Flash Mob Tari Babalu Batang di Sarana CFD

Minggu, 14 Juli 2019 Jumadi Dibaca 1.442 kali Seni dan Budaya
Flash Mob Tari Babalu Batang di Sarana CFD

Batang - Saat ini flash mob sedang banyak digandrungi generasi muda untuk mengekspresikan suatu gerak tarian secara massal dalam waktu bersamaan. Salah satunya adalah tarian tradisional Babalu khas Kabupaten Batang, yang ditarikan oleh kurang lebih 170 orang, terdiri dari penari Sanggar Putra Budaya, Ketua dan anggota Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang dan masyarakat pengunjung Car Free Day (CFD) di Jalan Diponegoro Kabupaten Batang, Minggu (14/7/2019).

Tarian Babalu merupakan tarian tradisional khas Kabupaten Batang yang sudah ada sejak zaman perjuangan, sebagai media informasi sekaligus menyusun strategi dalam melawan penjajah, yang juga dilengkapi dengan seni musik, nyanyian dan sandiwara agar mudah dimengerti masyarakat.

Ketua DKD Kabupaten Batang, Tri Bakdo mengutarakan, kegiatan ini untuk membumikan dan memassalkan tari Babalu, supaya makin dikenal oleh masyarakat luas. Flash mob tari Babalu ini sengaja digelar di Car Free Day, supaya diikuti oleh masyarakat umum.

“Tarian Babalu sudah banyak ditarikan mulai tingkat anak SD hingga mahasiswa, jadi buat pengunjung yang sudah mengetahuinya, pasti secara spontan akan ikut menari,” tuturnya.

Menurutnya, tari Babalu perlu terus dibumikan, agar generasi muda ikut melestarikan seni budaya peninggalan leluhur. Diharapkan generasi muda ikut aktif dalam memasyarakatkan tari tradisional, sehingga membuat anak-anak makin tertarik meneruskan budaya leluhur.

Sementara Ketua Sanggar Tari Putra Budaya, Suprayitno menerangkan, tarian dilaksanakan secara spontan dan mendadak. Kegiatan ini digelar di sarana publik Car Free Day, sebagai wujud apresiasi seni dan wahana hiburan bagi pengunjung, setelah berolahraga.

“Flash mob ini digelar, untuk mengingatkan kembali kepada msyarakat, bahwa Kabupaten Batang mempunyai tarian khas Babalu,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Batang Wihaji dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Uni Kuslantasi Wihaji yang secara spontan ikut berpartipasi menai Babalu bersama masyarakat umum. 

“Melihat keikutsertaan beliau berdua, para seniman menjadi semakin bersemangat, karena berkomitmen dan mendukung agar kesenian Jawa tetap lestari, khususnya tari Babalu,” terangnya.

Suprayitno mengimbau anak-anak sekolah terus menari tari Babalu, setiap kali ada event istimewa, agar Batang makin dikenal melalui kesenian tari khasnya. Pihaknya juga akan melanjutkan flash  mob tari Babalu di Hutan Kota Rajawali pada acara Pasar Minggon Jatinan yang juga menjadi pusat sarana publik untuk menikmati makanan tempo dulu.

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Uni Kuslantasi Wihaji, mengungkapkan, kegiatan flash mob bermanfaat untuk membudayakan tarian tradisional khas Kabupaten Batang yaitu Babalu di sarana publik Car Free Day, merupakan hal positif, karena diikuti banyak orang.

“Sangat ramai dan menarik, ke depan supaya tari Babalu terus dipublikasikan secara massal dan spontan, masyarakat jadi makin cinta budaya Jawa,” tuturnya.

Salah satu pengunjung Car Free Day, Khotimah sangat terpukau dengan digelarnya tari Babalu yang ditarikan secara spontan. 

“Kabupaten Batang jadi makin dikenal masyarakat luar daerah, karena generasi mudanya mempunyai semangat untuk melestarikan budaya tradisional yaitu tari Babalu,” katanya. (MC Batang, Jateng/Heri)


Berita Lainnya

Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
12 Apr 2026 Jumadi 8
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 68
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
Batang - Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jateng telah mengkuhkan, Suudi sebagai Ketua PBSI Batang untuk masa bakti 2025 - 2029. Pasca dikukuhkan, seluruh Pengkab PBSI Batang segera menggelar rapat kerja untuk menentukan target dan even yang dapat membawa atlet bulutangkis daerah menembus ke kancah provinsi maupun nasional.
11 Apr 2026 Jumadi 64
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 173
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 116
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 85