KUPS Perempuan Batang Tingkatkan Nilai Pengolahan Bunga Telang dan Rosella

Rabu, 01 Juli 2026 Jumadi Dibaca 21 kali IKM UKM UMKM
KUPS Perempuan Batang Tingkatkan Nilai Pengolahan Bunga Telang dan Rosella
Sejumlah peserta kegiatan Pelatihan Diversifikasi Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di UPTD Balai Pelayanan Saintifikasi Jamu (BPSJ) Pekalongan Kota.
Pekalongan Upaya pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan perhutanan sosial terus diperkuat melalui kegiatan Pelatihan Diversifikasi Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) melalui Pengolahan Bunga Telang dan Bunga Rosella bagi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Perempuan Kabupaten Batang.

Pekalongan – Upaya pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan perhutanan sosial terus diperkuat melalui kegiatan Pelatihan Diversifikasi Produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) melalui Pengolahan Bunga Telang dan Bunga Rosella bagi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Perempuan Kabupaten Batang.

Kegiatan ini diselenggarakan di UPTD Balai Pelayanan Saintifikasi Jamu (BPSJ) Pekalongan Kota, Rabu (1/7/2026). Kegiatan ini bagian dari Program Meningkatkan Akses Perempuan terhadap Lahan Melalui Program Perhutanan Sosial dan Meningkatkan Kewirausahaan Sosial Mereka pada Komoditas Wanatani Berkelanjutan.

Pelatihan diikuti oleh anggota KUPS Perempuan Kabupaten Batang yang selama ini mengelola berbagai komoditas HHBK. Peserta memperoleh pengetahuan mengenai manfaat kesehatan bunga telang dan bunga rosella, teknik pengolahan menjadi bubuk herbal, standar kebersihan dan keamanan pangan, pengemasan produk, hingga praktik langsung pembuatan produk yang siap dipasarkan.

Kepala UPTD Balai Pelayanan Saintifikasi Jamu (BPSJ) Pekalongan Kota Teuku Reza Fadli, menyampaikan inovasi pengolahan tanaman herbal menjadi produk bernilai tambah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing produk lokal.

“Bunga telang dan bunga rosella memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk herbal berkualitas. Melalui pelatihan ini kami berharap peserta tidak hanya menguasai teknik pengolahan yang baik dan higienis, tetapi juga mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar mutu sehingga memiliki daya saing di pasar,” jelasnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai manfaat herbal bagi kesehatan yang disampaikan oleh narasumber BPSJ, dilanjutkan dengan praktik pengolahan bunga telang dan bunga rosella menjadi bubuk herbal menggunakan peralatan yang sesuai standar. Peserta juga dikenalkan pada teknik pengemasan produk agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Perwakilan PUPUK Surabaya Endang Susilowati, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas perempuan menjadi bagian penting dalam penguatan program perhutanan sosial.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mengembangkan usaha keluarga. Melalui pelatihan diversifikasi produk HHBK ini, kami berharap KUPS Perempuan mampu menciptakan produk inovatif yang bernilai tambah, memperluas akses pasar, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” ungkapnya.

Kabupaten Batang memiliki potensi besar dalam pengembangan tanaman herbal, khususnya bunga telang (Clitoria ternatea) dan bunga rosella (Hibiscus sabdariffa). Selama ini kedua komoditas tersebut umumnya dipasarkan dalam bentuk segar maupun kering. Melalui inovasi pengolahan menjadi bubuk herbal, produk memiliki daya simpan lebih lama, lebih praktis digunakan, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi kelompok usaha perempuan.

Sementara itu, salah seorang peserta dari KUPS Lembah Wangi, Desa Tombo Bandar, Kabupaten Batang, Lekha mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru yang sangat bermanfaat bagi kelompoknya.

