Batang - Dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dan peningkatan peran serta masyarakat dalam konservasi lingkungan, Organisasi Masyarakat Akar Angin melakukan penanaman 10.000 pohon mangrove di Pantai Sicepit, Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang, Sabtu (3/8/2019).
Kegiatan ini dalam rangka Hari Mangrove Se-Dunia Penanaman Mangrove 10.000 Pohon dengan tema “salam lestari mangrove untuk negeri, keadaan terkini dan tantangan ke depan demi penyelamatan kawasan pesisir.
Bupati Batang Wihaji mengatakan peringatan Hari Mangrove bukan hanya bertujuan menanam bakau, namun juga bentuk kepedulian masyarakat sekitar dengan pemberdayaan.
“Kami ingin kegiatan yang dilakukan ini selain bermanfaat untuk lingkungan juga bermanfaat bagi warga sekitar, ada tiga poin yang digaungkan, kerelawanan, pemberdayaan, dan pelestarian, serta kegiatan yang unik-unik dapat dilaksanakan,†jelasnya.
Selama ini yang diketahui masyarakat tentang relawan adalah orang yang ada berada di lokasi bencana saja, lanjutnya, padahal relawan itu banyak bidang dan kegiatannya, sehingga kegiatan ini tidak hanya menanam pohon selesai begitu saja, tetapi juga harus dilestarikan serta dirawat secara bersama-sama.
Setelah acara Peringatan Hari Mangrove se-Dunia para komunitas mengajak menyisir pesisir untuk melakukan penanaman dan bersih pantai, dan kegiatan ditutup dengan makan bersama. (MC Batang, Jateng/Jumadi)