Batang Pembangunan jogging track di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang telah rampung dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang. Fasilitas olahraga tersebut kini tinggal menunggu waktu peresmian sebelum dapat dimanfaatkan masyarakat.
Batang – Pembangunan jogging track di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang telah rampung dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang. Fasilitas olahraga tersebut kini tinggal menunggu waktu peresmian sebelum dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kepala DPUPR Batang Endro Suryono mengatakan, pekerjaan jogging track dilanjutkan sejak 15 Juni 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp9,26 miliar. Hingga Selasa (13/10/2026), pengerjaan telah menyelesaikan lapisan atas lintasan sehingga fasilitas tersebut siap memasuki tahap pemanfaatan setelah peresmian. Jogging track ini sudah selesai dan tinggal menunggu waktu peresmian.
“Lintasan tersebut dibangun dengan mengacu pada standar nasional, dengan spesifikasi serupa jogging track di Stadion Jatidiri, Semarang. Jogging track itu memiliki delapan jalur lari yang diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan olahraga, mulai dari aktivitas lari masyarakat hingga latihan dan kompetisi atletik,” katanya saat ditemui di Stadion Moh Sarengat Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15/10/2026).
Menurut Endro, fasilitas tersebut menjadi salah satu sarana olahraga unggulan yang dimiliki Kabupaten Batang. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berolahraga sekaligus mendukung pembinaan atlet daerah.
“Setelah diresmikan, jogging track Stadion Moh Sarengat direncanakan dapat dimanfaatkan masyarakat pada akhir pekan maupun setiap hari, dengan pengaturan penggunaan yang akan disesuaikan. Untuk menjaga kualitas dan keamanan lintasan, pengguna juga diharapkan memperhatikan ketentuan penggunaan alas kaki, termasuk menggunakan sepatu khusus lari atau running shoes yang sesuai,” jelasnya.
Endro menilai, keberadaan lintasan dengan spesifikasi tersebut menjadi tambahan penting bagi fasilitas olahraga di wilayah Pantura, khususnya untuk kategori stadion kabupaten/kota.
Ia berharap, lintasan tersebut tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekosistem olahraga yang lebih baik di Kabupaten Batang.
“Harapannya, masyarakat semakin semangat berolahraga karena tersedia lintasan yang nyaman dan memenuhi standar. Selain mendorong budaya hidup sehat, pembangunan fasilitas olahraga juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem pembinaan atlet daerah,” harapnya.
Selain berfungsi sebagai sarana olahraga, jogging track Stadion Moh Sarengat juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pemkab Batang berharap kawasan stadion dapat berkembang menjadi ruang aktivitas publik yang turut menggerakkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama pedagang yang berjualan di sekitar area tersebut.
“Dengan meningkatnya kunjungan masyarakat untuk berolahraga, aktivitas ekonomi di kawasan stadion diharapkan ikut tumbuh. Konsep tersebut diharapkan menjadikan jogging track memiliki fungsi ganda, yakni sebagai fasilitas olahraga sekaligus ruang yang mendukung kegiatan ekonomi Masyarakat,” ujar dia.
Rampungnya pembangunan jogging track ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Batang meningkatkan kualitas sarana olahraga daerah. Ke depan, fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekaligus menunjang pengembangan prestasi atlet Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)