Sambutan Plt. Bupati Batang Nasikhin memberikan sambutan dalam pembukaan pelatihan e-commerce/praktek jualan online bagi pelaku UMKM di Kabupaten Batang, Kamis (13/4) Foto : Hanz
Batang - Menjalankan salah satu fungsi pemerintah, goverment to bussiness (G to B), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang bekerja sama dengan Biznet Cabang Pekalongan mengadakan Pelatihan e-commerce/praktek jualan online bagi pelaku UMKM di Kabupaten Batang. Acara dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Batang, Kamis (13/4).
Kepala Diskominfo Batang, Jamal Abdul Naser dalam laporannya menyatakan bahwa antara Diskominfo Kabupaten Batang dan Biznet Cabang Pekalongan sebelumnya telah menjalin kerjasama dalam penyediaan jaringan internet. Kedua belah pihak kemudian sepakat untuk mengadakan pelatihan e-commerce/praktek jualan online bagi pelaku UMKM di Kabupaten Batang dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan UKM Batang.
“Kami ingin pelaku UMKM di Kabupaten Batang dapat meingkatkan penjualannya melalui sarana internet. Niat ini disambut baik pihak Biznet yang memiliki tujuan serupa. Dan terlaksanalah pelatihan ini dengan menghadirkan Bukalapak.com yang juga telah dikenal dalam perdagangan online,” kata Jamal.
Bayu Priambodo selaku Biznet Branch Supervisor Pekalongan yang turut hadir dalam pelatihan ini mengatakan bahwa selain tujuan komersial perusahaan, terselip suatu kewajiban yang mutlak harus dipenuhi. Hal ini terkait dengan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau secara umum kita kenal sebagai Corporate Social Responsibility (CSR). Kewajiban ini tercantum dalam UU No.25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal dan PP No.47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan Terbatas.
“Sebagai perusahaan Penyedia layanan internet di Indonesia, Biznet memiliki komitmen untuk mendukung perkembangan bisnis e-commerce. Kami melihat Kabupaten Batang memiliki sumber daya manusia yang sangat besar untuk mengembangkan bisnis e-commerce, yang tentunya membutuhkan koneksi internet terbaik. Oleh karena itu kami berinisiatif untuk menyelenggarakan acara ini, sehingga para pengusaha UKM dapat memperoleh ilmu dan pengetahuan mengenai tips dalam menjalankan usaha berjualan online yang efektif,” kata Bayu dalam sambutannya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Batang dan Bukalapak.com yang telah membantu kami dalam menyelenggarakan pelatihan ini,” lanjut Bayu.
Acara pelatihan ini dibuka secara langsung oleh Plt Bupati Batang, Drs Nasikhin, MH. Apresiasi diberikan beliau pada Diskominfo Kabupaten Batang, Biznet Cabang Pekalongan dan Bukalapak.com atas terselenggaranya pelatihan e-commerce ini.
“Saya sangat mendukung ide kreatif untuk melaksanakan acara ini. Dengan potensi jumlah sumber daya manusia (SDM) yang besar di Kabupaten Batang, acara seperti ini sangat dibutuhkan untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Batang. Kedepan, kabupaten ini akan mulai dilirik Investor untuk menanamkan modal mereka. Hal ini tentu saja mensyaratkan keterampilan yang tinggi yang harus dimiliki masyarakat Batang agar tidak kalah bersaing,” kata Nasikhin dalam sambutannya.
“Saya juga berharap agar kerjasama yang telah terjalin antara Pemkab Batang dan Biznet Cabang Pekalongan dapat terus berjalan dimasa yang akan datang. Dan untuk peserta pelatihan agar dapat memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya,” harap Nasikhin sebelum menutup sambutannya.
Pelatihan e-commerce/berjualan online kali ini diikuti sebanyak 50 peserta dari berbagai macam usaha. Mereka berharap agar kedepan pelatihan ini dapat diadakan kembali dan setelah mengikuti pelatihan tetap mendapat bimbingan dari pelaksana acara.
Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan yang baru diujicobakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro, ternyata mendapat sambutan hangat dari pelajar SMP Negeri 2 Kandeman. Meski pola tersebut baru diterapkan dalam lingkup kecil yakni dua kelas, namun berkat sajian menu yang segar dan hangat, menjadikan siswa lebih menikmati di tiap suapannya.
Batang Kemarau panjang mulai memengaruhi ketersediaan bahan pakan ternak di Kabupaten Batang. Kondisi tersebut terjadi karena sebagian bahan pakan berasal dari limbah hasil pertanian, seperti tebon jagung, hijauan tanaman, hingga bekatul. Ketika produksi pertanian menurun akibat keterbatasan air, pasokan bahan pakan ternak ikut terdampak.
Batang Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan strategi untuk meningkatkan populasi dan produksi susu sapi perah di daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pemetaan lokasi kandang komunal yang nantinya dapat digunakan sebagai kandang rearing atau pembesaran pedet sebelum sapi masuk ke kandang laktasi milik peternak.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat menuntaskan kekosongan 330 posisi perangkat desa. Tak tanggung-tanggung, proses pengujian kompetensi manajerial para calon perangkat desa kali ini melibatkan langsung tim Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri guna menjamin transparansi serta kualitas hasil seleksi.
Semarang - Pada acara Penyerahan Penghargaan Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dan Indeks Kepatuhan Daerah Terbaik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Batang meraih penghargaan Pemerintah Kabupaten Pembina Terbaik Pengelolaan Dokumentasi dan Informasi Produk Hukum Pemerintah Desa.