“Selama ini kami hanya mengetahui bunga telang dan rosella dijual dalam bentuk kering. Setelah mengikuti pelatihan ini, kami memperoleh pengetahuan bagaimana mengolahnya menjadi bubuk herbal yang lebih praktis, menarik, dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Kami berharap ilmu ini dapat kami terapkan dan dikembangkan bersama anggota KUPS,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Libur Sekolah Kunjungan Pantai Ujungnegoro Batang Naik 10 Persen Libur Sekolah Kunjungan Pantai Ujungnegoro Batang Naik 10 Persen
Libur Sekolah Kunjungan Pantai Ujungnegoro Batang Naik 10 Persen
Batang Momentum libur sekolah berhasil mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Pantai Ujungnegoro, hingga kisaran 10 persen dibandingkan hari biasa. Kendati tetap menjadi primadona, destinasi andalan pesisir utara ini dinilai mendesak memerlukan pembenahan fasilitas agar mampu menjawab ekspektasi wisatawan modern.
01 Jul 2026 Jumadi 20
Festival Dolanan Anak, Disdikbud Batang Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Permainan Tradisional Festival Dolanan Anak, Disdikbud Batang Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Permainan Tradisional
Festival Dolanan Anak, Disdikbud Batang Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Permainan Tradisional
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang meluncurkan Program Ketan Budaya (Kolaborasi Pelestarian Budaya melalui Pengembangan Kurikulum Pendidikan Sekolah Dasar Ekstrakurikuler Dolanan Anak) melalui Festival Dolanan Anak di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (172026).
01 Jul 2026 Jumadi 92
Bupati Batang Dorong Dolanan Anak Jadi Ekstrakurikuler, Kurangi Ketergantungan Gawai Sejak Dini Bupati Batang Dorong Dolanan Anak Jadi Ekstrakurikuler, Kurangi Ketergantungan Gawai Sejak Dini
Bupati Batang Dorong Dolanan Anak Jadi Ekstrakurikuler, Kurangi Ketergantungan Gawai Sejak Dini
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meninjau langsung pelaksanaan Festival Dolanan Anak tingkat Kabupaten Batang di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Rabu (172026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Batang menghidupkan kembali permainan tradisional sebagai media pembentukan karakter sekaligus mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai.
01 Jul 2026 Jumadi 66
KPU Batang Catat 644.644 Pemilih pada Triwulan II 2026, Bertambah Lebih dari 6.000 Orang KPU Batang Catat 644.644 Pemilih pada Triwulan II 2026, Bertambah Lebih dari 6.000 Orang
KPU Batang Catat 644.644 Pemilih pada Triwulan II 2026, Bertambah Lebih dari 6.000 Orang
Batang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang menggelar rapat pleno terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026 di Aula KPU Batang, Kabupaten Batang, Rabu (172026). Hasil rekapitulasi menunjukkan jumlah pemilih di Kabupaten Batang mencapai 644.644 orang, meningkat lebih dari 6.000 pemilih dibandingkan triwulan sebelumnya.
01 Jul 2026 Jumadi 53
Ketua DPRD Batang: Seragam Gratis SD dan SMP Bukti Kepedulian dan Keperpihakan Pendidikan Ketua DPRD Batang: Seragam Gratis SD dan SMP Bukti Kepedulian dan Keperpihakan Pendidikan
Ketua DPRD Batang: Seragam Gratis SD dan SMP Bukti Kepedulian dan Keperpihakan Pendidikan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan tanpa tebang pilih.  Langkah nyata ini ditegaskan oleh Ketua DPRD Kabupaten Batang Suudi, yang menyatakan bahwa program seragam gratis untuk siswa baru tingkat SD dan SMP merupakan bukti konkret dari kepedulian serta keperpihakan pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda.
01 Jul 2026 Jumadi 44
HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Batang Persembahkan Gedung Pelayanan Tathya Daraka HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Batang Persembahkan Gedung Pelayanan Tathya Daraka
HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Batang Persembahkan Gedung Pelayanan Tathya Daraka
Batang Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara, Polres Batang mempersembahkan kado istimewa dengan diresmikannya Gedung Pelayanan Tathya Daraka. Gedung baru tersebut nantinya akan memudahkan dan meningkatkan kualitas dalam pelayanan publik, terlebih sebagai langkah persiapan Polres Batang menuju Polresta.
01 Jul 2026 Jumadi 82