Karangasem Selatan Berpeluang Jadi Sentra Kerupuk, Pemkab Batang Dorong Inovasi UMKM

Kamis, 02 Juli 2026 Jumadi Dibaca 222 kali IKM UKM UMKM
Karangasem Selatan Berpeluang Jadi Sentra Kerupuk, Pemkab Batang Dorong Inovasi UMKM
Sejumlah pekerja menjemur kerupuk usek di Kabundelan, Kelurahan Karangasem Utara, Kabupaten Batang.
Batang - Kelurahan Karangasem Selatan, Kabupaten Batang, memiliki potensi besar sebagai sentra industri kerupuk rumahan. Banyaknya pelaku usaha yang tersebar di Dukuh Kebundelan dinilai menjadi modal kuat untuk mengembangkan kawasan tersebut sebagai pusat produksi kerupuk sekaligus ikon ekonomi lokal.

Batang - Kelurahan Karangasem Selatan, Kabupaten Batang, memiliki potensi besar sebagai sentra industri kerupuk rumahan. Banyaknya pelaku usaha yang tersebar di Dukuh Kebundelan dinilai menjadi modal kuat untuk mengembangkan kawasan tersebut sebagai pusat produksi kerupuk sekaligus ikon ekonomi lokal.

Lurah Karangasem Selatan Mutrofin mengatakan, hampir di sepanjang akses masuk Dukuh Kebundelan terdapat industri rumah tangga yang memproduksi berbagai jenis kerupuk.

“Potensi kerupuk di Dukuh Kebundelan sangat besar. Hampir sepanjang jalan masuk gang terdapat home industri pembuat kerupuk,” katanya saat ditemui di Kelurahan Karangasem Selatan, Kabupaten Batang, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, salah satu produk unggulan yang menjadi ciri khas wilayah tersebut adalah kerupuk usek. Berbeda dengan kerupuk pada umumnya, proses penggorengan kerupuk usek masih menggunakan media pasir sehingga menghasilkan cita rasa yang khas dan dinilai lebih alami.

“Potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar mampu meningkatkan daya saing produk UMKM di tengah semakin ketatnya persaingan pasar,” jelasnya.

Mutrofin mengakui saat ini pelaku usaha kerupuk di Karangasem Selatan mulai menghadapi kompetisi dari produk serupa yang berasal dari daerah lain. Karena itu, peningkatan kualitas dan inovasi menjadi langkah penting agar produk lokal tetap diminati masyarakat.

“Pelaku UMKM harus terus meningkatkan kualitas supaya tidak kalah bersaing dengan produk dari luar daerah. Melihat banyaknya jumlah pengrajin yang beroperasi di Kebundelan, Pemerintah Kelurahan Karangasem Selatan juga berencana mendorong kawasan tersebut menjadi sentra kerupuk yang dapat dikenal sebagai salah satu ikon khas daerah,” terangnya.

Selain memperkuat identitas wilayah, keberadaan sentra kerupuk diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

Menurut Mutrofin, pengembangan usaha tidak hanya berhenti pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga perlu diikuti dengan inovasi produk agar mampu menyesuaikan kebutuhan pasar.

Ia juga mendorong pelaku UMKM mulai memperhatikan aspek kemasan sehingga tampil lebih modern dan menarik. Selain itu, variasi rasa, bentuk, maupun motif kerupuk juga dinilai perlu dikembangkan agar memiliki daya saing yang lebih tinggi.

“Selama ini produk yang dipasarkan masih didominasi kerupuk mentah dengan model yang relatif sama. Ke depan perlu ada inovasi dari sisi kemasan maupun variasi produk agar lebih menarik minat konsumen,” pungkasnya.

Dengan dukungan inovasi dan penguatan identitas kawasan, Pemerintah Kelurahan Karangasem Selatan berharap industri kerupuk rumahan dapat terus berkembang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Batang sebagai daerah yang memiliki beragam produk unggulan UMKM. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Batang - Pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan peserta didik untuk menampilkan potensi dirinya. Di berbagai sekolah, guru sering menemukan siswa yang memperoleh nilai akademik baik, memahami materi pelajaran, bahkan mampu menjawab soal dengan benar, tetapi memilih diam ketika diminta menjelaskan hasil pekerjaannya di depan kelas.
17 Jul 2026 Jumadi 8
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Batang Kabupaten Batang terus membuktikan diri sebagai magnet investasi yang magnetis di Jawa Tengah. Berdasarkan hitungan mandiri sementara, realisasi investasi di Bumi Alas Roban pada Triwulan II tahun 2026 sukses menyentuh angka Rp2.316.314.589.523,00 (Rp2,3 triliun). Tak hanya membawa segar bagi roda perekonomian, capaian kuartal kedua ini juga berhasil menyerap 5.396 tenaga kerja lokal.
17 Jul 2026 Jumadi 7
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 95
Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang
Bawa Misi Zero Talasemia, POPTI Batang Sasar Remaja Saat MPLS di SMAN 2 Batang
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 2 Batang hari itu terasa berbeda. Di antara deretan materi adaptasi sekolah, terselip sebuah edukasi krusial yang bakal menentukan masa depan generasi penerus: pengenalan tentang penyakit kelainan darah genetik, talasemia. Bagi sebagian besar pelajar, istilah ini terdengar asing. Namun, lewat pendekatan yang interaktif, suasana kelas justru hidup dengan rentetan pertanyaan dari para siswa yang penasaran.
16 Jul 2026 Jumadi 60
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 179
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 211