Finalis Duta Wisata Wajib Mempromosikan Obyek Wisata Unggulan Batang

Kamis, 25 Juli 2019 Jumadi Dibaca 920 kali Pariwisata
Finalis Duta Wisata Wajib Mempromosikan Obyek Wisata Unggulan Batang

Batang - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang mewajibkan 30 Finalis Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Batang mengetahui obyek-obyek wisata unggulan, sekaligus mempromosikannya untuk mendukung visi misi Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Suyono “Visit Batang Year 2022, Heaven of Asia”.

Dalam masa karantina, di Hotel Sendang Sari Kabupaten Batang, Kamis (25/7/2019), Sekretaris Disparpora Kabupaten Batang, Suprayitno mengatakan, para calon Duta Wisata dikenalkan dengan program wisata unggulan yang disebut “Empat Si”.

“Yaitu Sikembang, Sigandu, Silurah dan Sikuping,” katanya. 

Menuju Malam Grand Final Mas dan Mbak Duta Wisata Batang 2019, Disparpora melakukan serangkaian persiapan dari berbagai pelatihan, pengarahan, outbond dan apresiasi seni. Disamping itu, para finalis juga dikenalkan tentang budaya dan adat istiadat yang ada di Kabupaten Batang, cara bertata busana yang baik dan rapi, serta sosialisasi dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batang agar terhindar dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Suprayitno menerangkan, tahapan yang telah dilalui oleh para peserta hingga tersaring menjadi 30 finalis. Antara lain : seleksi administrasi dan wawancara, serta memasuki tahapan karantina selama tiga hari berturut-turut 22-24 Juli.

“Dalam karantina itu akan dinilai tentang unggah-ungguh (sopan santun), keakraban dengan peserta lainnya,” terangnya.

Pria yang akrab disapa Pak Nano ini juga berpesan agar pemenang Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Batang, dapat mengemban visi misi Bupati Wihaji dan mempromosikan Kabupaten Batang, baik di tingkat provinsi, nasional maupun asia.

Sementara itu, Mas Duta Wisata 2018, Bagus Hadi Panuntun mengharapkan kepada Mas dan Mbak Duta Wisata 2019, bahkan semua finalis dapat berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Batang. 

“Duta Wisata merupakan ujung tombak dari program Pemerintah Kabupaten Batang menuju Batang Heaven of Asia di tahun 2022, sehingga besar harapan kami agar Duta Wisata 2019 bisa mempromosikan segala potensi Kabupaten Batang di kancah provinsi, nasional bahkan asia,” harapnya.

Ditemui di tempat yang sama, salah satu Finalis Duta Wisata, Sri Rezeki dari Desa Selopajang Kecamatan Blado mengutarakan, selama tiga hari mengikuti proses karantina merasa senang karena mendapat banyak pengalaman dan ilmu dari para pelatih dan Duta Wisata 2018.

“Dengan kelebihannya dalam berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, ingin berkontribusi untuk Kabupaten Batang yang lebih baik. Selain itu saya juga unggul di bidang pengetahuan umum dan sering mengikuti kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pariwisata serta mengikuti berbagai perlombaan,” jelasnya.

Ia memandang Duta Wisata itu sosok publik figur yang merupakan citra Kabupaten Batang, khususnya di bidang pariwisata. Sehingga jika nanti saya terpilih, harapannya bisa menjadi sosok di garda terdepan yang bisa mempromosikan pariwisata Kabupaten Batang secara menyeluruh dari lokal hingga internasional.

“Untuk generasi muda Kabupaten Batang jangan pernah berhenti untuk bermimpi dan teruslah berani berpikir ke depan, karena ide sebagus apapun kalau kita hanya bungkam, tidak akan pernah didengar orang lain,” katanya.

Malam Grand Final Duta Wisata digelar pada Kamis malam di Hotel Sendang Sari Batang dan akan dihadiri langsung oleh Bupati Batang Wihaji. Para finalis akan berusaha semaksimal mungkin memikat perhatian dewan juri dengan menjawab pertanyaan yang diajukan termasuk dari Bupati sendiri dan menunjukkan potensi maupun bakat yang dimiliki agar lolos menjadi Mas dan Mbak Duta Wisata 2019. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 74
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 122
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 127
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 76
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 37
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 44