KUPS Perempuan Batang Tingkatkan Nilai Pengolahan Bunga Telang dan Rosella

Rabu, 01 Juli 2026 Jumadi Dibaca 97 kali IKM UKM UMKM
KUPS Perempuan Batang Tingkatkan Nilai Pengolahan Bunga Telang dan Rosella
Sejumlah peserta kegiatan Pelatihan Diversifikasi Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di UPTD Balai Pelayanan Saintifikasi Jamu (BPSJ) Pekalongan Kota.
Pekalongan Upaya pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan perhutanan sosial terus diperkuat melalui kegiatan Pelatihan Diversifikasi Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) melalui Pengolahan Bunga Telang dan Bunga Rosella bagi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Perempuan Kabupaten Batang.

Pekalongan – Upaya pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan perhutanan sosial terus diperkuat melalui kegiatan Pelatihan Diversifikasi Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) melalui Pengolahan Bunga Telang dan Bunga Rosella bagi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Perempuan Kabupaten Batang.

Kegiatan ini diselenggarakan di UPTD Balai Pelayanan Saintifikasi Jamu (BPSJ) Pekalongan Kota, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini bagian dari Program Meningkatkan Akses Perempuan terhadap Lahan Melalui Program Perhutanan Sosial dan Meningkatkan Kewirausahaan Sosial Mereka pada Komoditas Wanatani Berkelanjutan.

Pelatihan diikuti oleh anggota KUPS Perempuan Kabupaten Batang yang selama ini mengelola berbagai komoditas HHBK. Peserta memperoleh pengetahuan mengenai manfaat kesehatan bunga telang dan bunga rosella, teknik pengolahan menjadi bubuk herbal, standar kebersihan dan keamanan pangan, pengemasan produk, hingga praktik langsung pembuatan produk yang siap dipasarkan.

Kepala UPTD Balai Pelayanan Saintifikasi Jamu (BPSJ) Pekalongan Kota Teuku Reza Fadli, menyampaikan inovasi pengolahan tanaman herbal menjadi produk bernilai tambah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing produk lokal.

“Bunga telang dan bunga rosella memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk herbal berkualitas. Melalui pelatihan ini kami berharap peserta tidak hanya menguasai teknik pengolahan yang baik dan higienis, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar mutu sehingga memiliki daya saing di pasar,” jelasnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai manfaat herbal bagi kesehatan yang disampaikan oleh narasumber BPSJ, dilanjutkan dengan praktik pengolahan bunga telang dan bunga rosella menjadi bubuk herbal menggunakan peralatan yang sesuai standar. Peserta juga dikenalkan pada teknik pengemasan produk agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Perwakilan PUPUK Surabaya Endang Susilowati, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas perempuan menjadi bagian penting dalam penguatan program perhutanan sosial.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengembangkan usaha keluarga. Melalui pelatihan diversifikasi produk HHBK ini, kami berharap KUPS Perempuan mampu menciptakan produk inovatif yang bernilai tambah, memperluas akses pasar, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” ungkapnya.

Kabupaten Batang memiliki potensi besar dalam pengembangan tanaman herbal, khususnya bunga telang (Clitoria ternatea) dan bunga rosella (Hibiscus sabdariffa). Selama ini kedua komoditas tersebut umumnya dipasarkan dalam bentuk segar maupun kering. Melalui inovasi pengolahan menjadi bubuk herbal, produk memiliki daya simpan lebih lama, lebih praktis digunakan, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi kelompok usaha perempuan.

Sementara itu, salah seorang peserta dari KUPS Lembah Wangi, Desa Tombo Bandar, Kabupaten Batang, Lekha mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru yang sangat bermanfaat bagi kelompoknya.

“Selama ini kami hanya mengetahui bunga telang dan rosella dijual dalam bentuk kering. Setelah mengikuti pelatihan ini, kami memperoleh pengetahuan bagaimana mengolahnya menjadi bubuk herbal yang lebih praktis, menarik, dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Kami berharap ilmu ini dapat kami terapkan dan dikembangkan bersama anggota KUPS,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
SMAN 1 Bandar, Ajak Murid Baru Kembangkan Potensi Melalui Demo Ekstrakurikuler
Batang - Suasana berbeda mewarnai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMA Negeri 1 Bandar. Salah satu kegiatan yang dinantikan adalah demo ekstrakurikuler, yang menampilkan berbagai organisasi dan kegiatan pengembangan diri.
17 Jul 2026 Jumadi 10
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Geliat Investasi di Kabupaten Batang, Semester I Tembus Rp6,1 Triliun
Batang Kabupaten Batang terus membuktikan diri sebagai magnet investasi yang magnetis di Jawa Tengah. Berdasarkan hitungan mandiri sementara, realisasi investasi di Bumi Alas Roban pada Triwulan II tahun 2026 sukses menyentuh angka Rp2.316.314.589.523,00 (Rp2,3 triliun). Tak hanya membawa segar bagi roda perekonomian, capaian kuartal kedua ini juga berhasil menyerap 5.396 tenaga kerja lokal.
17 Jul 2026 Jumadi 10
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Saat Siswa Tak Lagi Berani Tampil : Menguatkan Performance Confidence Melalui Self-Efficacy dan AIK
Batang - Pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga kemampuan peserta didik untuk menampilkan potensi dirinya. Di berbagai sekolah, guru sering menemukan siswa yang memperoleh nilai akademik baik, memahami materi pelajaran, bahkan mampu menjawab soal dengan benar, tetapi memilih diam ketika diminta menjelaskan hasil pekerjaannya di depan kelas.
17 Jul 2026 Jumadi 11
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Gebrakan Baru Bupati Batang: Hapus Tradisi Proyek Menumpuk di Akhir Tahun
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersiap merombak total gaya belanja daerahnya. Langkah berani ini diambil demi menyembuhkan "penyakit" tahunan yang kerap melanda pengelolaan anggaran: menumpuknya proyek di akhir tahun yang berujung pada tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
16 Jul 2026 Jumadi 213
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Kembangkan Potensi Diri, SMPN 4 Batang Buka Peluang Ragam Ekstrakurikuler
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi media untuk mendekatkan siswa baru dengan seluruh warga sekolah. Namun, memberikan peluang besar bagi siswa untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan ekstrakurikuler, selain prestasi akademik.
16 Jul 2026 Jumadi 95
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Raja Udang Kalung Biru yang Terancam Punah Ditemukan di Batang
Batang - Kawasan hutan di Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, kembali menunjukkan pentingnya peran sebagai habitat keanekaragaman hayati. Salah satu temuan yang menjadi perhatian adalah keberadaan burung Raja Udang Kalung Biru (Alcedo euryzonaAlcedo peninsulae), satwa endemik Indonesia yang berstatus dilindungi dan sangat terancam punah.
16 Jul 2026 Jumadi 179