Polres Batang Gelar Workshop Penanggulangan PGOT

Senin, 12 Agustus 2019 Jumadi Dibaca 663 kali Pemerintahan
Polres Batang Gelar Workshop Penanggulangan PGOT

Batang - Peduli penanganan masalah Pengemis, Gelandangan, Orang terlantar, Perempuan dan Anak (PGOT) yang ada di wilayah Kabupaten Batang, Jajaran Kepolisian Resor Batang, Polda Jawa Tengah menggelar Workshop penanggulangan PGOT dengan menggandeng Satpol PP dan Dinas Sosial Kabupaten Batang di Rupatama Mapolres setempat, Senin (12/8/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Batang yang diwakili Kasat Binmas AKP Akhmad Almunasifi, SH., Kasatpol PP Kabupaten Batang Ir. Sugihanto Joko Purnomo, Ka Dinsos yang diwakili Anwar Sanusi, Para Kanit Binmas Polsek jajaran, Anggota Sabhara, Anggota Satpol PP, Anggota Damkar, Anggota Sat Binmas. 

Kasatpol PP Ir. Sugihanto Joko Purnomo mengatakan kegiatan yang dilakukan Polres Batang peduli bisa dijadikan contoh, saya sangat terinspirasi dengan kegiatan sosial seperti ini.

“Dalam kesempatan pertama, saya akan laporkan kepada Bupati agar bisa dicontoh kegiatan yang dilakukan oleh jajaran Polres Batang dan bisa ditindak lanjuti," ujarnya.

Lebih lanjut Kasat Pol PP menjelaskan, permasalahan PGOT adalah masalah kita bersama yang harus kita carikan solusi. Ia sangat setuju dengan giat yang dilaksanakan oleh Polres Batang.

"Melalui forum seperti ini akan tercapai gagasan yang bisa memberikan pencerahan dan solusi perihal penanganan masalah PGOT di Kabupaten Batang ini," katanya.

Ia juga mengatakan, perihal Pengamen jalanan yang selalu mangkal di tiap-tiap perempatan semestinya harus bisa ditangani dengan wadah tersendiri dengan menyalurkan bakat mereka. Bukannya dipinggir jalan dan meminta uang kepada para pengguna jalan melainkan bisa berkarya dan berkreasi sesuai bakat yang dimilikinya.

"Workshop seperti ini, kedepan bisa dilaksanakan kembali di tingkat Forkopimda agar Pimpinan bisa mengambil kebijakan tentang penanganan PGOT," jelasnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang yang diwakili Anwar Sanusi mengatakan, untuk permasalahan PGOT (Pengemis, Gelandangan, Orang Terlantar, Perempuan dan Anak) memang sudah ada Perda yang mengaturnya, yakni Perda no. 2 tahun 2017 tentang PGOT.

Menurutnya, Dinsos Kabupaten Batang dalam menangani PGOT terkendala oleh minimnya anggaran, sehingga menjadi kendala dalam memberikan pelayanan kepada para PGOT.

“Makanya kalau Sat Pol PP dan Polres melaksanakan razia PGOT kami kesulitan mau dibawa kemana mereka dengan adanya anggaran yang terbatas," ungkapnya.

Kendati demikian, dengan anggaran yang minim Dinsos berupaya dan bekerja dengan sungguh-sungguh agar bisa melayani mereka sehingga wilayah Batang ini bisa aman, tertib dan nyaman.

Senada, Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga melalui Kasat Binmas Polres Batang AKP Akhmad Almunasifi mengatakan, penanganan PGOT di wilayah hukum Polres Batang, terutama di wilayah perkotaan merupakan tugas kita bersama. Maka, Polres Batang bersama Satpol PP Kabupaten dan Dinsos terus berupaya menangani dan peduli masalah ini.

"Agar di Kabupaten Batang bisa lebih baik, aman, bersih dan indah. Sesuai dengan apa yang menjadi harapan Bupati Batang dimana destinasi wisata yang lagi gencar – gencarnya di promosikan, dan pembangun serta penataan wajah kota yang sedang dilakukan dengan harapan mampu menarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara datang ke Batang,"  jelasnya.

Terobosan kreatif Polres Batang peduli merupakan salah satu upaya yang dilakukan Polres Batang membantu meringankan beban hidup terhadap warga kurang mampu, orang tua dan anak anak terlantar.

"Jika dikelola dengan baik dan bersungguh – sungguh, terbukti sangat bermanfaat bagi mereka," ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan Workshop ini dilaksanakan untuk mencari solusi bagaimana penanganan PGOT diwilayah Kabupaten Batang, agar berjalan dengan baik dan berhasil tanpa ada masalah yang timbul. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

TP PKK Batang Kunjungi dan Monitoring Desa Binaan TP PKK Batang Kunjungi dan Monitoring Desa Binaan
TP PKK Batang Kunjungi dan Monitoring Desa Binaan
Batang - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di berbagai wilayah secara intensif menggelar pembinaan dan monitoring desa binaan untuk meningkatkan pengelolaan 10 Program Pokok PKK.
29 Apr 2026 Jumadi 67
Melaju Pesat, Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp3,88 Triliun Melaju Pesat, Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp3,88 Triliun
Melaju Pesat, Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp3,88 Triliun
Batang Realisasi investasi triwulan I tahun 2026 di Kabupaten Batang mencatatkan hasil gemilang dengan menduduki posisi nomor satu di Jawa Tengah. Nilai investasinya mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp3,88 triliun.
29 Apr 2026 Jumadi 126
Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama
Pegiat Literasi dan Pemkab Batang Dorong Penyelamatan Batik Rifaiyah, Regenerasi Jadi Fokus Utama
Batang - Upaya pelestarian Batik Rifaiyah sebagai warisan budaya khas Kabupaten Batang terus diperkuat. Melalui kolaborasi pegiat literasi dan komunitas Batik Rifaiyah, workshop pelestarian digelar di Joglomberan, Kabupaten Batang, Rabu (2942026).
29 Apr 2026 Jumadi 64
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Pemkab Batang Gelar Lomba Krenova 2026, Dorong Inovasi Ketahanan Pangan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 156
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Inovasi Lumiseed Curi Perhatian, Ubah Limbah Pertanian Jadi Kemasan Ramah Lingkungan
Batang - Inovasi kemasan ramah lingkungan bertajuk Lumiseed karya Anisa Fitriani dan Febriana Arsi Az-Zahra menjadi salah satu yang mencuri perhatian dalam ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 102
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Faelasufa Apresiasi Krenova 2026 Batang, Dorong Inovasi Lokal Siap Dipasarkan
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang sekaligus praktisi Faelasufa Faiz mengapresiasi pelaksanaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2842026).
28 Apr 2026 Jumadi 80