Batang Menyandang KLA dengan Kategori Pratama

Selasa, 23 Juli 2019 Jumadi Dibaca 745 kali Pemerintahan
Batang Menyandang KLA dengan Kategori Pratama

Batang - Setelah dilakukan penilaian oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen PPPA RI) beberapa waktu lalu bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional, akhirnya Kabupaten Batang menyandang sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan kategori Pratama di Kota Makassar Sulawesi Selatan, Selasa (23/7/2019).

Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri PPPA RI Yohana Yembise kepada Bupati Batang Wihaji, yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang, Muchlasin.

Muchlasin mengutarakan, terdapat beberapa poin yang memenuhi ketentuan penilaian yaitu secara kelembagaan sudah dikeluarkannya Peraturan Daerah, berhubungan dengan kegiatan-kegiatan KLA. Di bidang kesejahteraan, Dinas Kesehatan sudah menyediakan Puskesmas Ramah Anak, yang aman dan nyaman untuk pelayanan terhadap anak, terdapat ruang bermain anak serta tempat beristirahat. 

Disediakan pula sarana prasarana penunjang seperti jalan khusus bagi disabilitas dan anak, agar mereka merasa nyaman. Semua itu ditujukan kepada anak, agar mereka tidak merasa tidak diperhatikan.

“Berdasarkan penilaian Kabupaten Batang memang lebih unggul di Puskesmas Ramah Anak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Muchlasin memaparkan, di bidang pendidikan, Kabupaten Batang pun memiliki Sekolah Ramah Anak. Di dalamnya telah terdapat ruang mandi cuci kakus (MCK) yang dibedakan antara kamar mandi untuk laki-laki dan perempuan. 

“Kamar mandi untuk laki-laki dan perempuan sudah dipisah, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Ia menambahkan, penghargaan ini bukan semata-mata menjadi tujuan akhir kita, melainkan tujuan utamanya adalah memberikan hak-hak pelayanan terhadap anak, termasuk menyediakan kawasan tanpa rokok bagi mereka.

“Penghargaan lain yang juga diraih Kabupaten Batang adalah Penghargaan Pembina Forum Anak Kabupaten/Kota Terbaik. Hal ini pun merupakan sesuatu yang sangat mengejutkan dan bahkan di luar perkiraan semua pihak,” ujarnya.

Menurut tim penilai, Kabupaten Batang telah aktif mengikutsertakan anak dalam setiap kegiatan perencanaan pembangunan seperti Musrenbang di tingkat kabupaten maupun daerah.

Mendengar kabar bahwa Kabupaten Batang meraih Penghargaan KLA dan Forum Anak, Ketua Forum Anak Batang, Neskariah ikut merasa bahagia, karena selama ini Forum Anak selalu dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan di kegiatan Musrenbang. 

“Kegiatan ini saya harap tidak berhenti sampai pada penghargaan saja, tetapi ada keberlanjutan dalam pemenuhan hak-hak anak,” pintanya.

Selain itu, lanjutnya, ternyata Forum Anak juga memperoleh penghargaan dari Kemen PPPA RI, karena dinilai seluruh kegiatannya mampu menambah nilai tersendiri dan penghargaan bagi kami.

“Sebagai seorang anak, kami mempunyai hak untuk hidup dengan damai, bersekolah dengan nyaman, bermain penuh keriangan dan mendapat perlindungan dari orang tua serta masyarakat di lingkungan sekitar,” tutur siswi kelas XII SMAN 2 Batang. 

Mengenai fasilitas ramah anak, menurutnya di Kabupaten Batang sudah ada, namun dari segi pengamanan dan kebersihannya belum terjaga serta terlindungi secara optimal. 

“Contohnya keberadaan Hutan Kota Rajawali harus ada yang menjaga dan melarang orang-orang dewasa merokok di sana atau memberikan pengawasan terhadap pihak-pihak yang ingin melakukan perbuatan bersifat menjerumuskan anak,” tegasnya.

Ia mengharapkan, seluruh instansi pemerintah dan pendidikan mendukungan terhadap keberadaan Forum Anak dan memberikan hak anak secara maksimal serta mendengarkan suara hati anak Batang. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Batang Suasana Car Free Day (CFD) di Kabupaten Batang semakin semarak dengan kehadiran Forum Anak yang menggelar kegiatan pengenalan permainan tradisional kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Kegiatan ini bertujuan mengajak generasi muda mengenal kembali permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus alternatif aktivitas yang sehat, edukatif, dan menyenangkan.
12 Jul 2026 Jumadi 114
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
SE26, BPS Batang Mendata Nenek Usia 100 Tahun
Batang - Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) di Kabupaten Batang menghadirkan kisah menarik. Saat melakukan pendataan di Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menemukan seorang warga lanjut usia bernama Supiyah yang telah berusia 100 tahun 1 bulan 19 hari dan masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan mandiri.
10 Jul 2026 Jumadi 935
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 244
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Capai 80 Persen Pekerja, Disnaker Batang Terus Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Batang Pemerintah Kabupaten Batang terus memperkuat tata kelola ketenagakerjaan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui kebijakan yang mendorong penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memastikan proses rekrutmen berlangsung transparan dan akuntabel.
10 Jul 2026 Jumadi 221
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Pariwisata Jadi Fokus KUA-PPAS 2027, Pemkab Batang Targetkan Dongkrak Ekonomi
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus utama dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
10 Jul 2026 Jumadi 166
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027 Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Bupati Batang Tetapkan Wisata Prioritas Untuk Program 2027
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menetapkan pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027. Sejumlah destinasi unggulan akan dikembangkan secara bertahap untuk meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jul 2026 Jumadi 108