Libur Sekolah Kunjungan Pantai Ujungnegoro Batang Naik 10 Persen

Rabu, 01 Juli 2026 Jumadi Dibaca 25 kali Pariwisata
Libur Sekolah Kunjungan Pantai Ujungnegoro Batang Naik 10 Persen
Sejumlah wisatawan menikmati suasana sat libur di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang.
Batang Momentum libur sekolah berhasil mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Pantai Ujungnegoro, hingga kisaran 10 persen dibandingkan hari biasa. Kendati tetap menjadi primadona, destinasi andalan pesisir utara ini dinilai mendesak memerlukan pembenahan fasilitas agar mampu menjawab ekspektasi wisatawan modern.

Batang – Momentum libur sekolah berhasil mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Pantai Ujungnegoro, hingga kisaran 10 persen dibandingkan hari biasa. Kendati tetap menjadi primadona, destinasi andalan pesisir utara ini dinilai mendesak memerlukan pembenahan fasilitas agar mampu menjawab ekspektasi wisatawan modern.

Kepala Bidang Destinasi dan Usaha Pariwisata, Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Batang Debby Sintya Rengganis membenarkan adanya tren kenaikan tersebut, meskipun dirasa belum terlalu signifikan.

“Kalau dibanding hari-hari biasa memang ada peningkatan, tetapi belum signifikan karena tren wisata sekarang cenderung bergeser ke pegunungan,” katanya saat ditemui di Kantor Disparpora Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1/7/2026).

Meski menghadapi tantangan pergeseran tren dan ancaman abrasi di jalur Pantura, pemerintah daerah menegaskan bahwa pantai yang juga menawarkan daya tarik wisata religi ini tetap menjadi aset unggulan. Untuk menjamin keamanan, petugas keselamatan pantai pun telah disiagakan di kawasan pesisir.

“Kalau di Kabupaten Batang, khususnya destinasi yang dikelola pemerintah daerah, Pantai Ujungnegoro merupakan salah satu wisata primadona. Saat ini, Pemda menerapkan tarif masuk sebesar Rp5 ribu per orang dan parkir roda dua Rp2 ribu sesuai peraturan daerah,” jelasnya.

Kondisi Pantai Ujungnegoro yang masih memiliki hamparan pasir luas menjadi daya tarik tersendiri bagi warga luar daerah. Imam (34), seorang pengunjung asal Pekalongan, sengaja memboyong keluarganya karena menganggap pantai ini relatif aman dari dampak rob yang marak terjadi di wilayahnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung Imam mengatakan, kalau menurut saya lumayan. Pantai utara sekarang banyak yang terkena abrasi dan rob, tapi di sini masih ada pantainya sehingga anak-anak masih bisa bermain pasir. Ia melihat Batang memiliki peluang emas jika serius membenahi tata kelola wisatanya.

“Kalau Pekalongan banyak wisata pantainya yang sudah terendam rob. Batang masih punya potensi wisata pantai yang besar. Kalau ditata dengan benar dan dikelola lebih baik, saya yakin bisa menarik lebih banyak wisatawan,” terangnya.

Di sisi lain, pengunjung asal Wiradesa Pekalongan, Ida (36). Ia mengaku tertarik datang karena tergiur unggahan di media sosial, namun menyayangkan minimnya perubahan infrastruktur di lokasi setelah sekian lama.

“Di media sosial terlihat bagus sekali, tetapi saat datang ternyata masih seperti dulu. Saya ke sini sekitar 10 tahun lalu, ternyata kondisinya masih hampir sama,” ungkapnya.

Ia berharap, pihak pengelola bisa lebih kreatif dalam menambah fasilitas pendukung, khususnya bagi wisatawan yang membawa anak-anak.

