batang, Rabu (2942026).
29 Apr 2026 Jumadi 64
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 156
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Batang - Inovasi kemasan ramah lingkungan bertajuk Lumiseed karya Anisa Fitriani dan Febriana Arsi Az-Zahra menjadi salah satu yang mencuri perhatian dalam ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 101
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang sekaligus praktisi Faelasufa Faiz mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 80