Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal

Rabu, 23 September 2026 Jumadi Dibaca 21 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Dorong Peternakan Sapi Perah Berbasis Rakyat, Siapkan Kandang Komunal
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kiri), memberikan susu kepada anak-anak saat Memperingati Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (2392026).

Batang - Pemerintah Kabupaten  Batang mendorong pengembangan peternakan sapi perah berbasis masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus memenuhi kebutuhan susu di daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat menghadiri puncak Bulan Bakti Peternak dan Kesehatan Hewan Ke-190 yang digelar Dinas Pangan, Pertanian, dan Peternakan (Dispaperta) Batang di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Rabu (23/9/2026).

Faiz Kurniawan mengatakan, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mengkampanyekan pentingnya konsumsi susu, terutama bagi anak-anak. Pengembangan peternakan sapi perah di Batang diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat ketersediaan susu lokal.

“Di Batang ini mulai tumbuh peternakan sapi perah. Kita berharap ini bisa menyejahterakan masyarakat dan memberikan kepastian stok susu di Kabupaten Batang. Seiring berkembangnya populasi sapi perah lokal, harga susu dapat semakin terjangkau sehingga masyarakat, khususnya anak-anak, memperoleh asupan gizi dengan biaya yang relatif efisien,” jelasnya.

Faiz mengakui produksi susu sapi perah di Kabupaten Batang saat ini belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan industri pengolahan susu yang ada di daerah. Karena itu, Pemkab Batang menyiapkan pengembangan sektor peternakan sebagai salah satu bagian dari agenda pengembangan ekonomi lokal.

“2027 akan menjadi tahun yang fokus dengan pengembangan pariwisata. Sementara pada 2028, Pemkab Batang akan mengarahkan perhatian lebih besar pada pengembangan ekonomi lokal, termasuk sektor peternakan. Dalam pengembangan tersebut, pemerintah daerah akan menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung, seperti kandang komunal dan bank pakan,” terangnya.

Menurut dia, saat ini pemerintah daerah masih menyusun roadmap pengembangan peternakan agar program tersebut dapat berjalan secara bertahap. Faiz juga menyebut peluang investasi di sektor peternakan Batang masih terbuka lebar. Pemerintah daerah, akan mendorong keterlibatan masyarakat sekaligus membuka peluang bagi investor untuk mengembangkan sektor tersebut.

“Masih tinggi dan kita sangat mendorong masyarakat untuk ikut berperan aktif. Kesempatannya ada, tinggal bagaimana kita memanfaatkan ini dengan baik. Pengembangan peternakan nantinya tidak hanya mengandalkan investasi berskala besar. Investasi besar diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus melibatkan peternak lokal. Di sisi lain, Pemkab Batang juga menyiapkan konsep peternakan berbasis kerakyatan,” harapnya.

Kalau investasi besar, kita harapkan bisa menciptakan peternak-peternak lokal sebagai tenaga kerja. Tetapi di sisi lain, kita juga harus mengupayakan peternakan ini berbasis kemasyarakatan. Dalam konsep peternakan berbasis masyarakat, Faiz mengatakan warga dapat memelihara sapi dalam skala kecil, misalnya dua hingga tiga ekor per orang. Pemerintah daerah nantinya menyiapkan fasilitas kandang komunal sehingga masyarakat tidak harus membangun kandang sendiri.

“Jadi satu orang punya dua, tiga sapi, orang lain nanti punya dua, tiga sapi. Tinggal nanti pemerintah daerah yang akan membantu menyiapkan kandang komunalnya. Konsep tersebut, berbeda dengan pola kemitraan. Masyarakat tetap memiliki dan menitipkan ternaknya di fasilitas kandang komunal yang disiapkan pemerintah daerah, kemudian hasil peternakan dibagi sesuai mekanisme yang disepakati. Jadi pemerintah daerah siapkan kandang komunalnya, masyarakat titip di situ, tinggal nanti bagi hasil,” ungkapnya.

Selain pengembangan peternakan, kegiatan tersebut juga diisi dengan bazar bahan pangan murah. Pasar murah tetap digelar sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat, terutama di tengah kondisi pasokan sejumlah komoditas yang sedikit terhambat akibat kemarau panjang.

“Supplynya agak sedikit terhambat karena kemarau yang cukup panjang. Tetapi Insyaallah kondisinya masih cukup stabil. Meski demikian, pasar murah tetap dilaksanakan agar masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Pasar murah ini sifatnya lebih membantu masyarakat kecil untuk mendapatkan harga yang lebih murah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Penyusunan Perda RTRW dan Perpres Kota Baru Gringsing Berjalan Simultan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus melempar sinyal hijau bagi pengembangan kawasan industri dan penyangga, tanpa perlu mengorbankan sektor ketahanan pangan daerah. Langkah tersebut dibuktikan melalui akselerasi pembahasan perubahan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang kini tengah digodok secara intensif.
23 Sep 2026 Jumadi 26
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Menatap Wajah Baru Gringsing, Skenario Kota Satelit Pendukung Kawasan Industri Batang
Batang - Berdirinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang membawa angin segar bagi penataan wilayah di sekitarnya. Kecamatan Gringsing kini mulai bersiap menata diri, bersolek menuju kawasan perkotaan modern yang akan menjadi pusat keramaian baru di timur Kabupaten Batang.
22 Sep 2026 Jumadi 106
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Pemkab Batang Siapkan Rp 52 Miliar untuk Perbaikan 20 Paket Jalan Prioritas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp52 miliar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui perubahan APBD 2026. Anggaran tersebut dialokasikan untuk sejumlah paket pekerjaan jalan yang menjadi prioritas dan dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.
22 Sep 2026 Jumadi 102
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
RSUD Batang Gerak Cepat Tangani 34 Warga Keracunan
Batang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang bergerak cepat menangani warga yang mengalami keluhan mengarah pada keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam kegiatan Posyandu di Desa Rowobelang, Kecamatan Batang. Sejumlah pasien mulai berdatangan ke RSUD Batang sejak Senin (2192026) malam hingga Selasa (2292026) dini hari.
22 Sep 2026 Jumadi 149
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Camat Subah Beri Edukasi dan Sosialisasi Bagi Sopir Truk Parkir di Pinggir Jalan
Batang - Kerawanan kecelakaan akibat truk yang nekat parkir sembarangan di Bundaran Jatisari, Kecamatan Subah, terus diantisipasi. Guna mengurai bahaya yang mengintai para pengguna jalan, Camat Subah M. Yasin, turun tangan langsung memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para awak truk yang kedapatan berhenti di area terlarang tersebut.
22 Sep 2026 Jumadi 85
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Tak Perlu Repot Urus Paspor, Kemenhaj Siapkan Layanan Jemput Bola
Batang - Jemaah calon haji kini makin dimudahkan dalam mempersiapkan paspor untuk keberangkatan ke Tanah Suci, karena Kantor Kemenhaj Batang telah mendekatkan layana, melalui Izzi paspor. Layanan tersebut diberikan secara jemput bola, sehingga sangat efektif karena jemaah tidak perlu datang langsung ke Kantor Imigrasi dan Kemasyarakatan Kelas 1 Pemalang.
22 Sep 2026 Jumadi 71