“Mungkin bisa ditambah playground atau permainan anak yang sederhana di pinggir pantai. Dari dulu memang seperti itu, belum banyak perubahan,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

KUPS Perempuan Batang Tingkatkan Nilai Pengolahan Bunga Telang dan Rosella KUPS Perempuan Batang Tingkatkan Nilai Pengolahan Bunga Telang dan Rosella
KUPS Perempuan Batang Tingkatkan Nilai Pengolahan Bunga Telang dan Rosella
Pekalongan Upaya pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan perhutanan sosial terus diperkuat melalui kegiatan Pelatihan Diversifikasi Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) melalui Pengolahan Bunga Telang dan Bunga Rosella bagi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Perempuan Kabupaten Batang.
01 Jul 2026 Jumadi 25
Festival Dolanan Anak, Disdikbud Batang Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Permainan Tradisional Festival Dolanan Anak, Disdikbud Batang Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Permainan Tradisional
Festival Dolanan Anak, Disdikbud Batang Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Permainan Tradisional
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang meluncurkan Program Ketan Budaya (Kolaborasi Pelestarian Budaya melalui Pengembangan Kurikulum Pendidikan Sekolah Dasar Ekstrakurikuler Dolanan Anak) melalui Festival Dolanan Anak di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (172026).
01 Jul 2026 Jumadi 92
Bupati Batang Dorong Dolanan Anak Jadi Ekstrakurikuler, Kurangi Ketergantungan Gawai Sejak Dini Bupati Batang Dorong Dolanan Anak Jadi Ekstrakurikuler, Kurangi Ketergantungan Gawai Sejak Dini
Bupati Batang Dorong Dolanan Anak Jadi Ekstrakurikuler, Kurangi Ketergantungan Gawai Sejak Dini
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meninjau langsung pelaksanaan Festival Dolanan Anak tingkat Kabupaten Batang di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (172026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Batang menghidupkan kembali permainan tradisional sebagai media pembentukan karakter sekaligus mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai.
01 Jul 2026 Jumadi 66
KPU Batang Catat 644.644 Pemilih pada Triwulan II 2026, Bertambah Lebih dari 6.000 Orang KPU Batang Catat 644.644 Pemilih pada Triwulan II 2026, Bertambah Lebih dari 6.000 Orang
KPU Batang Catat 644.644 Pemilih pada Triwulan II 2026, Bertambah Lebih dari 6.000 Orang
Batang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang menggelar rapat pleno terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 di Aula KPU Batang, Kabupaten Batang, Rabu (172026). Hasil rekapitulasi menunjukkan jumlah pemilih di Kabupaten Batang mencapai 644.644 orang, meningkat lebih dari 6.000 pemilih dibandingkan triwulan sebelumnya.
01 Jul 2026 Jumadi 56
Ketua DPRD Batang: Seragam Gratis SD dan SMP Bukti Kepedulian dan Keperpihakan Pendidikan Ketua DPRD Batang: Seragam Gratis SD dan SMP Bukti Kepedulian dan Keperpihakan Pendidikan
Ketua DPRD Batang: Seragam Gratis SD dan SMP Bukti Kepedulian dan Keperpihakan Pendidikan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan tanpa tebang pilih.  Langkah nyata ini ditegaskan oleh Ketua DPRD Kabupaten Batang Suudi, yang menyatakan bahwa program seragam gratis untuk siswa baru tingkat SD dan SMP merupakan bukti konkret dari kepedulian serta keperpihakan pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda.
01 Jul 2026 Jumadi 44
HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Batang Persembahkan Gedung Pelayanan Tathya Daraka HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Batang Persembahkan Gedung Pelayanan Tathya Daraka
HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Batang Persembahkan Gedung Pelayanan Tathya Daraka
Batang Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara, Polres Batang mempersembahkan kado istimewa dengan diresmikannya Gedung Pelayanan Tathya Daraka. Gedung baru tersebut nantinya akan memudahkan dan meningkatkan kualitas dalam pelayanan publik, terlebih sebagai langkah persiapan Polres Batang menuju Polresta.
01 Jul 2026 Jumadi 82