Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Bank Sampah kepada Siswa Desa Kedungsegog

Senin, 17 Agustus 2026 Jumadi Dibaca 159 kali Lingkungan
Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Bank Sampah kepada Siswa Desa Kedungsegog
Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Bank Sampah kepada Siswa Desa Kedungsegog
Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan Program Multidisiplin 2 melalui penyusunan infografis Bank Sampah berbasis data di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Senin (1782026). Program ini dilakukan sebagai upaya mengenalkan pengelolaan dan pemilahan sampah kepada masyarakat, khususnya anak-anak, melalui penyajian informasi yang lebih sederhana dan menarik.

Batang - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Semarang melaksanakan Program Multidisiplin 2 melalui penyusunan infografis Bank Sampah berbasis data di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Senin (17/8/2026). Program ini dilakukan sebagai upaya mengenalkan pengelolaan dan pemilahan sampah kepada masyarakat, khususnya anak-anak, melalui penyajian informasi yang lebih sederhana dan menarik.

Kegiatan diawali dengan mengikuti proses pengumpulan sampah Bank Sampah secara door to door bersama pengelola. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN turut mengamati proses pengumpulan dan penimbangan sampah yang berasal dari masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengetahui secara langsung bagaimana Bank Sampah berjalan di Desa Kedungsegog.

Setelah mengikuti kegiatan tersebut, Karina Cahya Asih, mahasiswa Program Studi S-1 Statistika, Fakultas Sains dan Matematika, mengumpulkan data hasil penimbangan sampah dari pengelola Bank Sampah mengatakan, data yang diperoleh kemudian digunakan sebagai bahan dalam penyusunan infografis yang menampilkan informasi mengenai pengelolaan dan pemilahan sampah di Desa Kedungsegog.

“Infografis ini tidak hanya mencakup informasi tentang jenis-jenis sampah, tetapi juga menyajikan data hasil pengumpulan sampah Bank Sampah dalam bentuk grafik dan informasi singkat. Penyajian ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami kondisi pengumpulan sampah di Desa Kedungsegog lebih mudah,” jelasnya.

Menurut Karina, menggunakan data dalam infografis adalah cara untuk menghubungkan edukasi tentang sampah dengan kehidupan sehari-hari.

“Data dari Bank Sampah saya coba sajikan dalam bentuk yang lebih sederhana dan menarik, agar informasi tentang sampah tidak hanya angka, tetapi juga lebih mudah dipahami oleh anak-anak,” terangnya.

Infografis yang telah disusun kemudian digunakan dalam sosialisasi pemilahan sampah kepada siswa SD Negeri Kedungsegog 2. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN mengajak siswa untuk mengenal berbagai jenis sampah, memperkenalkan Bank Sampah di Desa Kedungsegog, dan menjelaskan data yang terdapat dalam infografis.

“Pelajar juga diajak membaca grafik dan menemukan informasi menarik pada infografis. Salah satunya adalah data tentang jenis sampah yang paling banyak dikumpulkan oleh Bank Sampah. Penyampaian dilakukan secara interaktif agar siswa tidak hanya melihat data, tetapi juga memahami makna dari informasi yang disajikan,” ungkapnya.

Karina juga menyebutkan bahwa, program ini menunjukkan bahwa data dari kegiatan sederhana di masyarakat dapat diolah menjadi media edukasi. Melalui infografis, data hasil pengumpulan sampah Bank Sampah tidak hanya berupa catatan, tetapi bisa membantu masyarakat, khususnya anak-anak, memahami kondisi pengelolaan sampah di lingkungan mereka sendiri.

“Program Multidisiplin 2 ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production) melalui edukasi pemilahan dan pengelolaan sampah. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung upaya menjaga lingkungan dengan membangun kebiasaan memilah sampah sejak usia sekolah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip berharap infografis yang telah dibuat dapat terus dimanfaatkan sebagai media edukasi mengenai Bank Sampah dan pemilahan sampah. Edukasi yang dimulai dari anak-anak diharapkan dapat mendorong kebiasaan memilah sampah di rumah dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan Desa Kedungsegog. (MC Batang, Jateng/Karina/Jumadi)

Berita Lainnya

TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
TMMD Reguler Dimulai, Buka Akses Jalan Alternatif Desa Sembung ke KITB
Batang - Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis yang terus bertumbuh dalam mendukung lahirnya kota baru, di timur Kabupaten Batang, membawa dampak perbaikan infrastruktur di Desa Sembung Kecamatan Banyuputih. Hal tersebut dibuktikan dengan dipilihnya desa tersebut sebagai prioritas perbaikan infrastruktur dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-130, yang berfokus untuk membuka akses jalan penghubung baru dari Desa Sembung menuju KEK Industropolis.
13 Okt 2026 Jumadi 55
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
TMMD Ke-130, Bangun Jalan Hampir 1 Kilometer untuk Percepat Akses ke KITB
Batang Pemerintah Kabupaten Batang bersama Kodim 0736Batang menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 di Lapangan Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 71
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
DPRD Batang Bahas Lima Raperda Inisiatif, Mulai Pilkades hingga Kesejahteraan Sosial
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban fraksi gabungan atas pendapat Bupati Batang terhadap lima rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif DPRD tahun 2026 di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 59
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
DPRD Batang Tetapkan Propemperda 2027, Ada 10 Raperda yang Masuk Prioritas
Batang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Batang Tahun 2027 dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 63
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Lepas 258 Kontingen Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Berpesan Enjoy Your Process
Batang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang melepas kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (13102026).
13 Okt 2026 Jumadi 68
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Lepas 258 Kontingen ke Porprov 2026, Bupati Batang Siapkan Rp1 Miliar Plus Bonus Emas Rp45 Juta
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi melepas 258 anggota kontingen yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Dalam pelepasan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa 13 Oktober 2026, Pemkab Batang menegaskan komitmen dukungannya dengan mengalokasikan anggaran Rp1 miliar untuk operasional kontingen serta menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali.
13 Okt 2026 Jumadi 56