Bupati Batang Tegaskan Pilkades Tanpa Money Politik

Kamis, 01 Agustus 2019 Jumadi Dibaca 771 kali Pemerintahan
Bupati Batang Tegaskan Pilkades Tanpa Money Politik

Batang - Kabupaten Batang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada 29 September 2019 mendatang. Pilkades serentak diikuti oleh 206 desa, dari jumlah ini Bupati Batang Wihaji meminta minimal ada 5 desa tanpa money politik. 

"Target minimal kita lima desa, tapi diharapkan bisa lebih banyak lagi," kata Bupati Batang Wihaji usai Rapat Koordinasi Persiapan Pilkades di Aula Kantor Bupati Batang, Kamis (1/8/2019). 

Oleh karena itu, lanjutnya, untuk menjaga stabilitas keamanan dan kondusifitas pelaksanaan Pilkades bisa berjalan dengan baik, maka harus ada koordinasi antar instansi ataupun Forum Koordinasi Pimpinan Daerah hingga level kecamatan dan desa. 

"Ini untuk memberikan kepastian, permasalahan sekecil apapun bisa dicarikan solusinya dari tahapan Pilkades sampai proses pencalonan, penetapan calon, sampai dengan pelaksanaan pemilihan dan penetapan pemenang," jelasnya. 

Ia menyampaikan koordinasi dan komunikasi harus terus dilaksanakan baik secara formal maupun nonformal untuk mencari titik celah apabila regulasi yang belum kita siapkan ada solusinya. 

Daam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang Imam Teguh Rahardjo, mengatakan yang terpenting dari Pelaksanaan Pilkades serentak yaitu antisipasi konflik sejak dini agar kondusifitas wilayah terjaga.

"Saya harap Pilkades serentak ini berlangsung secara arif dan bijak. Jangan sampai menimbulkan kerugian bagi kita semua," harapnya

Ia pun meminta dalam pilkades serentak ini, panitia pemilihan harus menyesuaikan dengan aturan yang ada, pastikan  warga yang sudah memiliki hak pilihnya masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan berpedoman pada teknis pelaksanaan Pilkades, sehingga tidak timbul permasalahan.

Sementara, Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga, meminta agar koordinasi untuk segera dilaksanakan antara Pemda, Polres, Kodim dan Kejaksaan untuk menjamin keamanan wilayah di Kabupaten Batang. 

"Koordinasi penting untuk membahas dan mengkonsep pelaksanaan Pilkades serentak, karena waktu kita sangat singkat," pintanya.

Dijelaskan pula bahwa kesuksesan Pilkades serentak Pemkab Batang ini adalah tugas, jangan sampai ada permasalahan yang berujung pada konflik. Sehingga, harus diantisipasi sedini mungkin. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Batang Agung Wisnu Barata mengatakan bahwa yang mengajukan secara lisan Pilkades tanpa money politik ada enam desa.

"Dari enam desa meliputi Kecamatan Wonotunggal Desa Kreo, Sodong, Kecamatan Tulis Desa Siberuk, Kecamatan Subah Kemiri Barat, Kecamatan Gringsing Desa Yosorejo, Kecamatan Reban Desa Reban," terangnya. 

Dijelaskan dalam aturan perundang - undangan ataupun regulasi Pilkades memang belum ada yang mengatur larangan money politik, namun demikian akan kita kordinasikan dan komunikasikan dengan penegak hukum. (Humas Batang, Jateng/Edo)


Berita Lainnya

Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 90
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 202
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 168
Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang
Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Batang hari itu terasa berbeda. Di antara deretan materi adaptasi sekolah, terselip sebuah edukasi krusial yang bakal menentukan masa depan generasi penerus: pengenalan tentang penyakit kelainan darah genetik, talasemia. Bagi sebagian besar pelajar, istilah ini terdengar asing. Namun, lewat pendekatan yang interaktif, suasana kelas justru hidup dengan rentetan pertanyaan dari para siswa yang penasaran.
16 Jul 2026 Jumadi 55
Cegah Thalasemia, POPTI Batang Sosialisasi di Momen MPLS Cegah Thalasemia, POPTI Batang Sosialisasi di Momen MPLS
Cegah Thalasemia, POPTI Batang Sosialisasi di Momen MPLS
Batang - Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalasemia Indonesia (POPTI) Batang kembali menggencarkan sosialisasi pencegahan Thalasemia, menyasar para peserta didik baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sosialisasi dilakukan secara intensif kepada pelajar SMA yang sering kali mulai tertarik lawan jenis, agar di masa depan dapat menemukan pasangan hidup yang tepat, sekaligus sebagai upaya mewujudkan Batang Zero Thalasemia.
16 Jul 2026 Jumadi 63
Kukuhkan Polres Batang jadi Polresta, Kapolda Jateng Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik Kukuhkan Polres Batang jadi Polresta, Kapolda Jateng Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Kukuhkan Polres Batang jadi Polresta, Kapolda Jateng Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
Batang Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo resmi mengukuhkan status Polres Batang menjadi Polresta Batang melalui upacara resmi di halaman Polresta Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1672026).
16 Jul 2026 Jumadi 80