Bupati Batang Minta Dinkes Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak

Rabu, 19 Juni 2019 Jumadi Dibaca 559 kali Kesehatan
Bupati Batang Minta Dinkes Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak

Batang - Hadir dalam halal bihalal Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang, Bupati Batang Wihaji intruksikan Kepala Puskesmas dan bidan untuk menekan angka kematian Ibu dan bayi. 

"Kita memang tidak bisa menghentikan takdir kematian, tapi kita harus berikhtiar agar kematian ibu melahirkan dan balita tidak terus bertambah," pinta Bupati Batang Wihaji di Gedung Korps Pegawai Republik Indonesia Kabupaten Batang, Rabu (19/6/2019).
Oleh karena itu, lanjutnya, Kepala Puskesmas dan bidan untuk mengawal ibu melahirkan atau nginceng wong meteng, karena barangkali ada penyakit lain atau kelainan pada janin bisa ditangani lebih lanjut untuk di rujuk ke Rumah Sakit.
Ia juga meminta petugas pelayanan kesehatan untuk mengedepankan suasana kebatinan atau psikologis masyarakat. Sehingga, masyarakat atau pasien merasa terlayani dengan baik.
"Jangan karena kedatangan saya disini jadi semuanya baik, tapi ada maupun tidak ada saya pelayanan harus baik dan memahami suasana kebatinan warga," ujarnya.
Kepala Dinkes Kabupaten Batang dr. Hidayah Basbhet mengatakan, angka kematian ibu tertinggi yaitu pada tahun kemarin di mana ada kematian 20 jiwa.
"Memang tugas berat bagi kita, angka kematian tahun kemarin menjadi yang tertinggi, mudah-mudahan  angka kematian Ibu melahirkan pada tahun ini mengalami penurunan," jelasnya.
Ia menjelaskan, untuk angka kematian balita atau bayi harus kurang dari 7, sedangkan tahun kemarin ada di angka 13 berarti harus turun sampai 7, balita stunting juga harus kurang dari 20%, sementara di Kabupaten Batang tercatat 25% balita mengalami stunting.
"Tugas berat bagi kepala Puskesmas maupun bidan untuk ikut menurunkan angka stunting, bila menemukan bayi baru lahir laki - laki kalau yang lagi kurang dari 48 cm yang putri kurang dari 47 cm harus intervensi yang artinya hanya ASI eksklusif sampai enam bulan kemudian setelah itu pendamping ASI," terangnya.
Tugas bidan juga harus memberikan penjelasan kepada ibu melahirkan, lanjutnya, agar makan makanan yang sehat, karena masih banyak masyarakat kita yang menjalankan mitos-mitos mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.
Dijelaskan pula bahwa Dinkes menemukan masyarakat yang terkena HIV/AIDS cukup banyak dikarenakan kita mencari semua titik titik Spot, oleh karenanya, harus kita turunkan. Artinya kita tidak menemukan terus-menerus, tidak boleh menemukan kasus baru di tahun berikutnya.  
"1 Januari 2020 kita harus ODF jadi masih ada waktu kurang lebih 6 bulan memang baru 56  desa  yang baru ODF,  kalau kita hitung masing kurang lebih 39.000 jamban," ujarnya.
Ia juga meminta kepada bupati untuk dapat memberikan CSR dari perusahaan perusahaan, sehingga 31 Desember 2019 terget dapar tercapai. (Humas Batang, Jateng/Edo)

Berita Lainnya

DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal
DPRD Batang Dorong Program Seragam Gratis Libatkan UMKM dan Penjahit Lokal
Batang - Program pengadaan seragam gratis bagi siswa baru jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang kembali menjadi perhatian berbagai pihak. DPRD Kabupaten Batang meminta pelaksanaan program tersebut tetap mengacu pada arahan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, yakni melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), penjahit lokal, serta pengrajin di sekitar sekolah agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
26 Jun 2026 Jumadi 20
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Soroti Tren Bullying dan Depresi Remaja, Dinkes Batang Masukkan Edukasi Jiwa di Materi MPLS SMP dan SMA
Batang Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang memastikan kesiapan jajaran puskesmas di wilayahnya untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tingkat SMP dan SMASMK.
26 Jun 2026 Jumadi 30
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
DP3AP2KB Batang Dorong Kehadiran Emosional Lewat Gerakan Mengantar Sekolah
Batang Peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sering kali disalahpahami hanya sebatas pemenuh kebutuhan materi atau pencari nafkah. Padahal, kehadiran fisik dan emosional figur ayah sangat krusial dalam mengisi ruang kosong psikologis anak, terutama pada momen-momen penting seperti hari pertama masuk sekolah.
26 Jun 2026 Jumadi 26
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Bupati Batang Apresiasi Pengabdian 330 Anggota KORPRI Purna Tugas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan apresiasi kepada ratusan anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan tali asih kepada anggota KORPRI yang memasuki masa purna tugas.
26 Jun 2026 Jumadi 33
Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat
Pengadilan Agama Batang Luncurkan 11 Inovasi Layanan, Perkuat Integritas dan Pelayanan Ramah Masyarakat
Batang - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Batang meluncurkan 11 inovasi pelayanan publik bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-58 Pengadilan Agama Batang. Berbagai inovasi tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas lembaga, serta menghadirkan lingkungan peradilan yang semakin ramah bagi masyarakat.
26 Jun 2026 Jumadi 28
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Bupati Batang Pastikan Mekanisme Seragam Gratis SD-SMP Tepat Sasaran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memastikan mekanisme penyaluran program seragam gratis bagi siswa baru kelas I SD dan kelas VII SMP tahun ajaran 20262027 dilakukan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Skema tersebut dipilih agar penyaluran bantuan sesuai dengan regulasi yang berlaku sekaligus memastikan seragam diterima siswa tepat waktu. Hal itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Batang, Kabupaten Batang, Jumat (2662026).
26 Jun 2026 Jumadi 38