Kertua KPU bersama komisionernya menyerahkan dokumen penetapan calon terpilih kepada Pasangan Calon Bupati Wihaji dan Calon Wakil Bupati Suyono yang didampingi ketua partai pengusung
BATANG - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Batang menetapkan pasangan calon Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono Sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih Rabu, 15/3.
“Tahapan–tahapan pilkada secara umum berjalan baik dan kondusif. Dari rangkaian tahapan pendaftaran calon sampai dengan proses pemungutan dan penghitungan rekapituasi berjalan dengan baik,” kata Ketua KPUD Batang Adi Pranoto saat membuka Rapat Pleno penetapan calon terpilih yang berlangsung di Gedung KPU setempat.
Apresiasi kepada semua pihak baik pasangan calon, partai pengusung dan masyarakat umum, yang telah mengikuti jalan pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati secara damai sukses yang di harapkan tanpa ekses.
“Untuk hasil perolehan suara yang ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih sesuai dengan presentase dan hasilnya berdasarkan suara terbanyak hasil rekapitualsi di Gedung Korpri tanggal 22 Februari lalu. Pasang nomor urut 1 Wihaji dan Suyono memperoleh 245.181 (56.6%),” jelas Adhi Pranoto.
Berdasarkan Keputusan KPU Batang tentang rekapitulasi penghitungan, pasangan nomor 1 ( H.Wihaji SPd.- Suyono SIP, MM) yang di usung partai Golkar, PPP dan Hanura memperoleh suara 245.181 (56.6%), Paslon No. Urut-2 di usung partai PDIP dan Gerindra (Lafran-Slamet Urip) mendapatkan 116.925 suara (27 %), Paslon No. Urut-3 (As Burhan- Acara Ariani) diusung PKB dan NasDem mendapatkan 63.232 suara (14,6 %), Paslon No. Urut-4 (Ahcmad Faizin-Erna Yuniwati) yang diusung oleh Partai Demokrat,PAN dan PKS mendapat 7.604 suara (1,8 %).
Bupati terpilih Wihaji yang didampingi Wakil Bupati terpilih Suyono setelah ditetapkan sebagai pemenang pilkada oleh KPU mengatakan, “syukur alhamdulilah kami dipercaya rakyat Batang untuk memimipin Kabupaten Batang. Kkemenangan ini bukan kemengan kami berdua saja, tapi kemenangan semua rakyat Batang,” kata Wihaji.
“Kami akan menjalankan amanah sesuai dengan visi misi seperti janji kami dalam kampanye. Hal itu akan diterjemahkan dalam rencana pembangunan menengah dan rencana pembangunan jangka panjang daerah,” lanjut Wihaji.
“ Untuk mensukseskan pembangunan, kami akan melakukan komunikasi dengan pasangan calon bupati lain, tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, Birokrasi, DPRD dan masyarakat Kabupaten Batang. Mari bekerjasama dalam rangka membangun Batang yang lebih baik lagi,” pungkas Wihaji.
Tim Reportase : Rilis : Edo Solihun Editor : Novia Ekawati Tama
Batang - BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah (Kepwil) VI menggelar media gathering sebagai upaya mempublikasikan peningkatan cakupan kepesertaan hingga kualitas layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), di Artotel Kota Magelang, Rabu (1062026). BPJS Kesehatan mengakui masih perlu mengoptimalkan publikasi mengingat masih kurangnya keaktifan peserta dalam memanfaatkan fasilitas JKN.
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang mulai melakukan pemetaan dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi Pertamina yang mulai terpantau per 10 Juni 2026. Salah satu penyesuaian harga terjadi pada Pertamax yang naik dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 per liter.
Batang - Memasuki tahun kedua kepemimpinan Bupati Batang M Faiz Kurniawan dan Wakil Bupati Suyono, komitmen untuk meringankan beban orang tua murid baru kembali diwujudkan. Kabar baiknya, program bantuan seragam gratis tahun ini tidak lagi hanya menyasar sekolah negeri, melainkan meluas hingga ke sekolah swasta.
Batang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang terus memperluas cakupan sekaligus meningkatkan kualitas penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayahnya. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan, PMI Batang juga berkomitmen memangkas birokrasi agar bantuan bisa langsung menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan melantik pengurus Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kabupaten Batang periode 20262031 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1062026). Pemerintah Kabupaten Batang menargetkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Batang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Batang, Kabupaten Batang, Selasa (962026). Kegiatan tersebut turut melibatkan pelajar sebagai bagian dari edukasi hukum dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.