Batang - Kiprah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), di bidang sosial tak diragukan lagi, terutama berkontribusi di bidang kemasyarakatan. Menengok peran Muslimat yang sangat besar di segala unsur, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita Wilayah Jateng Nawal Arafah Yasin memberikan penekanan tentang kiprah bersama gerakan perempuan, agar menjadi organisasi kemasyarakatan yang berdaya.
Batang - Kiprah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), di bidang sosial tak diragukan lagi, terutama berkontribusi di bidang kemasyarakatan. Menengok peran Muslimat yang sangat besar di segala unsur, Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita Wilayah Jateng Nawal Arafah Yasin memberikan penekanan tentang kiprah bersama gerakan perempuan, agar menjadi organisasi kemasyarakatan yang berdaya.
Menjelang peringatan Hari Kartini, Nawal Yasin mengingatkan agar para perempuan di Jawa Tengah tetap berkontribusi melalui kemampuannya, dengan mengambil pelajaran dari pribadi seorang Raden Ajeng Kartini.
“Jika melihat prestasi di bidang pendidikan, Muslimat pun telah menunjukkan keberhasilannya hingga menelurkan 180 profesor dan tercatat dalam MURI,” katanya saat menghadiri Halal bihalal PC Muslimat NU, di Pendopo Kabupaten Batang, Sabtu (18/4/2026).
Prestasi ini menjadi bukti Muslimat yang mengambil nilai-nilai dari Kartini yang diimplementasikan dalam dunia pendidikan. Namun, di sisi lain Nawal Yasin masih menaruh keprihatinan atas kekerasan terhadap perempuan di Jawa Tengah.
“Jadi lewat semangat Kartini, kita berupaya memberikan perlindungan dan mengurangi angka kekerasan pada perempuan. Contoh konkretnya peran Muslimat dalam pendampingan terhadap korban kekerasan yang sangat penting dilakukan,” jelasnya.
Yang tak kalah pentingnya, seorang Kartini pun di usia 10 hingga 13 tahun sempat mengaji kepada Syekh Soleh Darat melalui Majelis Tafsir. Beliau sangat menggemari makna dari Surat Al Fatihah.
Yang perlu dicermati, bagi Nawal Yasin menjadi perempuan di masa kini, tidak hanya berpendidikan, namun tetap harus mematuhi agama.
Sementara iyu, Ketua PC Muslimat NU Batang, Siti Mahmudah pun mengapresiasi kepada warga Muslimat yang menjadi jemaah calon haji terbanyak tahun 2026.
“Dari 951 jemaah calon haji yang akan berangkat, 430 di antaranya adalah warga Muslimat,” ungkapnya.
Ia mengapresiasi karena dengan banyaknya warga Muslimat yang berangkat ke Tanah Suci, membuktikan tingkat kesejahteraan yang makin baik.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Batang Faelasufa Faiz Kurniawan mengingatkan warga Muslimat yang berkesempatan berhaji, agar senantiasa berprasangka baik kepada Allah.
“Apapun yang terjadi dengan siapapun kita bertemu tetap berprasangka baik, karena Allah sesuai dengan prasangka hamba-NYA,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)