Batang - Pemerintah Kabupaten Batang membidik sektor pariwisata sebagai motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi daerah pada tahun 2027. Untuk merealisasikan target tersebut, lima destinasi wisata akan ditunjuk sebagai prioritas utama pengembangan melalui kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang membidik sektor pariwisata sebagai motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi daerah pada tahun 2027. Untuk merealisasikan target tersebut, lima destinasi wisata akan ditunjuk sebagai prioritas utama pengembangan melalui kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Batang Bagus Pambudi menyampaikan, bahwa Pantai Sigandu akan menjadi salah satu lokomotif utama pengembangan karena kontribusinya yang signifikan terhadap pendapatan daerah.
“Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pengembangan pariwisata. Jadi kita coba mengembangkan beberapa destinasi unggulan di Kabupaten Batang untuk 2027,” katanya saat ditemui di Kantornya, Senin (3/8/2026).
Selain Pantai Sigandu, empat destinasi lain yang masuk dalam daftar unggulan prioritas 2027 meliputi Bandar Eco Park, Kopi Sidawung Tombo Bandar, Pagilaran, dan Curug Genting. Langkah ini dilakukan tanpa mengesampingkan potensi objek wisata lainnya seperti Ujungnegoro, Pantai Jodo, hingga Payung Keramat.
“Guna menyokong strategi tersebut, Bapperida mendorong keterlibatan aktif seluruh OPD teknis. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) diarahkan untuk memperkuat aksesibilitas jalan menuju objek wisata, sementara Diskominfo bersama Disparpora disiapkan untuk memasifkan promosi dan pembuatan konten kreatif,” terangnya.
Lebih jauh, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) difokuskan pada tata kelola sampah, serta Dispermasdes untuk edukasi kesiapan masyarakat desa wisata. Harapannya semua OPD bisa mendukung. Cuma ya kalau yang tidak terlibat langsung keterbatasan anggaran mungkin support-nya tidak berupa bentuk kegiatan langsung.
“Tak hanya mengandalkan internal birokrasi, Pemkab Batang juga akan merekrut tim expert dari kalangan praktisi dan akademisi untuk mendampingi proses pengembangan secara teknis. Merekrut tim yang expert untuk mendampingi dalam pengembangan pariwisata. Ada praktisi, ada akademisi. Ya mungkin ada dari lembaga-lembaga untuk yang berkiprah di pariwisata, pegiat pariwisata. Dari Jakarta, kita juga mengandalkan dari Undip untuk akademisinya,” tegasnya.
Hal ini guna mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan, Pemkab Batang saat ini tengah merancang kalender kegiatan (calendar of events) yang akan digelar di destinasi unggulan serta momen momentum hari besar daerah maupun nasional.
“Ini nanti juga kita sedang mengagendakan kalender event-nya untuk selain di 5 destinasi unggulan, juga nanti di mungkin di hari besar. Seperti, Hari Jadi Kabupaten Batang, Hari Kemerdekaan 17 Agustus,” pungkasnya.
Meski besaran total alokasi anggaran lintas OPD untuk program ini masih dalam tahap penggodokan, komitmen lintas sektor diharapkan mampu memacu pertumbuhan ekonomi Batang secara berkelanjutan. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)