Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak

Jumat, 10 April 2026 Jumadi Dibaca 295 kali Pelayanan Publik
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Kepala DP3AP2KB Batang Joko Prasetyo (tengah), memimpin rapat dalam kesiapan Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak di Kantor DP3AP2KB Batang, Kabupaten Batang.
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.

Batang – Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.

Pencapaian ini bukan sekadar soal angka di atas kertas. Langkah inovatif ini resmi mencatatkan sejarah baru dalam Rekor MURI untuk pengumpulan minyak jelantah terbanyak dengan total mencapai 10.000 liter.

Menariknya, gerakan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang mendorong pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan bakar pesawat ramah lingkungan (bioavtur).

Perjalanan menuju rekor ini tidaklah instan. Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz Kurniawan, mengisahkan bagaimana timnya bergerak "gerilya" untuk mengubah pola pikir masyarakat tentang limbah.

“Awalnya program ini hanya bergerak di skala kecil dengan bergerak dari rumah ke rumah, warung ke warung, dan gerobak makanan ke gerobak makanan untuk mengedukasi tentang bahaya minyak jelantah bagi lingkungan,” katanya usai menerima piagam Rekor MURI di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (10/4/2026).

Faelasufa menegaskan, bahwa meski fokus awalnya adalah menjaga ekosistem, manfaat ekonomi yang menyertainya ternyata sangat nyata bagi masyarakat.

“Sistem yang dibangun PKK Batang tergolong sederhana namun efektif. Mereka bersedia membeli minyak jelantah dari warga dengan harga Rp7 ribu per liter. Limbah yang terkumpul kemudian disalurkan ke penyedia jasa (supplier) untuk diolah kembali menjadi sesuatu yang luar biasa,” jelasnya.

Nantinya oleh supplier akan digunakan untuk bahan bakar pesawat yang ramah lingkungan pengganti avtur. Langkah ini sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada para ASN, PPPK, hingga tenaga honorer yang ikut andil dalam pengumpulan massal tersebut.

“Tahun ini, PKK Batang semakin tancap gas. Mereka mulai menggandeng mitra strategis seperti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh kabupaten dan bekerja sama dengan Perusahaan Daerah (Perusda),” terangnya.

Potensinya pun tidak main-main. Menurut Setyo Prabowo Ketua Pokja Dinas LHK Provinsi Jawa Tengah, satu titik SPPG rata-rata bisa menghasilkan 50 hingga 60 liter minyak jelantah setiap harinya. Bagi Faelasufa, ini adalah perwujudan nyata dari konsep ekonomi sirkuler.

“Misalkan, SPPG yang minyak jelantahnya dibuang itu kan akan terputus, tapi jika minyak jelantahnya dijual dan dimanfaatkan menjadi bahan bakar pesawat, maka itu merupakan salah satu contoh ekonomi sirkuler yang positif,” ujar dia.

Melalui gerakan ini, ibu-ibu PKK di Batang tidak hanya berhasil menyelamatkan lingkungan dari pencemaran, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi baru yang berkelanjutan. Sebuah bukti nyata bahwa "cuan" bisa datang dari mana saja, bahkan dari tetesan minyak bekas di dapur rumah tangga. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Konsep MBG Prasmanan Diujicobakan, Bikin Siswa SMPN 2 Kandeman Ketagihan
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
07 Okt 2026 Jumadi 313
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Kemarau Panjang di Batang, Peternak Siapkan Stok Pakan untuk Jaga Produktivitas Sapi
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
07 Okt 2026 Jumadi 261
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Pemkab Batang Siapkan Kandang Komunal untuk Dukung Peningkatan Populasi Sapi Perah
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
07 Okt 2026 Jumadi 245
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Pemkab Batang dan Mabes Polri Garap Seleksi 330 Kursi Perangkat Desa
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
07 Okt 2026 Jumadi 323
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Pemkab Batang Raih Penghargaan Pembina Terbaik Pengelolaan JDIH Pemerintah Desa
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.
06 Okt 2026 Jumadi 387
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Sidak SPPG Tulis 003, Wabup Batang Temukan Sejumlah Fasilitas Belum Sesuai SOP
Batang Wakil Bupati Batang Suyono, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tulis 003, Kabupaten Batang, Selasa (6102026).
06 Okt 2026 Jumadi 359