Batang - Semangat olahraga dan kepedulian terhadap biodiversitas laut berpadu dalam Bhimasena Run for Whale Shark 2026, kegiatan lari 6K yang diinisiasi PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) berkolaborasi dengan komunitas Batang Runners, di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Minggu (2792026).
Batang - Semangat olahraga dan kepedulian terhadap biodiversitas laut berpadu dalam Bhimasena Run for Whale Shark 2026, kegiatan lari 6K yang diinisiasi PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) berkolaborasi dengan komunitas Batang Runners, di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Minggu (27/9/2026).
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Batang Ulul Azmi mengatakan, dengan mengusung tema “One Run. One Ocean. One Purpose”, kegiatan ini menjadikan olahraga sebagai medium edukasi yang inklusif untuk memperkenalkan keberadaan hiu paus sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap kekayaan biodiversitas laut Batang.
“Hiu paus (Rhincodon typus) menjadi salah satu kekayaan biodiversitas laut Batang. Keberadaannya telah beberapa kali teramati di perairan Batang, termasuk di sekitar wilayah perairan PLTU Batang. Sejak 2022, telah dilakukan penelitian, pemantauan, dokumentasi, dan sosialisasi mengenai keberadaan hiu paus,” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi momentum positif untuk mempertemukan olahraga, masyarakat, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi momentum positif untuk mempertemukan olahraga, masyarakat, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami berharap semangat yang dibangun melalui Bhimasena Run for Whale Shark dapat terus mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian laut dan biodiversitas di Kabupaten Batang,” harapnya.
Sementara itu, General Manager Stakeholder Relations PT Bhimasena Power Indonesia, Aryamir H. Sulasmoro mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas awareness mengenai hiu paus dan biodiversitas laut melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat.
“Kami ingin membawa pesan tentang kepedulian terhadap laut melalui cara yang menyenangkan dan inklusif. Melalui olahraga, kami berharap semakin banyak masyarakat mengenal kekayaan biodiversitas perairan Batang, termasuk hiu paus, sehingga awareness dapat tumbuh menjadi kepedulian,” terangnya.
Ratusan peserta mengikuti lari dengan jarak 6 kilometer tersebut. Selain aktivitas lari, rangkaian kegiatan juga menghadirkan pesan untuk melindungi hiu paus serta sosialisasi mengenai keberadaan dan pentingnya menjaga biodiversitas laut.
“Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara perusahaan, komunitas, pemerintah, media, dan masyarakat dalam membawa pesan positif mengenai kekayaan biodiversitas Batang,” ujar dia.
Melalui Bhimasena Run for Whale Shark 2026, pesan kepedulian terhadap laut diharapkan dapat bergerak lebih jauh dari penelitian menuju awareness, dan dari awareness menuju kepedulian terhadap laut Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)