Wapres Gibran Tinjau Korban Dugaan Keracunan MBG di RSUD Limpung Batang

Senin, 28 September 2026 Jumadi Dibaca 2.192 kali Acara Pimpinan Daerah
Wapres Gibran Tinjau Korban Dugaan Keracunan MBG di RSUD Limpung Batang
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (kanan), meninjau pasien di RSUD Limpung, Kabupaten Batang.
Batang - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan langsung untuk menjenguk para korban kasus dugaan keracunan makanan pasca-konsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Batang - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan langsung untuk menjenguk para korban kasus dugaan keracunan makanan pasca-konsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran yang mengenakan kemeja hitam didampingi oleh jajaran pejabat Pemkab Batang dan tim medis. Wapres berdialog langsung dengan salah satu pasien anak di ruang perawatan untuk memastikan kondisi terkini serta penanganan medis yang diberikan.

“Masih merasakan apa? Sakit perut? Lemes? tanya Wapres Gibran saat menanyakan kondisi pasien. Pasien anak tersebut merespons bahwa kondisinya sudah membaik dan rasa lemasnya mulai berkurang,” katanya saat ditemui di RSUD Limpung, Kabupaten Batang, Senin (28/9/2026).

Selain meninjau kondisi siswa, Wapres juga berkoordinasi dengan tim medis terkait penanganan korban dari kelompok rentan lainnya, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga lansia. Ia juga menanyakan terkait penutupan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP) yang diduga menyebabkan keracunan pada para prlahar dan orangtua yang berdada di Kecamatan Bawang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan SPPG tersebut sudah ditutup. Dan sudah dihentikan sementara.

Data Terbaru Kasus Kejadian Luar Biasa (KLB)

“Berdasarkan laporan resmi dari Tim Surveilans Imunisasi & KLB Dinas Kesehatan Kabupaten Batang per Senin 28 September 2026 pukul 07.00 WIB, total akumulasi kasus dugaan keracunan makanan di wilayah Bawang, Batang mencapai 674 orang,” jelasnya.

Berikut rincian penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan:

RSUD Limpung: Total 78 kasus (73 rawat inap, 10 pasien masih dirawat, 63 pulang, 5 rawat jalan). RSUD Batang: Total 96 kasus (96 rawat inap, 16 pasien masih dirawat, 80 pulang). Puskesmas Bawang: Total 611 kasus (393 rawat jalan, 182 dirujuk, 8 pasien masih rawat inap dari total 36 rawat inap). Puskesmas Subah: Total 26 kasus (seluruhnya telah dinyatakan sembuh/pulang). Puskesmas Gringsing 1: Total 10 kasus (9 pulang/rawat jalan, 1 dirujuk). Puskesmas Bandar 1: Total 20 kasus (17 pernah rawat inap, kini seluruhnya telah pulang/rawat jalan). Faskes Lainnya: Total 63 pasien mendapatkan pengobatan di fasilitas kesehatan lain.

“Secara keseluruhan, tersisa 34 pasien yang saat ini masih menjalani perawatan intensif rawat inap di seluruh faskes Kabupaten Batang. Pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan terus berkoordinasi untuk memantau pemulihan para korban serta melakukan evaluasi dan pengawasan ketat terhadap penyedia layanan pangan program MBG,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Gelaran Kenduri Batik jadi Ajang Refleksi Kiprah Pembatik Rifaiyah
Batang - Perayaan Hari Batik di Kabupaten Batang terasa berbeda karena memadukan keagungan karya batik khas Batang yakni Rifaiyah dengan kesejukan wisata alam Sikembang Park. Even Kenduri Batik dipilih sebagai media rasa syukur bagi para pembatik yang selama satu tahun, berjuang keras mengangkat nama dan karya Batik Rifaiyah hingga dikenal di kancah nasional.
17 Okt 2026 Jumadi 100
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Kenduri Batik 2026 Sikembang Batang, Menaikkan Kelas Perajin Lokal Lewat Nuansa Tempo Dulu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan warisan budaya lokal. Lewat gelaran Kenduri Batik 2026 yang digelar di Destinasi Wisata Sikembang, Kabupaten Batang, Sabtu (17102026), Pemkab Batang memadukan konsep pelestarian alam, pemberdayaan UMKM, serta strategi "naik kelas" bagi para perajin batik.
17 Okt 2026 Jumadi 151
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Sukses Gelar Bazar Kenduri, Pemkab Batang Wacanakan Minggon Jatinan Kembali
Batang - Kenduri Batik yang menjadi salah satu agenda penting Pemkab dalam pelestarian batik khas Batang, memberikan dampak langsung secara ekonomi, dengan dibukanya bazar UMKM. Hal tersebut sebagai bukti Pemda memperhatikan keberlangsungan pergerakan roda ekonomi, terlebih dengan memanfaatkan kereweng sebagai alat tukar, menambah keunikan tersendiri, sehingga even spesial tersebut menghadirkan banyak pengunjung.
17 Okt 2026 Jumadi 106
Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses
Material Pasir Didatangkan, Pembangunan Jalan Terus KITB Mulai Berproses
Batang - Persiapan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Sembung, terus berlanjut. Material pasir dan agregat berupa campuran tanah serta batu mulai didatangkan untuk mendukung pengerjaan sasaran fisik program TMMD Kodim 0736Batang, dalam membangun jalan tembus ke KITB. Tumpukan material yang telah berada di lokasi menjadi bagian dari tahapan persiapan pembangunan jalan.
16 Okt 2026 Jumadi 146
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Realisasi Investasi Kabupaten Batang Lebihi Target Nasional
Batang Kabupaten Batang kembali mengukuhkan posisinya sebagai magnet investasi yang kian memikat. Hingga memasuki triwulan ketiga tahun 2026, laju penanaman modal di daerah ini melonjak tajam hingga berhasil melampaui target nasional yang ditetapkan.
16 Okt 2026 Jumadi 178
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Ketekunan Sesepuh Sembung yang Tetap Merumput Saat Pembangunan Jalan Tembus KITB
Batang - Di tengah hamparan pepohonan jati yang mengering pada musim kemarau, Ratno, salah satu sesepuh Desa Sembung, tetap menjalani aktivitas sehari-hari dengan mencari rumput untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya. Berbekal sabit dan mengenakan caping sebagai pelindung dari terik matahari, ia menyusuri jalan desa menuju area yang biasa menjadi tempatnya mencari rumput, yang saat ini sedang diperbaiki menjadi jalan tembus ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
16 Okt 2026 Jumadi 144